Langsung ke isi
Lyra
Matematika · Kelas 11–12 · Fase F · 8 menit baca

Bidang Argand: Modulus & Argumen

Setelah ini kamu bisa merepresentasikan bilangan kompleks z=a+biz = a + bi secara geometris di bidang Argand dengan modulus ∣z∣|z| sebagai jarak ke pusat dan argumen sebagai sudut dari sumbu real positif.

Sebuah bilangan kompleks z=3+4iz = 3 + 4i kelihatan seperti dua angka terpisah, tapi sebenarnya ia adalah satu titik di sebuah bidang — sebuah denah dua dimensi tempat sumbu mendatar menyimpan bagian real dan sumbu tegak menyimpan bagian imajiner. Dan seperti titik apa pun di denah, ia punya dua cara dijelaskan: lewat koordinat (3, 4), atau lewat jarak dan arah dari pusat. Coba seret titik z di bawah, dan lihat kedua cara itu bercerita tentang titik yang sama.

Seret titik z (titik C) di bidang Argand, lalu perhatikan bagaimana modulus dan argumennya berubah mengikuti posisi.

Dua sumbu bidang Argand

Sebuah bilangan kompleks z=a+biz = a + bi punya dua komponen: bagian real aa dan bagian imajiner bb. Bidang Argand adalah denah dua dimensi yang menempatkan aa pada sumbu mendatar (sumbu real) dan bb pada sumbu tegak (sumbu imajiner). Dengan begitu, setiap bilangan kompleks adalah satu titik (a,b)(a, b) di bidang itu — persis seperti koordinat Kartesius, hanya labelnya yang berubah.

Bidang Argand adalah bidang koordinat yang sumbu mendatarnya menyimpan bagian real dan sumbu tegaknya menyimpan bagian imajiner. Bilangan kompleks z=a+biz = a + bi direpresentasikan sebagai titik (a,b)(a, b) atau sebagai vektor dari pusat OO ke titik itu.

Pada bangun di atas, titik zz adalah titik sudut ketiga dari segitiga siku-siku. Sisi mendatar (dari OO ke PP) menyimpan panjang aa — bagian real; sisi tegak (dari PP ke zz) menyimpan panjang bb — bagian imajiner. Dua angka aljabar a+bia + bi berubah menjadi sebuah titik yang bisa kamu lihat dan seret.

Modulus: jarak ke pusat

Karena z=a+biz = a + bi adalah sebuah titik (a,b)(a, b), ia punya jarak ke pusat OO. Jarak ini disebut modulus ∣z∣|z|, dan dihitung dengan Teorema Pythagoras dari segitiga siku-siku yang dibentuk komponen aa dan bb.

∣z∣=a2+b2|z| = \sqrt{a^2 + b^2}

Arti tiap simbol: aa = bagian real (sisi mendatar), bb = bagian imajiner (sisi tegak), ∣z∣|z| = modulus = jarak titik zz ke pusat OO (sisi miring segitiga).

Pada bangun di bawah, sisi miring dari OO ke zz justru modulusnya. Seret titik zz: saat kamu menjauhkannya dari pusat, modulus membesar; saat mendekat, ia mengecil. Modulus selalu tak negatif — ia adalah panjang, bukan bertanda.

Argumen: sudut dari sumbu real positif

Selain jarak, titik zz juga punya arah — sudut yang dibentuk vektor Oz→\overrightarrow{Oz} dengan sumbu real positif, diukur berlawanan jarum jam. Sudut ini disebut argumen arg⁡(z)\arg(z). Dengan modulus dan argumen, zz bisa ditulis dalam bentuk kutub: z=∣z∣⋅(cos⁡θ+isin⁡θ)z = |z| \cdot (\cos \theta + i \sin \theta), di mana θ=arg⁡(z)\theta = \arg(z).

tan⁡(arg⁡z)=ba,z=∣z∣(cos⁡θ+isin⁡θ)\tan(\arg z) = \frac{b}{a}, \quad z = |z|(\cos \theta + i \sin \theta)

Arti tiap simbol: θ=arg⁡(z)\theta = \arg(z) = sudut dari sumbu real positif ke vektor Oz→\overrightarrow{Oz} (berlawanan jarum jam); b/ab/a = kebalikan dari rasio trigonometri tangen; bentuk kutub menulis zz lewat ∣z∣|z| dan θ\theta alih-alih aa dan bb.

Pada bangun di bawah, sudut acuan (di titik OO) justru argumennya. Seret titik zz mengitari pusat: sudutnya berubah mengikuti arah. Saat zz berada di sumbu real positif, argumen 0∘0^\circ; di sumbu imajiner positif, 90∘90^\circ; di sumbu real negatif, 180∘180^\circ.

Dua cara menjelaskan titik zz = dua cara menulis bilangan kompleks yang sama. Bentuk Kartesius a+bia + bi menjawab “berapa ke kanan, berapa ke atas?”. Bentuk kutub ∣z∣(cos⁡θ+isin⁡θ)|z|(\cos \theta + i\sin\theta) menjawab “seberapa jauh, ke arah mana?”. Keduanya hanya dua koordinat berbeda untuk satu titik yang sama.

Bentuk kutub: tantangan tempatkan z

Sekarang balik permainan: diberikan modulus dan argumen, dapatkah kamu memperkirakan di mana zz berada? Tantangan seperti ∣z∣=2,arg⁡(z)=120∘|z| = 2, \arg(z) = 120^\circ berarti z berjarak 2 dari pusat dan membentuk sudut 120∘120^\circ dari sumbu real positif. Pada bangun di bawah, tiap preset adalah titik zz dalam bentuk kutub — bandingkan posisinya dengan modulus dan argumen yang tertulis pada label preset.

Walaupun bilangan kompleks tidak masuk kisi pilot TKA/UTBK saat ini, modulus dan argumen adalah pondasi untuk deret Fourier, fasor listrik, dan sinyal — topik yang sering muncul di mata kuliah teknik. Triknya: gambar zz sebagai segitiga siku-siku, lalu modulus = sisi miring dan argumen = sudut di pusat. CP Fase F Matematika (Kep. BSKAP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026) memasukkan bilangan kompleks pada elemen Bilangan.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Diketahui z=−2+2iz = -2 + 2i. Tentukan modulus ∣z∣|z|, argumen arg⁡(z)\arg(z), lalu tuliskan zz dalam bentuk kutub.

Bagian real a=−2a = -2 (ke kiri), bagian imajiner b=2b = 2 (ke atas). Titik zz berada di kuadran II. Sisi mendatar panjang ∣a∣=2|a| = 2, sisi tegak panjang b=2b = 2 — segitiga siku-siku sama kaki.

∣z∣=a2+b2=(−2)2+22=4+4=8=22≈2,83|z| = \sqrt{a^2 + b^2} = \sqrt{(-2)^2 + 2^2} = \sqrt{4 + 4} = \sqrt{8} = 2\sqrt{2} \approx 2{,}83.

Sudut acuan terhadap sumbu real negatif: tan⁡α=2/2=1⇒α=45∘\tan \alpha = 2/2 = 1 \Rightarrow \alpha = 45^\circ. Karena di kuadran II, arg⁡(z)=180∘−45∘=135∘\arg(z) = 180^\circ - 45^\circ = 135^\circ. Maka z=22(cos⁡135∘+isin⁡135∘)z = 2\sqrt{2}(\cos 135^\circ + i \sin 135^\circ).

Latih kecepatan menghitung modulus dari z=a+biz = a + bi dengan angka acak di bawah.

Jebakan: mengira argumen sama dengan tan⁡−1(b/a)\tan^{-1}(b/a) mentah-mentahan tanpa memeriksa kuadran. Yang benar: hitung sudut acuan α=tan⁡−1(∣b/a∣)\alpha = \tan^{-1}(|b/a|), lalu sesuaikan dengan kuadran — kuadran II: 180∘−α180^\circ - \alpha; kuadran III: 180∘+α180^\circ + \alpha; kuadran IV: 360∘−α360^\circ - \alpha. Tanda aa dan bb menentukan kuadran.

Jebakan: menulis modulus ∣z∣=a+b|z| = a + b (menjumlahkan komponen). Yang benar: ∣z∣=a2+b2|z| = \sqrt{a^2 + b^2} — sisi miring segitiga siku-siku, bukan jumlah sisi siku-siku.

  • Bidang Argand: sumbu mendatar = bagian real, sumbu tegak = bagian imajiner; z=a+biz = a + bi jadi titik (a,b)(a, b).
  • Modulus ∣z∣=a2+b2|z| = \sqrt{a^2 + b^2} = jarak titik zz ke pusat (sisi miring segitiga).
  • Argumen arg⁡(z)\arg(z) = sudut dari sumbu real positif ke vektor Oz→\overrightarrow{Oz}; periksa kuadran.
  • Bentuk kutub z=∣z∣(cos⁡θ+isin⁡θ)z = |z|(\cos \theta + i\sin\theta) = cara kedua menulis titik yang sama.
  • Tantangan “tempatkan zz”: modulus = seberapa jauh, argumen = ke arah mana.