Langsung ke isi
Lyra
Kimia ยท Kelas 10 ยท Fase E ยท 8 menit baca

Perjalanan ke Tabel Periodik Modern

Setelah ini kamu bisa menjelaskan tahap klasifikasi unsur dari Dobereiner, Newlands, Mendeleev, hingga Moseley beserta dasar pengelompokannya.

Pada awal abad ke-19, kimiawan hanya mengenal sekitar 30 unsur dan bingung mencari pola di antaranya. Saat jumlahnya membengkak ke puluhan, mereka berlomba menyusun โ€œlemari unsurโ€ agar mudah dipelajari. Bagaimana sebuah tabel kosong yang meramalkan unsur belum ditemukan akhirnya menjadi tabel periodik yang kamu kenal? Coba susun sendiri jalannya di bawah.

Urutkan tokoh klasifikasi unsur sesuai masa karyanya, lalu tekan Periksa.

Mengapa unsur perlu diklasifikasikan

Seiring banyak unsur ditemukan, menghafal sifatnya satu per satu menjadi tidak mungkin. Klasifikasi membantu kamu melihat pola: unsur-unsur dengan sifat mirip diletakkan berdekatan sehingga kamu tinggal mempelajari satu โ€œperwakilanโ€ untuk meramalkan yang lain. Inilah inti tabel periodik โ€” sebuah peta yang membuat puluhan unsur jadi mudah dibaca.

Triade Dobereiner dan oktaf Newlands

Pada 1817, Johann Wolfgang Dobereiner mengelompokkan unsur menjadi triade: kelompok tiga unsur dengan sifat mirip, massa atom unsur tengah kira-kira rata-rata dua unsur lainnya. Contoh triade litium-natrium-kalium. Triade berhasil untuk beberapa unsur tetapi tidak mencakup semua unsur yang dikenal saat itu.

Triade Dobereiner adalah kelompok tiga unsur serupa yang massa atom unsur tengahnya mendekati rata-rata massa dua unsur lainnya.

Pada 1865, John Newlands menyusun unsur berdasarkan kenaikan massa atom dan menemukan bahwa sifat berulang setiap unsur kedelapan โ€” seperti nada oktaf pada musik. Ia menyebutnya hukum oktaf. Ide itu ditertawakan rekan sejamannya karena dianggap memaksakan pola musik ke kimia, padahal Newlands sebenarnya sudah menyentuh ide periodisitas.

Pahami ciri tiap usaha awal ini.

Mendeleev dan ramalannya

Pada 1869, Dmitri Mendeleev menyusun unsur dalam tabel berdasarkan kenaikan massa atom, sekaligus mengelompokkan unsur bersifat mirip ke satu kolom (golongan). Kuncinya: ia berani meninggalkan tempat kosong untuk unsur yang belum ditemukan, bahkan meramalkan sifatnya. Saat galium (eks-aluminium) dan germanium (eka-silikon) ditemukan dengan sifat sesuai ramalan, tabel Mendeleev diterima luas.

Namun tabel Mendeleev punya kelemahan: beberapa unsur harus ditukar urutannya agar masuk golongan yang tepat, sehingga tidak lagi menaik massa atom. Anomali ini menggelitik para kimiawan sampai awal abad ke-20.

Pasangkan ramalan Mendeleev dengan unsur nyata yang membuktikannya.

Moseley dan tabel periodik modern

Pada 1913, Henry Moseley mengukur panjang gelombang sinar-X yang dipancarkan unsur dan menemukan bahwa sifat periodik lebih konsisten bila unsur disusun berdasarkan nomor atom (jumlah proton), bukan massa atom. Dengan dasar nomor atom, anomali urutan massa atom hilang: argon (Ar, nomor atom 18) memang sebelum kalium (K, 19) meskipun massanya sedikit lebih besar. Inilah dasar tabel periodik modern yang kamu pakai sekarang.

Bayangkan menyusun buku perpustakaan berdasarkan tebal halaman. Beberapa buku tebalnya aneh sehingga urutannya kacau. Ketika kamu beralih ke nomor ISBN, urutannya menjadi rapi dan masuk akal. Itulah yang dilakukan Moseley: mengganti โ€œmassa atomโ€ dengan โ€œnomor atomโ€ sebagai kunci urutan.

Bagikan keunggulan tabel Moseley.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Mendeleev menempatkan telurium (Te, massa atom 128) sebelum iodin (I, massa atom 127) meski massanya lebih besar. Mengapa pertukaran itu dibenarkan oleh tabel Moseley?

Telurium bermassa 128 tetapi sifatnya mirip oksigen (golongan VIA). Iodin bermassa 127 tetapi sifatnya mirip fluor (golongan VIIA). Mendeleev menempatkannya sesuai golongan, bukan massa.

Nomor atom Te = 52, nomor atom I = 53. Karena 52 < 53, urutan Te lalu I sudah benar menurut nomor atom.

Pertukaran Mendeleev dibenarkan Moseley: dasar pengurutan yang benar adalah nomor atom, bukan massa atom. Massa yang tampak โ€œterbalikโ€ hanyalah kebetulan isotop.

Jebakan: mengira tabel periodik modern disusun berdasarkan massa atom karena Mendeleev memakainya. Yang benar: Mendeleev memakai massa atom, tetapi Moseley menggantinya dengan nomor atom โ€” itulah dasar tabel modern.

Jebakan: menyebut hukum oktaf sebagai temuan Mendeleev. Yang benar: hukum oktaf adalah kontribusi Newlands (1865); Mendeleev (1869) memperluasnya menjadi tabel dengan ramalan unsur baru.

  • Klasifikasi unsur membantu melihat pola: unsur bersifat mirip diletakkan berdekatan.
  • Triade Dobereiner: tiga unsur serupa, massa unsur tengah rata-rata dua lainnya.
  • Hukum oktaf Newlands: sifat berulang setiap unsur kedelapan.
  • Mendeleev: tabel menurut massa atom, menyisakan tempat kosong untuk meramal unsur baru.
  • Moseley: tabel modern berdasarkan kenaikan nomor atom, memecahkan anomali massa.