Langsung ke isi
Lyra
Fisika · Kelas 11–12 · Fase F · 8 menit baca

Energi pada Getaran Harmonis

Setelah ini kamu bisa menganalisis pertukaran energi kinetik dan energi potensial pegas sepanjang satu getaran, serta menjelaskan kapan keduanya maksimum dan kapan nol.

Tarik sebuah beban pegas ke bawah sejauh amplitudo, lalu lepaskan. Saat beban bergerak, energi berpindah bolak-balik antara dua wujud: energi potensial pegas (saat simpangan jauh dari titik setimbang) dan energi kinetik (saat lewat titik setimbang dengan kelajuan tertinggi). Di titik balik terjauh, beban sesaat diam — seluruh energinya potensial. Di titik setimbang, simpangan nol — seluruh energinya kinetik. Tapi jumlah keduanya tidak pernah berubah. Coba lihat sendiri di bawah.

Geser frekuensi sudut dan amplitudo, lalu amati tiga kurva — Ep, Ek, dan energi mekanik total — sepanjang satu getaran.

Dua wujud energi pada getaran pegas

Pada getaran harmonis pegas, simpangan beban mengikuti y=Asin⁡(ωt)y = A\sin(\omega t). Dari sini laju dan percepatannya bisa diturunkan. Energi yang tersimpan dalam getaran terbagi menjadi dua: energi potensial pegas karena simpangan, dan energi kinetik karena gerak. Keduanya saling bertukar sepanjang satu siklus.

Ep=12ky2=12kA2sin⁡2(ωt),Ek=12mv2=12kA2cos⁡2(ωt)E_p = \tfrac{1}{2}k y^2 = \tfrac{1}{2}k A^2 \sin^2(\omega t), \qquad E_k = \tfrac{1}{2}m v^2 = \tfrac{1}{2}k A^2 \cos^2(\omega t)

Arti tiap simbol: kk = konstanta pegas (N/m); AA = amplitudo (m); ω=k/m\omega = \sqrt{k/m} = frekuensi sudut (rad/s); yy = simpangan sesaat (m); vv = laju sesaat (m/s). EpE_p maksimum di ujung simpangan, EkE_k maksimum di titik setimbang.

Energi mekanik getaran adalah jumlah energi potensial pegas dan energi kinetik beban yang berosilasi: Em=Ep+Ek=12kA2E_m = E_p + E_k = \tfrac{1}{2}kA^2 — nilainya konstan sepanjang getaran bila tidak ada gesekan.

Kuncinya ada di sin⁡2+cos⁡2=1\sin^2 + \cos^2 = 1. Kapan pun Ep=12kA2sin⁡2(ωt)E_p = \tfrac{1}{2}kA^2\sin^2(\omega t) membesar, Ek=12kA2cos⁡2(ωt)E_k = \tfrac{1}{2}kA^2\cos^2(\omega t) mengecil dengan jumlah yang sama. Di titik balik (ωt=π/2\omega t = \pi/2), sin⁡2=1\sin^2 = 1 dan cos⁡2=0\cos^2 = 0 — seluruh energi berupa EpE_p. Di titik setimbang (ωt=0\omega t = 0), sebaliknya — seluruh energi berupa EkE_k.

Pertukaran Ep dan Ek terhadap simpangan

Cara lain melihat pertukaran ini adalah memplot energi terhadap simpangan yy, bukan terhadap waktu. Kurva Ep=12ky2E_p = \tfrac{1}{2}ky^2 berbentuk parabola — nol di titik setimbang, maksimum di ujung simpangan. Sebaliknya Ek=12k(A2−y2)E_k = \tfrac{1}{2}k(A^2 - y^2) parabola terbalik — maksimum di titik setimbang, nol di ujung. Keduanya berpotongan di y=±A/2y = \pm A/\sqrt{2}, di mana Ep=Ek=14kA2E_p = E_k = \tfrac{1}{4}kA^2.

Bayangkan EpE_p dan EkE_k sebagai dua gelas yang saling menuangkan air. Saat beban bergerak menjauhi titik setimbang, gelas EpE_p terisi dan gelas EkE_k terkuras — sampai di ujung, EkE_k habis dan EpE_p penuh. Begitu kembali ke titik setimbang, air dituang balik. Total air di kedua gelas selalu sama.

Amplitudo memperbesar energi mekanik

Energi mekanik getaran Em=12kA2E_m = \tfrac{1}{2}kA^2 bergantung kuadrat amplitudo. Menggandakan amplitudo membuat energi mekanik empat kali lipat — bukan dua kali. Ini sebabnya getaran keras (amplitudo besar) menyimpan energi jauh lebih besar daripada getaran kecil pada pegas yang sama.

Em=12kA2=12mω2A2E_m = \tfrac{1}{2}k A^2 = \tfrac{1}{2}m \omega^2 A^2

Arti tiap simbol: EmE_m = energi mekanik total getaran (J); kk = konstanta pegas (N/m); AA = amplitudo (m); mm = massa beban (kg); ω=k/m\omega = \sqrt{k/m} = frekuensi sudut (rad/s). Bentuk kedua setara karena k=mω2k = m\omega^2.

Geser amplitudo pada kurva di bawah; garis energi mekanik total naik kuadratik terhadap AA.

Konstanta k memperbesar energi pada amplitudo sama

Selain amplitudo, energi mekanik juga bergantung linier pada konstanta pegas kk. Pegas yang lebih kaku menyimpan energi lebih besar untuk amplitudo yang sama — karena gaya pemulihnya lebih kuat untuk setiap simpangan. Ini menjelaskan kenapa suspensi truk berat (k besar) terasa “kaku” dan menyimpan energi besar saat terguncang.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Sebuah beban 0,5 kg digantungkan pada pegas konstanta k=50k = 50 N/m, lalu disimpangkan sejauh A=0,2A = 0{,}2 m dan dilepas. (a) Hitung energi mekanik total getaran. (b) Berapa energi kinetik beban saat berada di simpangan y=0,1y = 0{,}1 m?

Em=12kA2=12⋅50⋅(0,2)2=25⋅0,04=1E_m = \tfrac{1}{2}kA^2 = \tfrac{1}{2}\cdot 50 \cdot (0{,}2)^2 = 25 \cdot 0{,}04 = 1 J. Ini adalah energi maksimum yang tersimpan — seluruhnya berupa EpE_p di ujung simpangan, seluruhnya berupa EkE_k di titik setimbang.

Di y=0,1y = 0{,}1 m: Ep=12ky2=12⋅50⋅(0,1)2=25⋅0,01=0,25E_p = \tfrac{1}{2}ky^2 = \tfrac{1}{2}\cdot 50\cdot(0{,}1)^2 = 25\cdot 0{,}01 = 0{,}25 J. Ini separuh dari EpE_p maksimum, karena y=A/2y = A/2 dan Ep∝y2E_p \propto y^2.

Karena EmE_m kekal: Ek=Em−Ep=1−0,25=0,75E_k = E_m - E_p = 1 - 0{,}25 = 0{,}75 J. Jadi tiga perempat energi mekanik berupa kinetik di simpangan 0,1 m — beban melaju cepat menuju titik setimbang.

Jebakan: mengira energi mekanik getaran bergantung massa beban. Yang benar: Em=12kA2E_m = \tfrac{1}{2}kA^2 — hanya bergantung konstanta pegas dan amplitudo. Massa beban memengaruhi periode (ω=k/m\omega = \sqrt{k/m}), tetapi tidak energi mekanik pada amplitudo yang sama.

Jebakan: menyamakan titik energi potensial maksimum dengan titik setimbang. Yang benar: energi potensial pegas Ep=12ky2E_p = \tfrac{1}{2}ky^2 maksimum di titik balik terjauh (∣y∣=A|y| = A), dan nol di titik setimbang. Sebaliknya, energi kinetik maksimum di titik setimbang dan nol di titik balik.

Jebakan: menganggap amplitudo dua kali membuat energi dua kali. Yang benar: Em=12kA2E_m = \tfrac{1}{2}kA^2 bergantung kuadrat amplitudo, jadi menggandakan amplitudo melipatgandakan energi empat kali. Selisih kuadrat ini sering jadi jebakan opsi di soal hitungan.

  • Energi getaran: Ep=12ky2E_p = \tfrac{1}{2}ky^2 (maks di ujung) dan Ek=12mv2E_k = \tfrac{1}{2}mv^2 (maks di setimbang).
  • Energi mekanik total: Em=12kA2E_m = \tfrac{1}{2}kA^2 — kekal sepanjang getaran tanpa gesekan.
  • EmE_m bergantung kuadrat amplitudo: amplitudo dua kali → energi empat kali.
  • EmE_m bergantung linier pada kk; tidak bergantung massa beban.
  • Ep dan Ek saling bertukar; jumlahnya selalu sama = EmE_m.