Energi Kinetik & Teorema Usaha-Energi
Setelah ini kamu bisa menghitung energi kinetik benda dari massanya dan kelajuannya, lalu menerapkan teorema usaha-energi pada gerak benda.
Sebuah peluru kecil bermassa 5 gram dan sebuah truk bermassa 5 ton sama-sama punya momentum. Tapi kalau ditabrak, mana yang lebih berbahaya? Ternyata peluru — karena energi kinetiknya jauh lebih besar pada kelajuan tinggi. Energi kinetik bertumbuh kuadrat terhadap kelajuan, dan usahalah yang mengisinya. Coba lihat sendiri di bawah.
Energi karena bergerak
Setiap benda yang bergerak menyimpan energi — sebut saja energi kinetik. Makin berat dan makin cepat, makin besar. Tapi hubungannya tidak rata: energi kinetik bergantung linier pada massa, namun kuadratik pada kelajuan. Kelajuan dua kali lipat membuat energi kinetik empat kali lipat.
Arti tiap simbol: = energi kinetik (joule, J), = massa (kg), = kelajuan (m/s). Satuan joule sama dengan usaha — bukan kebetulan.
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena bergerak, dirumuskan . Energi ini nol saat benda diam ().
Itulah sebabnya peluru bermassa kecil tetap berbahaya: walau kecil, yang besar membuat melonjak. Sebaliknya, truk yang berat tapi sangat lambat punya yang bisa jadi lebih kecil daripada peluru.
Usaha mengisi atau menguras Ek
Bagaimana energi kinetik bisa berubah? Dengan usaha. Bila resultan gaya melakukan usaha positif sepanjang gerak, bertambah — benda makin cepat. Bila usaha negatif (misalnya oleh gesekan), berkurang — benda melambat. Inilah inti teorema usaha-energi.
Arti tiap simbol: = jumlah usaha semua gaya pada benda (J), = perubahan energi kinetik (J), dan = kelajuan awal dan akhir.
Bayangkan sebagai tabungan gerak benda. Usaha adalah setor-tarik: usaha positif menyetorkan energi sehingga tabungan (kelajuan) naik, usaha negatif menarik energi sehingga tabungan turun. Yang masuk keluar dari rekening bukan satu gaya, melainkan totalnya.
Pada alat di bawah, dorong balok dengan resultan gaya tetap — bar energi kinetik terisi persis sebesar usaha yang dilakukan resultan gaya sepanjang lintasan.
Gesekan: usaha negatif mengurangi Ek
Dunia nyata jarang licin sempurna. Saat balok meluncur di lantai kasar, gaya gesek kinetis bekerja berlawanan arah gerak — melakukan usaha negatif. Akibatnya negatif: mengecil, benda melambat. Besar penurunan persis sama dengan besar usaha gesekan .
Di TKA Fisika, teorema usaha-energi adalah jalan pintas soal gerak yang tidak butuh waktu. Misalnya, mencari kelajuan balok setelah didorong sejauh : cukup hitung lalu samakan dengan . Jebakan: yang masuk rumus adalah usaha total semua gaya, bukan usaha satu gaya saja — jumlahkan dulu semua gaya sepanjang gerak.
Lihat usaha negatif ini langsung pada alat di bawah: dengan gesekan aktif, energi mekanik (dan khususnya ) menyusut sepanjang gerak.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Sebuah balok bermassa 2 kg mula-mula diam di lantai licin. Resultan gaya mendatar 8 N bekerja pada balok sepanjang 5 m. Berapa kelajuan akhir balok?
kg, (diam), N, m. Yang ditanya: . Lantai licin, jadi usaha resultan = .
J.
. Karena , . Maka m/s.
Latih teorema usaha-energi dengan angka acak — kerjakan di kertas dulu, baru ketik jawabanmu.
Jebakan: mengira kelajuan dua kali membuat energi kinetik juga dua kali. Yang benar: bergantung kuadrat kelajuan, jadi kelajuan dua kali lipat membuat empat kali lipat.
Jebakan: memasukkan usaha satu gaya saja ke teorema usaha-energi. Yang benar: memakai jumlah usaha semua gaya pada benda — jumlahkan dulu setiap gaya, baru kalikan perpindahannya.
Jebakan: menyamakan dengan kekekalan energi mekanik. Yang benar: teorema usaha-energi berlaku umum (termasuk bila ada gesekan); kekekalan hanya berlaku tanpa gaya non-konservatif. Keduanya berbeda cerita.
- Energi kinetik ; bergantung linier pada , kuadrat pada .
- Teorema usaha-energi: .
- Usaha resultan positif mempercepat benda ( naik); negatif memperlambat ( turun).
- Gesekan melakukan usaha negatif sebesar , mengurangi .
- memakai usaha total semua gaya, bukan satu gaya.