Langsung ke isi
Lyra
Sejarah ยท Kelas 10 ยท Fase E ยท 7 menit baca

Persebaran Kebudayaan Batu & Logam

Setelah ini kamu bisa membedakan kebudayaan batu (kapak persegi, lonjong) dan kebudayaan logam (perunggu, dongson) serta menjelaskan jalur persebarannya.

Mengapa kapak batu yang bentuknya mirip ditemukan di Sumatra, Jawa, sampai Sulawesi? Mengapa nekara perunggu besar muncul di Bali, Sumbawa, dan Roti? Kedua jejak itu membuktikan bahwa ribuan tahun lalu, kebudayaan sudah bergerak lintas pulau mengikuti manusia. Bagaimana persebaran itu terjadi? Coba lihat sendiri di bawah.

Baca tiap temuan, lalu pilah ke kolom jenis kebudayaan yang tepat.

Apa itu kebudayaan batu dan logam

Kebudayaan batu dan logam merujuk pada tradisi pembuatan alat pada masa prasejarah. Kebudayaan batu dibagi lagi menjadi kapak persegi (tradisi neolitikum dari Asia daratan) dan kapak lonjong (tradisi kepulauan Pasifik). Kebudayaan logam, khususnya perunggu, datang lebih lambat dan membawa teknik baru seperti pengecoran, yang memungkinkan pembuatan nekara besar dan bekal kubur berbahan logam. Kedua gelombang kebudayaan ini meninggalkan jejak tersebar di seluruh Nusantara.

Kebudayaan batu dan logam adalah dua tradisi pembuatan alat prasejarah: batu (kapak persegi dan lonjong) yang lebih tua, lalu logam (perunggu, besi) yang datang kemudian dengan teknik pengecoran.

Kapak persegi dan kapak lonjong

Kapak persegi adalah alat batu berbentuk empat persegi yang halus, berasal dari tradisi neolitikum Asia daratan dan menyebar ke Nusantara dari arah barat (dari Semenanjung Malaya lewat Sumatra). Kapak lonjong berbentuk panjang menyerupai daun, berasal dari tradisi kepulauan Pasifik dan menyebar dari arah timur. Perbedaan bentuk dan arah datang ini menjadi jejak dua gelombang budaya yang berbeda.

Jalur migrasi kebudayaan

Persebaran kebudayaan mengikuti jalur migrasi manusia. Pertama, gelombang kapak persegi datang dari Asia daratan ke Sumatra, lalu ke Jawa dan Bali. Kedua, gelombang kapak lonjong datang dari arah timur, menyebar di kepulauan Pasifik sampai ke Indonesia timur. Ketiga, tradisi logam dongson masuk dari Vietnam ke Nusantara, membawa teknik pengecoran perunggu. Keempat, tradisi ini bercampur dengan kebudayaan lokal, melahirkan karya seperti nekara besar khas Indonesia.

Ciri kebudayaan logam

Kebudayaan logam menandai kemajuan teknik. Masyarakat mulai mengecor perunggu untuk membuat nekara, bekal kubur, dan perhiasan. Kamu perlu menandai ciri mana yang khas kebudayaan logam, agar tidak tertukar dengan kebudayaan batu.

Bayangkan persebaran kebudayaan seperti aliran sungai yang bercabang. Sungai kapak persegi mengalir dari barat, membawa batu berbentuk kotak. Sungai kapak lonjong mengalir dari timur, membawa batu panjang seperti daun. Sungai logam dongson mengalir dari utara, membawa cairan perunggu yang membeku jadi nekara. Ketiga sungai bertemu di Nusantara, melahirkan danau kebudayaan campuran yang khas.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Sebuah nekara perunggu besar ditemukan di Pulau Bali dengan hiasan khas. Dari tradisi manakah nekara itu berasal?

Nekara terbuat dari perunggu yang dibuat dengan teknik pengecoran. Itu ciri kebudayaan logam.

Teknik pengecoran perunggu khas di Asia Tenggara berasal dari tradisi dongson (Vietnam), yang kemudian menyebar ke Nusantara, termasuk Bali.

Jebakan: menyamakan kapak persegi dengan kapak lonjong hanya karena sama-sama dari batu. Yang benar: kapak persegi dari tradisi Asia daratan (barat), sedangkan kapak lonjong dari tradisi Pasifik (timur).

Jebakan: menganggap kebudayaan logam datang sebelum kebudayaan batu. Yang benar: kebudayaan batu lebih tua; kebudayaan logam baru muncul kemudian dengan teknik pengecoran dongson.

  • Kebudayaan batu terdiri atas tradisi kapak persegi (barat) dan lonjong (timur).
  • Kapak persegi dari Asia daratan; kapak lonjong dari kepulauan Pasifik.
  • Kebudayaan logam membawa teknik pengecoran perunggu dari dongson, Vietnam.
  • Nekara besar dan bekal kubur perunggu adalah jejak kebudayaan logam.
  • Dua gelombang kebudayaan bercampur di Nusantara, melahirkan tradisi khas.