Langsung ke isi
Lyra
Matematika · Kelas 11–12 · Fase F · 8 menit baca UTBKTKA

Mencerminkan & Meregangkan Grafik Fungsi

Setelah ini kamu bisa menjelaskan efek −f(x)-f(x), f(−x)f(-x), a⋅f(x)a \cdot f(x), dan f(bx)f(bx) pada bentuk grafik fungsi.

Bayangkan grafik fungsi sebagai karet yang bisa kamu paksa: balik ke bawah, balik ke samping, regangkan ke atas, atau tekan menyamping. Empat operasi kecil — satu tanda minus di luar, satu tanda minus di dalam, satu pengali di luar, satu pengali di dalam — melakukan persis hal itu. Coba lihat sendiri di bawah.

Coba geser slider aa dan amati kurva meregang tegak lalu memantul ke bawah saat aa melintasi nol.

Refleksi vertikal: −f(x)-f(x)

Tempel tanda minus di luar fungsi, y=−f(x)y = -f(x), dan seluruh grafik terpantul terhadap sumbu-xx. Apa yang tadinya di atas turun ke bawah; apa yang di bawah naik ke atas. Bentuknya sama persis, hanya posisinya yang terbalik secara tegak.

Pada parabola y=x2y = x^2 yang terbuka ke atas, memberi tanda minus mengubahnya menjadi y=−x2y = -x^2 yang terbuka ke bawah — puncaknya berpindah dari paling bawah ke paling atas. Inilah refleksi vertikal paling sederhana.

Refleksi vertikal y=−f(x)y = -f(x) memantulkan grafik terhadap sumbu-xx: setiap titik (x,y)(x, y) berubah menjadi (x,−y)(x, -y).

Geser slider rr dari 11 ke −1-1 di bawah dan saksikan parabola membalik arah pembukaannya saat melintasi garis datar.

Refleksi horizontal: f(−x)f(-x)

Sekarang tempel tanda minus di dalam fungsi, y=f(−x)y = f(-x). Efeknya mengejutkan: grafik terpantul terhadap sumbu-yy. Apa yang di kiri pindah ke kanan, dan sebaliknya. Untuk fungsi simetris seperti x2x^2, pantulannya berimpit dengan aslinya (karena (−x)2=x2(-x)^2 = x^2). Tapi untuk fungsi tak simetris seperti x3x^3, pantulannya benar-benar berbeda.

Pikirkan f(−x)f(-x) seperti membaca cermin: kamu mengganti masukan xx dengan lawannya −x-x, sehingga seluruh gambar terbalik secara horizontal. Fungsi genap (simetris sumbu-yy) tidak berubah; fungsi ganjil (simetris titik asal) justru berbalik tanda.

Pada plot di bawah, dua kubik x3x^3 (aksen1) dan (−x)3=−x3(-x)^3 = -x^3 (aksen2) saling memantul terhadap sumbu-yy — fungsi ganjil, jadi pantulannya tepat negatif dari aslinya.

Dilatasi vertikal: a⋅f(x)a \cdot f(x)

Mengalikan seluruh fungsi dengan sebuah konstanta aa, y=a⋅f(x)y = a \cdot f(x), meregangkan atau mengepitkan grafik secara vertikal. Kalau ∣a∣>1|a| > 1, kurva meregang tegak — puncak menjauhi sumbu-xx. Kalau 0<∣a∣<10 < |a| < 1, kurva mengepit — puncak mendekati sumbu-xx. Kalau aa negatif, sekalian meregang dan memantul vertikal.

y=a⋅f(x)y = a \cdot f(x)

Arti tiap simbol: aa = faktor skala vertikal (∣a∣>1|a|>1 regang, 0<∣a∣<10<|a|<1 kepit, a<0a<0 regang+balik), ff = fungsi dasar, xx = variabel bebas.

Kamu sudah mencoba ini pada widget utama: slider aa meregangkan parabola tegak saat ∣a∣|a| membesar. Inti dilatasi vertikal: tinggi tiap titik dikalikan aa, tetapi posisi mendatarnya tidak berubah.

Dilatasi horizontal: f(bx)f(bx)

Yang paling menjebak adalah saat pengali berada di dalam fungsi, y=f(bx)y = f(bx). Sekarang grafik diregang atau dikepit secara horizontal — dan seperti halnya translasi horizontal, arahnya terasa terbalik. Kalau ∣b∣>1|b| > 1, kurva mengepit menyamping (terlihat makin sempit); kalau 0<∣b∣<10 < |b| < 1, kurva meregang menyamping (terlihat makin lebar).

BentukEfek vertikalEfek horizontal
−f(x)-f(x)Pantul terhadap sumbu-xxTak berubah
f(−x)f(-x)Tak berubahPantul terhadap sumbu-yy
a⋅f(x)a \cdot f(x), $a>1$
f(bx)f(bx), $b>1$

Geser slider bb di bawah dan perhatikan parabola mengepit dan meregang menyamping — puncaknya tetap di tempat, tapi lebarnya berubah.

Soal UTBK Pengetahuan Kuantitatif dan TKA sering menampilkan grafik hasil transformasi lalu menanyakan nilai aa atau bb. Triknya: bandingkan titik istimewa grafik hasil dengan grafik dasar. Kalau tinggi titiknya berlipat, itu aa; kalau posisi mendatarnya terjepit, itu bb. Kerangka TKA (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) memasukkan transformasi fungsi sebagai cakupan resmi untuk jalur Matematika Tingkat Lanjut.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Parabola y=x2y = x^2 ditransformasi menjadi y=−2x2y = -2x^2. Jelaskan urutan dua transformasi yang terjadi, lalu tentukan koordinat titik hasil untuk x=3x = 3.

Bentuk −2x2-2x^2 bisa dibaca sebagai −2⋅(x2)-2 \cdot (x^2), yaitu dua transformasi sekaligus: faktor skala vertikal a=2a = 2 (regang tegak dua kali) dan refleksi vertikal karena tanda minus di luar.

Karena pengali −2-2 menempel di luar, kedua efek bekerja pada arah vertikal sekaligus: tiap nilai f(x)f(x) dikalikan −2-2. Hasilnya parabola meregang dua kali lipat tegak sekaligus terbuka ke bawah.

Substitusi x=3x = 3: y=−2(3)2=−2⋅9=−18y = -2(3)^2 = -2 \cdot 9 = -18. Jadi titik hasilnya (3,−18)(3, -18). Bandingkan dengan titik dasar (3,9)(3, 9) — tingginya dua kali lipat dan tandanya berlawanan.

Latih kecepatan membaca koefisien transformasi dari kurva hasil dengan angka acak di bawah.

Jebakan: melihat f(bx)f(bx) dengan b>1b > 1 lalu menyimpulkan grafik meregang menyamping. Yang benar: pengali di dalam bekerja terbalik — ∣b∣>1|b| > 1 justru mengepit grafik menyamping, dan 0<∣b∣<10 < |b| < 1 yang meregang.

Jebakan: tertukar antara refleksi −f(x)-f(x) dan f(−x)f(-x). Yang benar: minus di luar (−f(x)-f(x)) memantul terhadap sumbu-xx (vertikal); minus di dalam (f(−x)f(-x)) memantul terhadap sumbu-yy (horizontal).

  • −f(x)-f(x) memantulkan grafik terhadap sumbu-xx (refleksi vertikal).
  • f(−x)f(-x) memantulkan grafik terhadap sumbu-yy (refleksi horizontal).
  • a⋅f(x)a \cdot f(x) meregang tegak saat ∣a∣>1|a| > 1, mengepit saat 0<∣a∣<10 < |a| < 1.
  • f(bx)f(bx) mengepit menyamping saat ∣b∣>1|b| > 1, meregang saat 0<∣b∣<10 < |b| < 1.
  • Tanda minus di luar vs di dalam menentukan arah refleksi: sumbu-xx vs sumbu-yy.