Langsung ke isi
Lyra
Matematika ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 8 menit baca

Variabel Acak Diskrit & Fungsi Peluang

Setelah ini kamu bisa mendefinisikan variabel acak diskrit, menyusun tabel distribusi peluangnya, dan memeriksa syarat jumlah peluang sama dengan satu.

Kamu melempar dua dadu sekaligus. Hasilnya bisa berupa pasangan seperti (3, 5) atau (1, 1) โ€” terlalu banyak untuk diingat. Tapi kalau kamu hanya peduli pada jumlah mata yang muncul, tiba-tiba semua pasangan itu bisa diringkas menjadi satu angka antara 2 dan 12. Inilah inti variabel acak: menerjemahkan dunia acak menjadi bilangan yang bisa dihitung peluangnya. Coba lihat sendiri di bawah.

Coba tekan tombol di bawah dan perhatikan jumlah mata dua dadu yang muncul membentuk pola tertentu.

Dari hasil percobaan ke bilangan

Saat melempar koin, hasilnya adalah GAR atau GAM โ€” bukan bilangan. Agar bisa dihitung peluangnya secara matematika, kita memetakan hasil itu ke angka: misalnya GAR = 1, GAM = 0. Pemetaan semacam inilah yang disebut variabel acak. Untuk percobaan yang hasilnya sudah berupa angka (seperti mata dadu), variabel acaknya bisa langsung pakai nilai itu sendiri.

Variabel acak diskrit XX adalah aturan yang memetakan setiap hasil percobaan ke sebuah bilangan, dengan himpunan nilai yang mungkin dapat dihitung (biasanya berupa x1,x2,x3,โ€ฆx_1, x_2, x_3, \ldots). Kata โ€œdiskritโ€ menandai nilai-nilai itu terpisah, bukan kontinu.

Pada simulasi di atas, variabel acaknya adalah XX = jumlah mata dua dadu. Nilai yang mungkin adalah 2, 3, 4, sampai 12 โ€” sebelas nilai diskrit. Setiap nilai memiliki peluang sendiri yang dapat dihitung dari berbagai kombinasi pasangan dadu.

Fungsi peluang dan tabel distribusi

Untuk tiap nilai xx yang mungkin dari variabel acak XX, kita hitung peluangnya P(X=x)P(X = x). Daftar pasangan nilai dan peluang inilah distribusi peluang, lazim ditulis sebagai tabel dengan kolom xix_i dan pip_i. Karena distribusi peluang harus lengkap mencakup semua hasil, jumlah seluruh pip_i harus tepat 1.

pi=P(X=xi),โˆ‘ipi=1,0โ‰คpiโ‰ค1p_i = P(X = x_i), \quad \sum_{i} p_i = 1, \quad 0 \leq p_i \leq 1

Arti tiap simbol: pip_i = peluang variabel acak XX bernilai xix_i; tanda jumlah berarti peluang semua nilai yang mungkin dijumlahkan. Syarat wajib: tiap peluang tak negatif, dan totalnya persis 1 (100%).

Pada plot di bawah, tiap batang menunjukkan peluang teoretis jumlah mata dua dadu. Batang tengah (jumlah 7) tertinggi karena paling banyak kombinasi menghasilkan 7; batang ujung (2 dan 12) terendah karena hanya satu kombinasi. Total luas semua batang = 1.

Menggambar distribusi peluang sendiri

Untuk benar-benar merasakan distribusi peluang, coba susun sendiri di bawah. Slider pp mengubah peluang nilai-nilai tertentu, dan kamu bisa lihat apakah totalnya tetap 1 atau tidak. Ini melatih intuisi bahwa distribusi peluang adalah alokasi 100% ke beberapa kemungkinan.

Bayangkan distribusi peluang seperti makanan yang dibagi ke piring-piring โ€” setiap piring adalah satu nilai xix_i. Total makanan selalu 1 porsi penuh; kamu bebas membaginya asal tiap piring dapat porsi tak negatif dan habis terbagi. Distribusi seragam adalah saat semua piring dapat porsi sama besar.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Susun tabel distribusi peluang untuk XX = jumlah mata dua dadu, lalu tentukan peluang X=7X = 7 dan Xโ‰ฅ11X \geq 11.

Total pasangan dua dadu = 6ร—6=366 \times 6 = 36 kombinasi. Untuk X=7X = 7, kombinasi yang mungkin: (1,6), (2,5), (3,4), (4,3), (5,2), (6,1) โ€” ada 6 kombinasi.

P(X=7)=636=16P(X = 7) = \frac{6}{36} = \frac{1}{6}. Untuk Xโ‰ฅ11X \geq 11: P(X=11)=236P(X = 11) = \frac{2}{36} (kombinasi (5,6),(6,5)) dan P(X=12)=136P(X = 12) = \frac{1}{36} (kombinasi (6,6)). Jadi P(Xโ‰ฅ11)=236+136=336=112P(X \geq 11) = \frac{2}{36} + \frac{1}{36} = \frac{3}{36} = \frac{1}{12}.

Jumlahkan peluang seluruh nilai XX dari 2 sampai 12: 1+2+3+4+5+6+5+4+3+2+136=3636=1\frac{1+2+3+4+5+6+5+4+3+2+1}{36} = \frac{36}{36} = 1. Syarat distribusi terpenuhi, tabel valid.

Latih kecepatan mengisi nilai peluang yang hilang agar totalnya 1 di bawah.

Jebakan: melupakan nilai-nilai yang mungkin saat menyusun tabel, sehingga jumlah peluang kurang dari 1. Yang benar: hitung semua nilai xix_i yang mungkin dulu, baru alokasi peluang. Verifikasi akhir: jumlahkan semua pip_i dan pastikan tepat 1.

Jebakan: mencampur peluang satu nilai dengan peluang gabungan beberapa nilai. Yang benar: P(X=xi)P(X = x_i) di tabel adalah peluang tepat satu nilai. Peluang gabungan seperti P(Xโ‰ฅa)P(X \geq a) dihitung dengan menjumlahkan peluang semua nilai yang memenuhi syarat itu.

  • Variabel acak diskrit XX memetakan hasil percobaan ke bilangan yang dapat dihitung.
  • Distribusi peluang = daftar pasangan (xi,pi)(x_i, p_i) dengan pi=P(X=xi)p_i = P(X = x_i).
  • Dua syarat wajib: 0โ‰คpiโ‰ค10 \leq p_i \leq 1 dan โˆ‘pi=1\sum p_i = 1.
  • Peluang gabungan P(Xโ‰ฅa)P(X \geq a) dijumlah dari peluang nilai-nilai yang memenuhi.
  • Tabel adalah bentuk paling jelas distribusi peluang diskrit.