Langsung ke isi
Lyra
Fisika ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 8 menit baca TKA

Teori Kinetik Gas & Energi Dalam

Setelah ini kamu bisa menjelaskan suhu dan tekanan gas dari gerak molekulnya, menghitung energi dalam dan kecepatan rms molekul gas, serta membedakan tekanan total dengan tekanan parsial.

Tarik udara dengan mulut dari balon kecil โ€” rasakan bibirmu menjadi dingin. Semprot parfum ke udara dan beberapa saat aromanya sampai ke hidungmu. Bau itu bukan melayang; itu ditembakkan oleh molekul yang bergerak sangat cepat menabrak-nabrak udara sampai ke kamu. Semua perilaku gas โ€” tekanan, suhu, volume โ€” sebenarnya bisnis ribuan triliun molekul yang bergerak acak. Geser slider di bawah dan lihat sendiri.

Geser slider suhu, lalu amati molekul gas yang makin cepat menabrak dinding saat suhu naik.

Suhu = energi kinetik rata-rata

Dalam teori kinetik gas, suhu bukan sekadar angka di termometer โ€” ia adalah ukuran energi kinetik rata-rata setiap molekul. Makin panas gas, makin cepat molekulnya bergerak. Untuk gas monoatomik, energi kinetik rata-rata tiap molekul adalah 32kBT\tfrac{3}{2} k_B T, di mana kB=1,38ร—10โˆ’23k_B = 1{,}38 \times 10^{-23} J/K adalah konstanta Boltzmann. Total untuk seluruh gas menjadi U=32nRTU = \tfrac{3}{2} nRT untuk gas monoatomik.

Ek=32kBTU=f2nRTE_k = \tfrac{3}{2} k_B T \qquad U = \tfrac{f}{2} nRT

Arti tiap simbol: EkE_k = energi kinetik rata-rata per molekul (joule), kBk_B = konstanta Boltzmann (1,38ร—10โˆ’231{,}38 \times 10^{-23} J/K), TT = suhu mutlak (Kelvin), UU = energi dalam total gas (joule), ff = derajat kebebasan (monoatomik = 3, diatomik = 5), nn = jumlah mol, R=8,314R = 8{,}314 J/molยทK.

Yang penting: energi dalam gas ideal hanya bergantung pada suhu, bukan tekanan atau volume. Panaskan gas monoatomik dari 300 K ke 600 K, energinya berlipat ganda โ€” tak peduli gas itu dimampatkan atau dibiarkan mengembang.

Bayangkan kelereng dalam kotak yang digoyang-goyang. Getaran pelan membuat kelereng mengetuk dinding lembut; kocok kuat-kuat, ketukan jadi cepat dan keras. Suhu = seberapa keras kamu menggoyang; energi kinetik rata-rata = seberapa cepat tiap kelereng melaju. Tak peduli bentuk kotaknya, yang menentukan energi hanyalah seberapa keras goyanganmu.

Pada grafik di bawah, geser slider suhu dan jumlah mol, lalu amati energi dalam yang naik linear โ€” itulah bukti UU hanya fungsi suhu.

Tekanan = tumbukan pada dinding

Dari mana datangnya tekanan yang kamu rasakan saat memompa ban? Bukan dari gaya misterius โ€” tekanan adalah jumlah dorongan per satuan luas dari triliunan molekul yang menabrak dinding setiap detik. Tiap tumbukan memberi impuls kecil; akumulasi jutaan tumbukan per detik terasa sebagai dorongan halus dan tetap yang kamu ukur sebagai tekanan.

P=13ฯโ€‰v2โ€พ=23โ‹…NVโ‹…Ekโ€พP = \tfrac{1}{3} \rho \, \overline{v^2} = \tfrac{2}{3} \cdot \tfrac{N}{V} \cdot \overline{E_k}

Arti tiap simbol: PP = tekanan (Pa), ฯ\rho = massa jenis gas (kg/mยณ), v2โ€พ\overline{v^2} = rata-rata kuadrat kecepatan molekul (mยฒ/sยฒ), NN = jumlah molekul, VV = volume (mยณ), Ekโ€พ\overline{E_k} = energi kinetik rata-rata per molekul.

Karena Ekโ€พโˆT\overline{E_k} \propto T, makin panas gas makin keras tumbukannya, dan makin tinggi pula tekanannya bila volume tetap. Itulah sebabnya kaleng semprot yang dipanasi bisa meledak: molekul makin cepat, tumbukan makin keras, tekanan melonjak sampai kaleng tak menahannya.

Pada alat di bawah, molekul gas menabrak dinding piston. Geser slider suhu dan amati kepadatan tumbukan yang naik saat molekul makin cepat โ€” itulah asal tekanan yang sebenarnya.

Kecepatan rms molekul

Berapa cepat sebenarnya molekul gas bergerak? Untuk gas ideal, kecepatan rms (root-mean-square) molekul diberikan vrms=3RT/Mv_{\text{rms}} = \sqrt{3RT/M}, di mana MM adalah massa molar (kg/mol). Udara pada suhu kamar punya vrmsv_{\text{rms}} sekitar 500 m/s โ€” lebih cepat dari pesawat jet. Hidrogen yang lebih ringan bergerak empat kali lebih cepat, sekitar 1.900 m/s.

Mengapa hidrogen begitu cepat? Karena pada suhu sama, semua gas punya energi kinetik rata-rata yang sama 32kBT\tfrac{3}{2} k_B T. Tapi hidrogen jauh lebih ringan, jadi untuk membawa energi yang sama, ia harus melaju lebih cepat โ€” seperti sepeda motor yang harus memutar roda lebih kencang agar tenaganya menyamai truk.

Pada grafik di bawah, geser slider suhu dan massa molar, lalu amati vrmsv_{\text{rms}} yang naik dengan akar suhu dan turun dengan akar massa molar.

Topik teori kinetik gas masuk elemen kalor-termodinamika TKA Fisika (kerangka TKA 045/H/AN/2025). Soal paling sering: (1) menghitung vrms=3RT/Mv_{\text{rms}} = \sqrt{3RT/M} dengan MM dalam kg/mol (bukan g/mol); (2) mengingat bahwa energi dalam gas ideal hanya fungsi suhu, jadi pada isotermal ฮ”U=0\Delta U = 0; (3) keliru menyamakan kecepatan rata-rata dengan vrmsv_{\text{rms}} โ€” pakai vrmsv_{\text{rms}} saja. Suhu WAJIB Kelvin.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Hitung (a) energi kinetik rata-rata satu molekul oksigen pada 300 K, (b) kecepatan rms molekul oksigen pada 300 K. (kB=1,38ร—10โˆ’23k_B = 1{,}38 \times 10^{-23} J/K, R=8,314R = 8{,}314 J/molยทK, massa molar oksigen M=0,032M = 0{,}032 kg/mol.)

Ek=32kBT=1,5ร—1,38ร—10โˆ’23ร—300=6,21ร—10โˆ’21E_k = \tfrac{3}{2} k_B T = 1{,}5 \times 1{,}38 \times 10^{-23} \times 300 = 6{,}21 \times 10^{-21} J. Inilah energi rata-rata tiap molekul โ€” kecil sekali, tapi tiap gas punya triliunan molekul.

vrms=3RTMv_{\text{rms}} = \sqrt{\dfrac{3RT}{M}}. Substitusi: R=8,314R = 8{,}314, T=300T = 300, M=0,032M = 0{,}032 kg/mol. Perhatikan MM wajib dalam kg/mol.

vrms=3ร—8,314ร—3000,032=7.482,60,032=233.831โ‰ˆ483v_{\text{rms}} = \sqrt{\dfrac{3 \times 8{,}314 \times 300}{0{,}032}} = \sqrt{\dfrac{7.482{,}6}{0{,}032}} = \sqrt{233.831} \approx 483 m/s. Cepat sekali โ€” lebih dari 1.700 km/jam, padahal gas terasa tenang karena arah molekul acak.

Jebakan: memakai massa molar dalam g/mol di vrms=3RT/Mv_{\text{rms}} = \sqrt{3RT/M}. Yang benar: MM wajib kg/mol agar konsisten dengan RR dalam J/molยทK. Oksigen 32 g/mol = 0,032 kg/mol; lupa bagi 1.000 membuat vrmsv_{\text{rms}} keliru sefaktor 1000โ‰ˆ31,6\sqrt{1000} \approx 31{,}6.

Jebakan: menyangka energi dalam gas ideal bergantung pada tekanan atau volume. Yang benar: energi dalam gas ideal hanya fungsi suhu. Pada isotermal ฮ”U=0\Delta U = 0 walau PP dan VV berubah besar. Inilah dasar mengapa seluruh kalor isotermal keluar sebagai usaha.

Jebakan: menyamakan kecepatan rata-rata dengan kecepatan rms. Yang benar: gunakan kecepatan rms vrms=3RT/Mv_{\text{rms}} = \sqrt{3RT/M}, bukan rata-rata aritmetika kecepatan molekul. Keduanya berbeda karena molekul punya sebaran kecepatan (distribusi Maxwell-Boltzmann).

  • Suhu = energi kinetik rata-rata molekul: Ek=32kBTE_k = \tfrac{3}{2} k_B T (monoatomik).
  • Energi dalam gas ideal hanya fungsi suhu: U=f2nRTU = \tfrac{f}{2} nRT; isotermal โ‡’ฮ”U=0\Rightarrow \Delta U = 0.
  • Tekanan = akumulasi dorongan tumbukan molekul pada dinding per satuan luas.
  • Kecepatan rms: vrms=3RT/Mv_{\text{rms}} = \sqrt{3RT/M}, MM dalam kg/mol.
  • Gas lebih ringan bergerak lebih cepat pada suhu sama (energi kinetik rata-rata sama).