Langsung ke isi
Lyra
Matematika ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 8 menit baca

Operasi Bilangan Kompleks

Setelah ini kamu bisa menjumlahkan, mengurangkan, mengalikan, dan mengonjugatkan bilangan kompleks a+bia + bi, serta menjelaskan arti geometrisnya di bidang Argand.

Bayangkan dua bilangan kompleks sebagai dua panah yang berawal dari pusat. Ketika kamu menjumlahkannya, panah hasilnya bukan dihasilkan dengan menumpuk ujung ke pangkal secara acak โ€” melainkan membentuk sisi miring sebuah jajargenjang yang rapi. Dan ketika kamu mengalikan dengan ii, sesuatu yang mengejutkan terjadi: panah itu berputar tepat 90โˆ˜90^\circ. Operasi aljabar dan geometri ternyata berbicara bahasa yang sama. Seret dua titik di bawah, dan saksikan jajargenjang itu hidup.

Coba seret ujung kedua vektor, lalu perhatikan resultan penjumlahannya membentuk diagonal jajargenjang.

Penjumlahan dan pengurangan: komponen per komponen

Operasi paling sederhana pada bilangan kompleks adalah penjumlahan, dan aturannya sangat wajar: bagian real dijumlah dengan bagian real, bagian imajiner dijumlah dengan bagian imajiner.

(a+bi)+(c+di)=(a+c)+(b+d)i(a + bi) + (c + di) = (a + c) + (b + d)i

Arti tiap simbol: a,ca, c bagian real; b,db, d bagian imajiner; hasil jumlah punya bagian real a+ca+c dan bagian imajiner b+db+d.

Pengurangan bekerja serupa, tinggal mengubah tanda: (a+bi)โˆ’(c+di)=(aโˆ’c)+(bโˆ’d)i(a+bi) - (c+di) = (a-c) + (b-d)i. Geometrisnya, penjumlahan menggabungkan dua panah menjadi satu resultan โ€” itulah diagonal jajargenjang yang kamu lihat di widget utama. Seret kedua titik pada bidang di bawah, dan amati bagaimana resultan berubah saat komponen aa, bb, cc, dd berubah.

Perkalian: perluas seperti suku dua

Perkalian dua bilangan kompleks dikerjakan dengan distribusi, persis seperti mengalikan dua suku dua. Sebab i2=โˆ’1i^2 = -1, suku iร—ii \times i berubah menjadi โˆ’1-1.

(a+bi)(c+di)=(acโˆ’bd)+(ad+bc)i(a + bi)(c + di) = (ac - bd) + (ad + bc)i

Arti tiap simbol: acac dari realร—real; โˆ’bd-bd dari iร—i=โˆ’1i \times i = -1; adad dan bcbc dari silang realร—imajiner.

Contoh: (2+3i)(1+4i)=2โ‹…1+2โ‹…4i+3iโ‹…1+3iโ‹…4i=2+8i+3i+12i2=2+11iโˆ’12=โˆ’10+11i(2 + 3i)(1 + 4i) = 2\cdot1 + 2\cdot4i + 3i\cdot1 + 3i\cdot4i = 2 + 8i + 3i + 12i^2 = 2 + 11i - 12 = -10 + 11i. Triknya: kumpulkan suku real dan suku imajiner terpisah, lalu ganti i2i^2 dengan โˆ’1-1 di akhir.

Konjugat: bayangan cermin

Setiap bilangan kompleks z=a+biz = a + bi punya pasangan bernama konjugat, dilambangkan zโ€พ\overline{z}, yang diperoleh dengan mengubah tanda bagian imajiner.

Konjugat dari z=a+biz = a + bi adalah zโ€พ=aโˆ’bi\overline{z} = a - bi. Di bidang Argand, konjugat adalah bayangan cermin zz terhadap sumbu real.

Konjugat berguna untuk menyederhanakan pecahan kompleks dan menghitung modulus. Perhatikan bahwa zโ‹…zโ€พ=(a+bi)(aโˆ’bi)=a2+b2z \cdot \overline{z} = (a+bi)(a-bi) = a^2 + b^2 โ€” selalu bilangan real positif. Inilah mengapa โˆฃzโˆฃ=zzโ€พ=a2+b2|z| = \sqrt{z\overline{z}} = \sqrt{a^2+b^2}. Geser titik di bawah dan amati bayangan konjugatnya tercermin otomatis melintasi sumbu real.

Mengalikan dengan i: rotasi 90 derajat

Inilah sifat paling indah dari bilangan kompleks. Kalikan sembarang z=a+biz = a + bi dengan ii:

iโ‹…(a+bi)=ai+bi2=โˆ’b+aii \cdot (a + bi) = ai + bi^2 = -b + ai

Hasilnya โˆ’b+ai-b + ai โ€” bagian real dan imajiner bertukar tempat dengan sedikit perubahan tanda. Secara geometris, panah yang tadinya menunjuk ke (a,b)(a, b) sekarang menunjuk ke (โˆ’b,a)(-b, a): tepat berputar 90โˆ˜90^\circ berlawanan arah jarum jam. Jadi mengalikan dengan ii sama dengan memutar 90โˆ˜90^\circ. Mengalikan dengan i2=โˆ’1i^2 = -1 berarti memutar 180โˆ˜180^\circ (membalik arah).

Meskipun bilangan kompleks belum masuk kisi resmi TKA Matematika Tingkat Lanjut (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025), operasinya muncul kembali saat membahas akar kompleks polinomial dan getaran periodik (fasor). Trik yang berguna: untuk pembagian a+bic+di\frac{a+bi}{c+di}, kalikan pembilang dan penyebut dengan c+diโ€พ=cโˆ’di\overline{c+di} = c - di agar penyebut menjadi c2+d2c^2 + d^2 (bilangan real).

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Hitung (2+3i)+(4โˆ’i)(2 + 3i) + (4 - i) dan (2+3i)(4โˆ’i)(2 + 3i)(4 - i), lalu tentukan konjugat hasil kali keduanya.

Bagian real: 2+4=62 + 4 = 6. Bagian imajiner: 3+(โˆ’1)=23 + (-1) = 2. Maka (2+3i)+(4โˆ’i)=6+2i(2+3i) + (4-i) = 6 + 2i.

(2+3i)(4โˆ’i)=8โˆ’2i+12iโˆ’3i2=8+10iโˆ’3(โˆ’1)=8+10i+3=11+10i(2+3i)(4-i) = 8 - 2i + 12i - 3i^2 = 8 + 10i - 3(-1) = 8 + 10i + 3 = 11 + 10i.

Konjugat dari 11+10i11 + 10i adalah 11โˆ’10i11 - 10i โ€” cukup balikkan tanda bagian imajiner.

Latih kecepatan operasi dengan angka acak di bawah โ€” kerjakan di kertas, lalu tekan tombol untuk memeriksa.

Jebakan: saat mengalikan (a+bi)(c+di)(a+bi)(c+di), melupakan bahwa iร—i=โˆ’1i \times i = -1 sehingga menulis suku bdbd sebagai positif. Yang benar: i2=โˆ’1i^2 = -1, jadi suku silang bdโ‹…i2bd \cdot i^2 menjadi โˆ’bd-bd โ€” bagian real hasil kali adalah acโˆ’bdac - bd, bukan ac+bdac + bd.

Jebakan: mengira konjugat dari a+bia + bi adalah โˆ’a+bi-a + bi (membalik bagian real). Yang benar: konjugat membalik tanda bagian imajiner saja, yaitu aโˆ’bia - bi. Konjugat adalah bayangan cermin terhadap sumbu real, bukan terhadap sumbu imajiner.

Jebakan: menyamakan perkalian dengan ii dengan perkalian dengan โˆ’1-1. Yang benar: mengalikan dengan ii memutar 90โˆ˜90^\circ (perempat putaran), sedangkan mengalikan dengan โˆ’1=i2-1 = i^2 memutar 180โˆ˜180^\circ (setengah putaran). Keduanya berbeda jauh.

  • Penjumlahan/pengurangan kompleks dilakukan komponen per komponen: (a+bi)ยฑ(c+di)=(aยฑc)+(bยฑd)i(a+bi) \pm (c+di) = (a\pm c) + (b\pm d)i.
  • Perkalian: (a+bi)(c+di)=(acโˆ’bd)+(ad+bc)i(a+bi)(c+di) = (ac-bd) + (ad+bc)i; ingat i2=โˆ’1i^2 = -1.
  • Konjugat a+biโ€พ=aโˆ’bi\overline{a+bi} = a - bi adalah bayangan cermin terhadap sumbu real.
  • zโ‹…zโ€พ=a2+b2z \cdot \overline{z} = a^2 + b^2 selalu real positif; akarnya adalah โˆฃzโˆฃ2|z|^2.
  • Mengalikan dengan ii berarti memutar 90โˆ˜90^\circ berlawanan jarum jam.