Langsung ke isi
Lyra
Sosiologi ยท Kelas 10 ยท Fase E ยท 7 menit baca

Sosialisasi: Konsep dan Tahapan

Setelah ini kamu bisa membedakan sosialisasi primer dan sekunder serta menyusun tahapan sosialisasi menurut Mead.

Seorang bayi lahir tanpa tahu cara makan pakai sendok, cara menyapa orang lebih tua, atau apa artinya sopan. Lima belas tahun kemudian, ia bisa berpidato, mengantri, dan menahan marah. Apa yang mengubahnya? Jawabnya: sosialisasi, proses panjang di mana masyarakat mencetak anggotanya. Coba lihat sendiri di bawah.

Baca tiap peristiwa, lalu pilah ke kolom yang tepat: sosialisasi primer atau sekunder.

Apa itu sosialisasi

Sosialisasi adalah proses di mana individu mempelajari nilai, norma, dan keterampilan agar bisa hidup dalam masyarakat. Tanpa sosialisasi, seorang anak tidak akan tahu bagaimana berbicara, bergaul, atau membedakan pantas dan tidak pantas. Sosialisasi berlangsung sepanjang hayat, tetapi paling intens pada masa kecil. Hasilnya adalah kepribadian yang sesuai dengan budaya tempan ia dibesarkan.

Sosialisasi adalah proses belajar nilai, norma, dan pola perilaku agar seseorang dapat berfungsi sebagai anggota masyarakat.

Sosialisasi primer dan sekunder

Sosialisasi primer terjadi di lingkungan keluarga pada usia dini. Di sinilah dasar kepribadian diletakkan: anak belajar berbahasa, mengenal kasih sayang, dan menyerap aturan paling dasar. Sosialisasi sekunder terjadi setelahnya, di sekolah, kelompok teman, tempat kerja, dan media. Tugasnya memperluas peran agar individu siap menghadapi masyarakat yang lebih luas. Bila primer ibuk fondasi rumah, sekunder adalah ruang-ruang yang dibangun di atasnya.

Tahapan sosialisasi Mead

George Herbert Mead membagi perkembangan diri menjadi beberapa tahap. Tahap pertama, anak meniru perilaku orang di sekitarnya tanpa memahami maknanya. Lalu tahap bermain peran: anak memerankan satu peran tertentu, misalnya menjadi dokter atau ibu. Berikutnya tahap permainan: anak mengambil banyak peran sekaligus dan mulai memahami posisi orang lain. Tahap terakhir adalah generalized other, anak memahami masyarakat luas sebagai satu sistem peran yang menyatu.

Susun sendiri urutan tahap itu.

Coba kamu latih pengenalan tiap tahap pada perilaku anak.

Bayangkan diri sebagai aktor di panggung. Mula-mula ia cuma meniru gerakan senior. Lalu ia main satu tokoh. Berikutnya ia main satu babak bersama kru. Akhirnya ia memahami naskah dan panggung secara utuh. Begitulah Mead melihat perkembangan diri anak.

Mengenali ciri sosialisasi

Tidak setiap proses belajar adalah sosialisasi. Sosialisasi melibatkan internalisasi nilai dan norma, bukan sekadar menghafal informasi. Coba kamu sorot ciri proses sosialisasi pada teks berikut.

Soal TKA Sosiologi (kerangka Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) kerap menyodorkan kasus dan menanyakan tahap sosialisasi Mead atau jenis sosialisasi (primer/sekunder). Jebakan paling sering: menyamakan tahap bermain peran dengan tahap permainan. Cara bertahan: bermain peran = satu peran; permainan = banyak peran sekaligus.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Seorang anak kelas 4 SD bermain sepak bola dan secara spontan tahu kapan harus oper bola ke teman dan kapan menjaga gawang. Tahap sosialisasi Mead apa yang sedang ia tunjukkan?

Tahap meniru adalah menyalin tanpa makna โ€” anak meniru gerakan tanpa paham. Anak kelas 4 yang oper bola dan jaga gawang jelas memahami perannya, jadi bukan tahap meniru.

Tahap bermain peran berfokus pada satu peran. Tetapi anak yang oper dan jaga gawang sekaligus mengambil banyak peran (penyerang, bertahan, kiper) dalam satu aktivitas. Itu ciri tahap permainan.

Karena ia mengkoordinasikan banyak peran sekaligus dalam permainan sepak bola, ia berada pada tahap permainan Mead, satu tingkat sebelum generalized other.

Jebakan: menyamakan tahap bermain peran dengan tahap permainan. Yang benar: bermain peran mengambil satu peran tertentu, permainan mengambil banyak peran sekaligus.

Jebakan: menganggap sosialisasi hanya terjadi di masa kecil. Yang benar: sosialisasi berlangsung sepanjang hayat, dengan sekunder memperluas peran saat individu bertemu lingkungan baru.

  • Sosialisasi adalah proses belajar nilai dan norma agar bisa hidup bermasyarakat.
  • Sosialisasi primer di keluarga menempatkan dasar; sekunder di luar memperluas peran.
  • Tahap Mead: meniru, bermain peran, permainan, generalized other.
  • Bermain peran = satu peran; permainan = banyak peran sekaligus.
  • Sosialisasi berlangsung sepanjang hayat, bukan hanya masa kanak.