Langsung ke isi
Lyra
Sejarah ยท Kelas 10 ยท Fase E ยท 5 menit baca

Periodisasi Sejarah

Setelah ini kamu bisa menjelaskan tiga skema periodisasi sejarah (kronologis, tematis, sintesis) dan menyusun peristiwa ke dalam linimasa.

Coba bayangkan sejarah Indonesia tanpa pembagian zaman: semua peristiwa dari dulu sampai sekarang berhamburan jadi satu. Susah dibaca, bukan? Karena itulah sejarawan membagi waktu menjadi periode-periode. Tapi pembagian seperti apa yang dipakai? Coba lihat sendiri di bawah.

Coba susun lima tonggak ini menjadi linimasa yang benar dari paling awal.

Mengapa perlu periodisasi

Periodisasi adalah pembagian sejarah menjadi periode-periode agar mudah dipelajari. Tanpa pembagian, peristiwa yang terjadi ratusan tahun tampak berhamburan. Dengan pembagian, kamu bisa melihat pola perubahan dari zaman ke zaman.

Periodisasi sejarah adalah cara membagi sejarah menjadi periode-periode tertentu agar lebih mudah dipahami dan dipelajari.

Skema kronologis

Skema kronologis membagi sejarah berdasarkan urutan waktu. Contohnya, sejarah Indonesia dibagi menjadi masa prasejarah, kerajaan, kolonial, pergerakan, kemerdekaan, dan reformasi. Skema ini menonjolkan alur waktu dan sebab-akibat antarzaman.

Skema tematis dan sintesis

Skema tematis membagi sejarah berdasarkan tema, misalnya sejarah ekonomi, sejarah politik, atau sejarah budaya. Skema sintesis menggabungkan keduanya: memakai urutan waktu sekaligus tema tertentu di dalamnya. Coba pilah ciri tiap skema berikut.

Kelebihan dan kekurangan tiap skema

Tiap skema punya kekuatan dan kelemahan. Skema kronologis mudah diikuti tetapi bisa mengaburkan tema. Skema tematis tajam pada satu tema tetapi bisa kehilangan konteks waktu. Skema sintesis menyeimbangkan keduanya, tetapi lebih rumit disusun. Pilih skema bergantung pada tujuan belajarmu. Coba bedakan ciri tiap skema lebih jauh.

Pikirkan periodisasi seperti membagi buku tebal menjadi bab-bab. Skema kronologis = membagi per bab sesuai urutan tahun; skema tematis = membagi per bab sesuai topik; skema sintesis = membagi per bab dan tiap bab punya subtema. Pembagian membuat buku jadi lebih mudah dibaca.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Sebuah buku membahas โ€œsejarah perdagangan Nusantara dari masa kerajaan hingga kolonialโ€. Skema periodisasi apakah yang dipakai?

Buku itu memakai urutan zaman (kerajaan hingga kolonial) sekaligus satu tema (perdagangan).

Karena menggabungkan urutan waktu dan tema, skema yang dipakai adalah sintesis.

Jebakan: mengira skema tematis selalu mengabaikan waktu sepenuhnya. Yang benar: skema tematis tetap bisa menyadari waktu, tetapi penekanannya pada satu tema tertentu.

Jebakan: menganggap periodisasi mengubah isi sejarah. Yang benar: periodisasi hanya cara membagi agar mudah dipelajari, bukan mengubah fakta.

  • Periodisasi adalah pembagian sejarah menjadi periode agar mudah dipelajari.
  • Skema kronologis membagi sejarah berdasarkan urutan waktu.
  • Skema tematis membagi sejarah berdasarkan tema tertentu.
  • Skema sintesis menggabungkan urutan waktu dan tema di dalamnya.
  • Pilihan skema bergantung pada tujuan belajar, bukan pada perubahan fakta.