Langsung ke isi
Lyra
Kimia ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 7 menit baca

Reaksi Redoks & Reaksi Setengah

Setelah ini kamu bisa membedakan oksidasi dan reduksi dari perubahan bilangan oksidasi serta menulis reaksi setengah oksidasi dan reduksi.

Sebuah paku besi dibiarkan di udara lembap lambat laun berkarat menjadi Feโ‚‚Oโ‚ƒ. Di sisi lain, gas hidrogen menyalamatkan tembaga oksida menjadi tembaga mengkilap sambil membentuk air. Dua peristiwa berbeda, tetapi keduanya berakar pada pertukaran elektron. Zat yang melepas elektron teroksidasi, zat yang menerima elektron tereduksi. Keduanya selalu terjadi bersamaan. Bagaimana cara membaca pertukaran elektron itu? Coba pilah di bawah.

Baca tiap peristiwa, lalu pilah ke oksidasi atau reduksi berdasarkan perubahan bilangan oksidasinya, kemudian tekan Periksa.

Inti reaksi redoks

Reaksi redoks adalah reaksi yang disertai pertukaran elektron antar zat. Zat yang melepas elektron mengalami oksidasi (biloks naik), dan zat yang menerima elektron mengalami reduksi (biloks turun). Keduanya selalu terjadi bersamaan: tidak ada oksidasi tanpa reduksi. Itu sebabnya reaksi ini disebut red-ok (reduksi-oksidasi).

Oksidasi adalah peristiwa kehilangan elektron, ditandai dengan kenaikan bilangan oksidasi. Reduksi adalah peristiwa penerimaan elektron, ditandai dengan penurunan bilangan oksidasi. Redoks adalah kedua peristiwa yang berlangsung serentak.

Pasangkan istilah redoks dengan perubahannya.

Membedakan oksidasi dari reduksi

Cara paling andal membedakan oksidasi dan reduksi adalah melacak perubahan bilangan oksidasi tiap unsur. Tetapkan biloks awal dan akhir, lalu bandingkan. Naik berarti oksidasi, turun berarti reduksi. Jangan terjebak menghafal โ€œbertambah oksigen = oksidasiโ€ karena banyak redoks tanpa oksigen (misalnya logam dan asam).

Sorot ciri peristiwa oksidasi.

Reaksi setengah

Karena oksidasi dan reduksi berlangsung serentak, reaksi redoks dapat dipisah menjadi dua reaksi setengah: reaksi setengah oksidasi dan reaksi setengah reduksi. Tiap reaksi setengah menulis hanya pihak yang berubah biloks, lengkap dengan elektronnya. Pemisahan ini menjadi dasar menyetarakan redoks kompleks dan memahami sel elektrokimia.

Susun langkah menulis reaksi setengah.

Bayangkan redoks seperti pertukaran koin. Oksidasi adalah tangan yang memberi koin (biloks naik, elektron keluar), reduksi adalah tangan yang menerima koin (biloks turun, elektron masuk). Elektron tidak pernah hilang: yang dilepas satu tangan persis diterima tangan lain. Karena itu reaksi setengah selalu berpasangan โ€” kamu tidak bisa punya pemberi tanpa penerima.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Pada reaksi Zn+Cu2+โ†’Zn2++CuZn + Cu^{2+} \rightarrow Zn^{2+} + Cu, tuliskan reaksi setengah oksidasi dan reaksi setengah reduksi.

Biloks Zn berubah dari 0 menjadi +2 (naik, oksidasi). Biloks Cu berubah dari +2 menjadi 0 (turun, reduksi).

Reaksi setengah oksidasi: Znโ†’Zn2++2eโˆ’Zn \rightarrow Zn^{2+} + 2e^-. Reaksi setengah reduksi: Cu2++2eโˆ’โ†’CuCu^{2+} + 2e^- \rightarrow Cu.

Jebakan: menyamakan โ€œbertambah oksigenโ€ dengan โ€œoksidasiโ€. Yang benar: tanda paling andal oksidasi adalah kenaikan bilangan oksidasi, bukan kehadiran oksigen. Banyak reaksi redoks tanpa oksigen (misalnya Zn+Cu2+โ†’Zn2++CuZn + Cu^{2+} \rightarrow Zn^{2+} + Cu). Selalu lacak biloks.

Jebakan: tertukar antara reduktor dan oksidator. Yang benar: reduktor adalah zat yang teroksidasi (melepas elektron), dan oksidator adalah zat yang tereduksi (menerima elektron). Nama zat menunjukkan peran terhadap zat lain, bukan terhadap dirinya sendiri.

  • Redoks = oksidasi dan reduksi berlangsung serentak.
  • Oksidasi: biloks naik karena melepas elektron.
  • Reduksi: biloks turun karena menerima elektron.
  • Reduktor teroksidasi; oksidator tereduksi.
  • Reaksi setengah menulis satu pihak lengkap dengan elektronnya.