Langsung ke isi
Lyra
Matematika ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 8 menit baca

Aturan Cosinus

Setelah ini kamu bisa memakai aturan cosinus untuk mencari sisi ketiga atau sudut segitiga sembarang, dan menjelaskan mengapa rumusnya merupakan perumuman Pythagoras.

Pythagoras bekerja sempurna untuk segitiga siku-siku: a2=b2+c2a^2 = b^2 + c^2. Tapi bagaimana bila sudut apitnya bukan 90โˆ˜90^\circ? Ternyata rumus itu hanya kehilangan satu suku tambahan โ€” sebuah koreksi โˆ’2bccosโกA-2bc\cos A yang tergantung sudut apit. Saat sudut 90โˆ˜90^\circ, cosโก90โˆ˜=0\cos 90^\circ = 0 dan suku koreksi hilang, sehingga rumus runtuh kembali menjadi Pythagoras. Coba buka-tutup sudut apit di bawah dan lihat sendiri rumus umum menyusut jadi yang sudah kamu hafal.

Seret titik sudut apit untuk membuka-tutup sudut AA dan amati sisi ketiga aa berubah panjang.

Dari Pythagoras ke rumus umum

Bila sudut apit antara sisi bb dan cc adalah sudut siku-siku, Pythagoras memberi a2=b2+c2a^2 = b^2 + c^2. Saat sudut apit bukan 90โˆ˜90^\circ, sisi ketiga aa tidak lagi memenuhi rumus itu โ€” perlu koreksi yang bergantung pada sudut apit AA. Koreksi inilah yang menjadi inti aturan cosinus.

a2=b2+c2โˆ’2bccosโกAa^2 = b^2 + c^2 - 2bc\cos A

Arti tiap simbol: aa = sisi di hadapan sudut apit AA; bb dan cc = dua sisi yang mengapit sudut AA. Suku โˆ’2bccosโกA-2bc\cos A adalah koreksi terhadap Pythagoras. Bila A=90โˆ˜A = 90^\circ, cosโกA=0\cos A = 0 dan suku koreksi hilang.

Tiga wajah rumus yang sama

Aturan cosinus bisa ditulis dalam tiga bentuk simetris, satu untuk setiap sudut. Pilih yang sesuai dengan sudut yang kamu cari atau diketahui.

BentukUntuk mencariDiketahui
a2=b2+c2โˆ’2bccosโกAa^2 = b^2 + c^2 - 2bc\cos Asisi aa atau sudut AAbb, cc, dan AA (atau aa, bb, cc)
b2=a2+c2โˆ’2accosโกBb^2 = a^2 + c^2 - 2ac\cos Bsisi bb atau sudut BBaa, cc, dan BB (atau aa, bb, cc)
c2=a2+b2โˆ’2abcosโกCc^2 = a^2 + b^2 - 2ab\cos Csisi cc atau sudut CCaa, bb, dan CC (atau aa, bb, cc)

Plot di bawah memvisualkan rumus a2a^2 sebagai fungsi sudut apit AA. Garis horizontal menandai b2+c2b^2 + c^2 (nilai Pythagoras murni). Kurva a2a^2 menempel padanya tepat di A=90โˆ˜A = 90^\circ, dan turun di bawahnya saat sudut lancip, naik di atasnya saat sudut tumpul.

Mencari sudut: rumus cosinus dibalik

Bila ketiga sisi diketahui dan kamu ingin mencari salah satu sudut, susun ulang rumusnya untuk mengisolasi cosโก\cos. Misalnya dari a2=b2+c2โˆ’2bccosโกAa^2 = b^2 + c^2 - 2bc\cos A, peroleh:

cosโกA=b2+c2โˆ’a22bc\cos A = \frac{b^2 + c^2 - a^2}{2bc}

Inilah jalan paling andal untuk kasus SSS (tiga sisi diketahui). Setelah cosโกA\cos A diperoleh, sudut AA didapat dengan fungsi invers kosinus.

Suku โˆ’2bccosโกA-2bc\cos A bekerja seperti โ€œpenyempurna Pythagorasโ€. Saat sudut apit mengecil (lancip), cosโกA\cos A positif sehingga suku koreksi negatif โ€” sisi aa lebih pendek dari ramalan Pythagoras. Saat sudut melebar (tumpul), cosโกA\cos A negatif sehingga koreksi menjadi positif โ€” sisi aa lebih panjang. Tepat di 90โˆ˜90^\circ koreksi nol, dan Pythagoras kembali berkuasa.

Mengapa memilih cosinus, bukan sinus

Aturan cosinus wajib dipakai dalam dua situasi: (1) dua sisi dan sudut apit di antaranya diketahui (SAS), dan (2) ketiga sisi diketahui (SSS). Konfigurasi SAS tidak bisa dipecahkan aturan sinus karena tidak ada pasangan sisi-sudut berhadapan. Seret segitiga di bawah untuk membayangkan dua sisi dengan sudut apit yang membentuk sisi ketiga.

Ingat pasangan: aturan sinus untuk sisi-sudut berhadapan (AAS, ASA, SSA); aturan cosinus untuk sudut apit (SAS) atau tiga sisi (SSS). Bila soal memberi dua sisi dan sudut di antara keduanya, cosinus adalah sahabatmu. Bila memberi dua sudut dan satu sisi, sinus yang menang.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Pada segitiga ABCABC, diketahui b=7b = 7, c=5c = 5, dan sudut apit A=60โˆ˜A = 60^\circ. Tentukan panjang aa.

Karena diketahui dua sisi bb, cc dan sudut apit AA, pakai a2=b2+c2โˆ’2bccosโกAa^2 = b^2 + c^2 - 2bc\cos A.

a2=72+52โˆ’2(7)(5)cosโก60โˆ˜=49+25โˆ’70ร—0,5=74โˆ’35=39a^2 = 7^2 + 5^2 - 2(7)(5)\cos 60^\circ = 49 + 25 - 70 \times 0{,}5 = 74 - 35 = 39.

a=39โ‰ˆ6,24a = \sqrt{39} \approx 6{,}24. Jadi aโ‰ˆ6,24a \approx 6{,}24 satuan panjang.

Latih kecepatan menghitung sisi dengan aturan cosinus di bawah.

Jebakan: menulis aturan cosinus dengan tanda plus di depan suku koreksi. Yang benar: a2=b2+c2โˆ’2bccosโกAa^2 = b^2 + c^2 - 2bc\cos A. Tanda minus wajib; bila plus, hasilnya meleset terutama saat sudut tumpul.

Jebakan: memakai aturan sinus untuk kasus SAS atau SSS. Yang benar: konfigurasi SAS (dua sisi, sudut apit) dan SSS (tiga sisi) membutuhkan aturan cosinus. Aturan sinus hanya untuk konfigurasi dengan pasangan sisi-sudut berhadapan (AAS, ASA, SSA).

Jebakan: lupa mengkuadratkan sisi atau lupa mengakarkan di akhir. Yang benar: rumus bicara tentang a2a^2, jadi setelah menghitung nilai kanan, ambil akar untuk mendapatkan aa. Membandingkan langsung aa dengan b2+c2โˆ’2bccosโกAb^2 + c^2 - 2bc\cos A adalah kesalahan dimensi.

  • a2=b2+c2โˆ’2bccosโกAa^2 = b^2 + c^2 - 2bc\cos A (dan bentuk simetris untuk bb, cc).
  • Runtuh menjadi Pythagoras saat sudut apit A=90โˆ˜A = 90^\circ.
  • Untuk kasus SSS, balik rumus: cosโกA=b2+c2โˆ’a22bc\cos A = \dfrac{b^2 + c^2 - a^2}{2bc}.
  • Pakai cosinus untuk SAS (dua sisi, sudut apit) dan SSS (tiga sisi).
  • Tanda minus di suku koreksi wajib; jangan tertukar plus.