Langsung ke isi
Lyra
Fisika ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 8 menit baca

Kekekalan Energi Mekanik

Setelah ini kamu bisa memakai kekekalan energi mekanik untuk menghitung kelajuan dan ketinggian benda pada gerak tanpa gesekan, serta menjelaskan kapan energi mekaniknya berkurang.

Sebuah bola yang dijatuhkan dari atas makin lama makin cepat menurun. Dari mana datangnya kelajuannya? Bukan ditarik gaya misterius โ€” energi potensial karena ketinggiannya berubah jadi energi kinetik geraknya. Begitu dilempar ke atas, terjadilah sebaliknya. Lalu apa yang terjadi kalau ada gesekan? Coba lihat sendiri di bawah.

Geser slider massa dan kecepatan, lalu perhatikan bagaimana energi kinetik berubah.

Dua bentuk energi mekanik

Energi mekanik punya dua wajah: energi kinetik EkE_k yang dimiliki benda karena bergerak, dan energi potensial EpE_p yang tersimpan karena kedudukannya. Keduanya bisa ditukar tanpa hilang, itulah inti kekekalan energi mekanik.

Ek=12โ€‰mโ€‰v2E_k = \tfrac{1}{2}\,m\,v^2

Arti tiap simbol: EkE_k = energi kinetik (J), mm = massa (kg), vv = kelajuan (m/s).

Ep=mโ€‰gโ€‰hE_p = m\,g\,h

Arti tiap simbol: EpE_p = energi potensial gravitasi (J), mm = massa (kg), gg = percepatan gravitasi (m/sยฒ), hh = ketinggian dari titik acuan (m).

Perhatikan bedanya: EkE_k bergantung kuadrat kelajuan, jadi kelajuan dua kali lipat membuat energi kinetik empat kali lipat. Sementara EpE_p bergantung linier pada ketinggian. Naikkan massa saja pada benda yang sedang bergerak di ketinggian rendah โ€” amati bagaimana EpE_p dipengaruhi massa dan ketinggian berikut ini.

Energi mekanik EmE_m adalah jumlah energi kinetik dan energi potensial sebuah benda: Em=Ek+EpE_m = E_k + E_p.

Kekekalan tanpa gesekan

Kalau hanya gaya berat yang bekerja (tanpa gesekan, tanpa dorongan lain), energi mekanik total tidak berubah: ฮ”Em=0\Delta E_m = 0. Saat bola jatuh, EpE_p mengecil karena hh berkurang, dan EkE_k membesar persis sama banyaknya. Jumlahnya tetap.

Bayangkan EmE_m sebagai tabungan tetap di bank. EpE_p dan EkE_k adalah dua rekening yang saling memindahkan uang, tetapi total saldo tidak pernah berubah. Turun dari ketinggian = pindah dana dari rekening potensial ke rekening kinetik; naik kembali = pindah lagi ke rekening potensial.

Saksikan pertukaran ini pada bola jatuh bebas di bawah: EpE_p mengecil, EkE_k membesar, dan bar EmE_m tetap rata sepanjang jatuh.

Em,1=Em,2โ€…โ€Šโ‡’โ€…โ€Šmโ€‰gโ€‰h1+12mโ€‰v12=mโ€‰gโ€‰h2+12mโ€‰v22E_{m,1} = E_{m,2} \;\Rightarrow\; m\,g\,h_1 + \tfrac{1}{2}m\,v_1^2 = m\,g\,h_2 + \tfrac{1}{2}m\,v_2^2

Arti tiap simbol: EmE_m = energi mekanik (J); indeks 1 dan 2 menandai dua titik berbeda pada lintasan.

Dilempar ke atas: bolak-balik penuh

Begitu bola dilempar vertikal ke atas, kelajuan awalnya menyimpan EkE_k yang besar. Saat naik, EkE_k dipakai โ€œmembeliโ€ ketinggian sehingga EpE_p membesar. Di puncak, kelajuan nol sesaat โ€” seluruh EmE_m berbentuk EpE_p. Lalu bola jatuh kembali, EpE_p berubah jadi EkE_k lagi. Totalnya tetap.

Saat gesekan masuk: energi mekanik berkurang

Dunia nyata tidak pernah benar-benar tanpa gesekan. Udara, lantai kasar, atau rem menambahkan gaya non-konservatif yang mengerjakan usaha negatif terhadap benda. Energinya tidak hilang dari alam semesta โ€” ia berubah menjadi kalor, bunyi, atau bentuk lain โ€” tetapi energi mekanik Ek+EpE_k + E_p pasti berkurang.

Gesekan seperti โ€œpajakโ€ yang dipotong tiap kali energi mekanik berpindah. Makin kasar permukaannya, makin besar pajaknya. Total saldo mekanik menyusut, dan selisihnya pindah ke rekening โ€œkalorโ€ yang tidak bisa dipakai lagi untuk gerak.

Aplikasi: roller coaster dan ayunan

Lintasan roller coaster adalah pertukaran Epโ†”EkE_p \leftrightarrow E_k skala besar. Kereta ditarik ke puncak tertinggi (memesan EpE_p besar), lalu dilepas. Tiap turun ia menukar ketinggian jadi kelajuan; tiap naik, kelajuan dipakai beli ketinggian. Karena ada gesekan rel dan udara, puncak berikutnya harus lebih rendah dari puncak sebelumnya โ€” kalau tidak, kereta tidak sampai.

Ayunan berprinsip sama: di titik terendah EkE_k maksimum, di ujung ayunan EpE_p maksimum dan sesaat diam. Gesekan udara perlahan mengikis EmE_m sehingga ayunan makin lama makin kecil sampai berhenti.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Sebuah bola bermassa 0,5 kg dijatuhkan dari ketinggian 8 m di atas tanah. Berapa kelajuannya tepat sebelum menyentuh tanah? (Ambil g=10g = 10 m/sยฒ, abaikan gesekan udara.)

Ambil tanah sebagai h=0h = 0. Di titik awal: h1=8h_1 = 8 m, v1=0v_1 = 0 (dilepas dari diam). Di titik akhir: h2=0h_2 = 0, v2=?v_2 = ?.

Tanpa gesekan, Em,1=Em,2E_{m,1} = E_{m,2}, yaitu mgh1+12mv12=mgh2+12mv22m g h_1 + \tfrac{1}{2} m v_1^2 = m g h_2 + \tfrac{1}{2} m v_2^2.

Karena v1=0v_1 = 0 dan h2=0h_2 = 0, persamaan menjadi mgh1=12mv22m g h_1 = \tfrac{1}{2} m v_2^2. Massa mm dicoret di kedua sisi, jadi gh1=12v22g h_1 = \tfrac{1}{2} v_2^2. Masukkan angkanya: 10ร—8=12v2210 \times 8 = \tfrac{1}{2} v_2^2, sehingga v22=160v_2^2 = 160.

v2=160โ‰ˆ12,6v_2 = \sqrt{160} \approx 12{,}6 m/s. Jadi kelajuan bola tepat sebelum menyentuh tanah kira-kira 12,6 m/s โ€” catat: massa tidak ikut menentukan hasilnya.

Jebakan: mengira kelajuan jatuh bergantung massa benda. Yang benar: pada gerak tanpa gesekan, massa terhapus di persamaan kekekalan energi โ€” bola besi dan bola kayu jatuh dari ketinggian yang sama tiba di tanah dengan kelajuan yang sama.

Jebakan: memakai Em=Ek+EpE_m = E_k + E_p pada sistem yang ada gesekannya lalu menyimpulkan Em kekal. Yang benar: kekekalan energi mekanik hanya berlaku bila resultan usaha gaya non-konservatif nol; ada gesekan berarti Em berkurang sebesar usaha gesek tersebut.

  • Energi mekanik Em=Ek+EpE_m = E_k + E_p, dengan Ek=12mv2E_k = \tfrac{1}{2}mv^2 dan Ep=mghE_p = mgh.
  • Tanpa gesekan, EmE_m kekal: EpE_p dan EkE_k saling bertukar.
  • Di puncak lintasan vertikal, seluruh EmE_m berupa EpE_p; di dasar, berupa EkE_k.
  • Kelajuan jatuh dari ketinggian tertentu tidak bergantung massa (tanpa gesekan).
  • Gesekan mengurangi EmE_m; energinya berpindah ke kalor, bukan hilang.