Langsung ke isi
Lyra
Kimia ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 7 menit baca

Bilangan Oksidasi & Penentuan

Setelah ini kamu bisa menentukan bilangan oksidasi atom dalam senyawa dan ion sesuai aturan IUPAC.

Dalam senyawa yang sama, dua atom unsur yang berbeda bisa berperan sangat berbeda. Ambil KMnOโ‚„: kalium jernih bernilai +1, oksigen tetap โˆ’2, tetapi mangan menyimpan rahasia +7. Bagaimana kita tahu nilai mangan? Dengan menyusun persamaan: jumlah seluruh bilangan oksidasi harus sama dengan muatan total. Coba pilah aturannya di bawah.

Baca tiap kasus, lalu pilah apakah biloksnya bersifat tetap (aturan IUPAC) atau harus dihitung dari muatan total.

Apa itu bilangan oksidasi

Bilangan oksidasi (biloks) adalah angka yang menyatakan muatan seeming-listrik suatu atom dalam senyawa, dengan asumsi semua ikatan bersifat ionik. Biloks membantu melacak pergerakan elektron dalam reaksi redoks dan menentukan unsur mana yang teroksidasi atau tereduksi.

Bilangan oksidasi adalah muatan yang dimiliki suatu atom dalam senyawa bila semua elektron ikatan ditugaskan ke atom yang lebih elektronegatif. Unsur bebas berbiloks 0; jumlah biloks seluruh atom = muatan total senyawa atau ion.

Aturan IUPAC yang tetap

Beberapa aturan biloks bersifat tetap dan jadi titik tolak perhitungan. Pasangkan unsur-unsur berikut dengan biloks tetapnya.

Menghitung biloks atom pusat

Bila aturan tetap tidak menentukan langsung, kamu menghitung dengan menyusun persamaan muatan. Untuk ion poliatomik, jumlah seluruh biloks harus sama dengan muatan ion. Misalnya pada SOโ‚„ยฒโป: oksigen โˆ’2, sehingga biloks S + 4(โˆ’2) = โˆ’2, lalu biloks S = +6. Hitung sendiri di bawah ini.

Susun langkah baku menentukan biloks sehingga kamu tidak terjebak urutan.

Bayangkan biloks seperti catatan utang-piutang antar atom. Atom yang menarik elektron lebih kuat (lebih elektronegatif) โ€œmenangโ€ dan mendapat catatan negatif. Atom yang menyerahkan elektron diberi catatan positif. Menyusun persamaan muatan sama saja menghitung semua catatan hingga totalnya sesuai dengan muatan keseluruhan senyawa.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Tentukan bilangan oksidasi mangan (Mn) dalam kalium permanganat, KMnOโ‚„.

K adalah logam golongan 1, biloks = +1. O dalam senyawa berbiloks = โˆ’2. Muatan total KMnOโ‚„ = 0.

(+1)+biloksย Mn+4(โˆ’2)=0(+1) + \text{biloks Mn} + 4(-2) = 0, maka biloks Mn =0โˆ’1+8=+7= 0 - 1 + 8 = +7. Jadi biloks mangan dalam KMnOโ‚„ adalah +7.

Jebakan: menganggap oksigen selalu berbiloks โˆ’2. Yang benar: oksigen berbiloks โˆ’2 pada kebanyakan senyawa, tetapi pada peroksida (Hโ‚‚Oโ‚‚, Naโ‚‚Oโ‚‚) berbiloks โˆ’1, dan pada OFโ‚‚ berbiloks +2 karena fluor lebih elektronegatif. Selalu cek ada peroksida atau fluor.

Jebakan: lupa memperhitungkan muatan ion saat menghitung biloks atom pusat. Yang benar: jumlah seluruh biloks dalam ion poliatomik harus sama dengan muatan ion, bukan nol. Pada Crโ‚‚Oโ‚‡ยฒโป, totalnya โˆ’2, bukan 0.

  • Bilangan oksidasi = muatan seeming atom bila ikatan dianggap ionik.
  • Unsur bebas berbiloks 0; jumlah biloks = muatan senyawa/ion.
  • Aturan tetap: logam gol 1 (+1), gol 2 (+2), fluor (โˆ’1), H (+1), O (โˆ’2).
  • Pengecualian: oksigen pada peroksida (โˆ’1); hidrogen pada hidrida (โˆ’1).
  • Hitung atom pusat lewat persamaan muatan total.