Langsung ke isi
Lyra
Biologi ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 7 menit baca

Seleksi Alam: Mekanisme Evolusi

Setelah ini kamu bisa menjelaskan seleksi alam (variasi-hereditas-seleksi) sebagai mekanisme evolusi dengan contoh kasus teramati.

Inggris abad industri: pohon berkulit lichen terang, ngengat Biston betularia berwarna terang berkamuflase, yang gelap tampak jelas dan dimakan burung. Lalu polusi industri membunuh lichen, pohon menjadi hitam. Kini ngengat gelap berkamuflase, yang terang dimakan. Dalam beberapa dekade, populasi ngengat berubah dari mayoritas terang menjadi mayoritas gelap. Inilah seleksi alam teramati โ€” lingkungan berubah, variasi yang menguntungkan juga berubah. Bagaimana mekanismenya? Coba pilah di bawah.

Baca tiap pernyataan, lalu pilah yang merupakan komponen seleksi alam, kemudian tekan Periksa.

Tiga pilar seleksi alam

Seleksi alam bekerja lewat tiga pilar yang harus hadir bersama. Pertama, variasi โ€” ada perbedaan ciri antar individu dalam populasi (warna, ukuran, resistensi). Variasi berasal dari mutasi acak, rekombinasi genetik, dan migrasi. Kedua, hereditas โ€” variasi itu harus diwariskan secara genetik (bukan ciri hasil perilaku). Ketiga, reproduksi diferensial โ€” individu dengan ciri menguntungkan untuk lingkungannya bertahan hidup dan menghasilkan lebih banyak keturunan daripada yang lain. Akibatnya, frekuensi alel menguntungkan meningkat antar generasi โ€” ini evolusi.

Seleksi alam adalah mekanisme evolusi di mana variasi yang diwariskan dan menguntungkan menyebabkan reproduksi diferensial, sehingga frekuensi alel menguntungkan meningkat. Fitness adalah keberhasilan reproduksi relatif individu. Seleksi terarah adalah satu jenis seleksi yang menggeser rata-rata populasi ke satu arah.

Pasangkan contoh dengan jenis seleksi.

Contoh ngengat industrik

Kasus ngengat Biston betularia di Inggris adalah contoh klasik seleksi alam teramati. Sebelum revolusi industri, mayoritas ngengat berwarna terang (variasi), berkamuflase di pohon lichen terang, sehingga bertahan dan berkembang biak. Ngengat gelap (variasi minoritas) tampak jelas, dimakan burung. Polusi industri membunuh lichen dan menghitamkan pohon. Sekarang ngengat gelap berkamuflase, ngengat terang tampak. Dalam beberapa dekade, populasi berubah mayoritas gelap โ€” frekuensi alel gelap meningkat karena tekanan seleksi (predasi burung) berbalik arah.

Sorot ciri seleksi alam.

Resistensi antibiotik

Kasus modern seleksi alam: resistensi antibiotik pada bakteri. Saat antibiotik diberikan, mayoritas bakteri mati. Tetapi karena mutasi acak, sebagian kecil bakteri kebetulan resisten. Antibiotik menyaring populasi โ€” yang resisten selamat dan berkembang biak (variasi-hereditas-seleksi). Generasi berikut didominasi bakteri resisten. Makin sering antibiotik dipakai (terutama tidak tuntas), makin cepat resistensi menyebar. Inilah mengapa penggunaan antibiotik harus bijak: setiap pemakaian adalah eksperimen seleksi alam pada bakteri.

Susun langkah seleksi ngengat industrik.

Bayangkan seleksi alam seperti penyaringan gula pasir. Awalnya kantong berisi campuran gula halus dan kasar (variasi). Anda ayak dengan lubang tertentu (lingkungan). Gula yang sesuai lubang lolos (bertahan dan berkembang biak), yang tak sesuai tertinggal. Anda tidak membuat gula berubah ukuran โ€” Anda hanya menyaring yang sudah ada. Lingkungan adalah ayak; variasi yang cocok lolos. Bila lubang ayak berubah (lingkungan berubah), jenis gula yang lolos juga berubah.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Jelaskan bagaimana seleksi alam menyebabkan resistensi antibiotik pada bakteri.

Ada variasi dalam populasi bakteri โ€” sebagian kecil kebetulan resisten karena mutasi acak (sebelum antibiotik diberikan).

Antibiotik membunuh yang tak resisten; yang resisten selamat dan berkembang biak, sehingga generasi berikut didominasi yang resisten.

Jebakan: menyangka individu beradaptasi karena usaha. Yang benar: individu tidak beradaptasi dengan usaha โ€” adaptasi terjadi pada level populasi antar generasi. Variasi acak sudah ada di populasi; lingkungan menyaring yang cocok. Yang selamat adalah yang kebetulan cocok, bukan yang โ€œberusahaโ€. Ini perbedaan mendasar dengan Lamarck.

Jebakan: menyangka evolusi selalu mengarah ke bentuk lebih kompleks atau โ€œlebih baikโ€. Yang benar: evolusi mengoptimalkan kecocokan dengan lingkungan saat itu, yang bisa berubah. Bila lingkungan sederhana, organisme bisa menjadi lebih sederhana (parasit banyak kehilangan organ). โ€œLebih baikโ€ bersifat kontekstual, bukan absolut. Bakteri yang โ€œsederhanaโ€ tetap sukses di lingkungan yang cocok.

  • Tiga pilar: variasi, hereditas, reproduksi diferensial.
  • Variasi berasal dari mutasi acak dan rekombinasi.
  • Seleksi menyaring yang cocok, frekuensi alel menguntungkan naik.
  • Contoh: ngengat industrik, resistensi antibiotik.
  • Evolusi tak bertujuan; adaptasi pada level populasi.