Genetic Drift & Spesiasi
Setelah ini kamu bisa menjelaskan genetic drift ( bottleneck dan founder ) serta membedakan mekanisme spesiasi alopatrik dan simpatrik.
Beberapa cheetah di kebun binatang memiliki morfologi sangat seragam dan rentan penyakit โ bukan karena seleksi alam memilih keseragaman, melainkan karena populasi mereka sempat menyusut drastis hingga hilang banyak variasi genetik. Ini contoh genetic drift, perubahan frekuensi alel secara acak. Drift dan seleksi adalah dua mesin evolusi yang berbeda: seleksi tidak acak, drift acak. Keduanya bisa berakhir pada spesies baru. Coba pilah sendiri di bawah.
Genetic drift
Genetic drift adalah perubahan frekuensi alel dalam populasi secara acak, tidak bergantung pada keunggulan fenotip. Drift paling kuat pada populasi kecil karena peluang kejadian acak berpengaruh besar. Bayangkan satu kantong berisi 10 kelereng โ bila kamu mengambil satu kelereng secara acak, warna yang tersisa bisa berubah drastis. Pada kantong 1.000 kelereng, pengambilan satu hampir tidak mengubah komposisi. Dua bentuk drift yang sering dibahas adalah bottleneck effect dan founder effect.
Genetic drift adalah perubahan frekuensi alel secara acak, paling kuat pada populasi kecil. Bottleneck effect ( efek leher botol ) adalah penyusutan populasi secara drastis akibat bencana ( gunung meletus, penyakit ) sehingga variasi genetik hilang. Founder effect ( efek pendiri ) adalah populasi baru yang dimulai dari sedikit individu berpisah dari populasi induk, membawa alel tak representatif. Spesiasi adalah pembentukan satu atau lebih spesies baru dari spesies leluhur.
Bottleneck dan founder
Bottleneck effect terjadi ketika populasi menyusut drastis akibat bencana, sehingga hanya sedikit individu bertahan dan variasi genetik terkikis. Contoh: cheetah modern diyakini sempat mengalami bottleneck, sehingga variasi genetiknya rendah dan rentan penyakit serta masalah reproduksi. Founder effect terjadi ketika sekelompok kecil individu berpisah dan membentuk populasi baru; alel yang mereka bawa mungkin tidak mewakili populasi induk. Contoh: Penduduk Amish di Amerika Serikat menelusuri leluhur ke sedikit pendiri, sehingga penyakit genetik tertentu ( seperti Ellis-van Creveld ) lebih tinggi frekuensinya.
Pasangkan jenis drift dengan contohnya.
Spesiasi alopatrik dan simpatrik
Spesiasi adalah pembentukan spesies baru. Mekanisme utamanya melibatkan isolasi reproduktif โ bila dua populasi tak lagi saling kawin, mereka bisa berdivergen hingga tak bisa membuahkan keturunan fertil. Spesiasi alopatrik ( allopatrik ) terjadi ketika populasi terpisah secara geografis ( gunung, sungai, laut ) sehingga gen tidak mengalir antar-populasi. Contoh: iguana di kepulauan Galapagos yang terpisah laut menjadi spesies berbeda di tiap pulau. Spesiasi simpatrik terjadi tanpa pemisahan geografis, biasanya karena perbedaan ekologi atau perilaku โ contoh serangga yang kawin di pohon berbeda di hutan yang sama. Spesiasi alopatrik paling umum, simpatrik lebih jarang.
Sorot ciri spesiasi alopatrik.
Bayangkan sebuah sungai besar membelah populasi tikus di dua sisi. Awalnya mereka satu spesies. Karena sungai tak bisa diseberangi, tikus di kiri dan kanan tak lagi kawin. Zaman berlalu, mutasi dan seleksi yang berbeda di dua sisi membuat mereka makin berbeda โ sampai suatu hari, bila sungai menyusut dan tikus bertemu, mereka tak bisa lagi membuahkan keturunan fertil. Dua spesies baru lahir. Itulah spesiasi alopatrik: pemisah geografis menjadi pemisah reproduktif.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Sebuah populasi burung terpisah ke dua pulau oleh kenaikan air laut. Setelah ribuan tahun, kedua populasi tidak bisa kawin silang. Jelaskan prosesnya.
Susun langkah spesiasi alopatrik.
Kenaikan air laut memisahkan populasi burung yang awalnya satu menjadi dua populasi di pulau berbeda. Karena burung tak menyeberang laut, kedua populasi menjadi terisolasi secara geografis โ aliran gen ( pertukaran alel lewat kawin ) antar-pulau terhenti.
Selama ribuan tahun, mutasi acak dan seleksi yang berbeda ( makanan, iklim, predator ) di tiap pulau membuat kedua populasi makin berbeda. Saat akhirnya mereka bertemu kembali ( misalnya air laut turun ), perbedaan genetik, perilaku, atau anatomi telah sedemikian besar sehingga mereka tidak dapat kawin silang atau membuahkan keturunan fertil โ dua spesies baru terbentuk.
Jebakan: menyamakan genetic drift dengan seleksi alam. Yang benar: drift adalah perubahan frekuensi alel secara acak, tidak bergantung keunggulan fenotip. Seleksi alam memilih fenotip yang paling cocok dengan lingkungan โ bersifat adaptif dan tidak acak. Drift bisa menghilang alel yang sebenarnya menguntungkan hanya karena kebetulan, sedangkan seleksi cenderung mempertahankan alel menguntungkan. Drift paling kuat di populasi kecil, seleksi paling kuat di populasi besar.
Jebakan: menganggap spesiasi hanya terjadi lewat pemisahan geografis ( alopatrik ). Yang benar: spesiasi juga bisa terjadi tanpa pemisahan geografis, yaitu simpatrik โ biasanya karena perbedaan ekologi ( serangga di pohon berbeda ) atau poliploidi pada tanaman. Alopatrik memang paling umum, tetapi simpatrik adalah jalur penting terutama pada tumbuhan. Jangan menganggap semua spesiasi harus dimulai dengan gunung atau sungai pemisah.
- Genetic drift = perubahan frekuensi alel acak, kuat di populasi kecil.
- Bottleneck: penyusutan akibat bencana; founder: populasi baru dari sedikit individu.
- Spesiasi = pembentukan spesies baru, kunci isolasi reproduktif.
- Alopatrik: pemisahan geografis; simpatrik: tanpa pemisahan geografis.
- Drift acak, seleksi adaptif โ dua mesin evolusi yang berbeda.