Langsung ke isi
Lyra
Kimia · Kelas 10 · Fase E · 7 menit baca

Rumus Empiris & Rumus Molekul

Setelah ini kamu bisa menentukan rumus empiris dari komposisi persen dan rumus molekul dari massa molar.

Bayangkan dua gula berbeda: glukosa dan fruktosa. Keduanya tersusun dari karbon, hidrogen, dan oksigen dengan rasio atom yang persis sama. Bagaimana kimiawan tahu dua zat “berbeda” sebenarnya punya resep dasar yang sama? Lewat rumus empiris — resep paling sederhana yang menyatakan rasio atom dalam senyawa. Lalu rumus molekul menunjukkan resep sebenarnya. Coba pilah ciri keduanya di bawah.

Seret tiap ciri ke kelompok yang benar (Rumus Empiris atau Rumus Molekul), lalu tekan Periksa.

Dua jenis rumus

Rumus empiris adalah rumus paling sederhana yang menyatakan rasio atom dalam senyawa, dengan angka bulat terkecil. Rumus molekul menyatakan jumlah atom sebenarnya dalam satu molekul — bisa sama dengan empiris atau kelipatannya. Sebagai contoh, glukosa C₆H₁₂O₆ punya rumus molekul C₆H₁₂O₆ dan rumus empiris CH₂O (semua dibagi 6).

Rumus empiris adalah rumus dengan rasio atom paling sederhana (bilangan bulat terkecil). Rumus molekul adalah rumus dengan jumlah atom sebenarnya; bisa sama dengan atau merupakan kelipatan rumus empiris.

Pasangkan rumus molekul dengan rumus empirisnya.

Langkah menyusun rumus empiris

Untuk menemukan rumus empiris dari komposisi persen, ikuti empat langkah: (1) anggap sampel 100 gram, sehingga persen langsung jadi gram; (2) ubah gram tiap unsur menjadi mol dengan membagi Ar-nya; (3) bagi semua mol dengan mol terkecil untuk dapat rasio; (4) bila rasio masih pecahan dekat (mis. 1,5), kalikan semua dengan faktor (2, 3) untuk bulatkan.

mol unsur=massa unsur (g)Ar unsur (g/mol)\text{mol unsur} = \frac{\text{massa unsur (g)}}{\text{Ar unsur (g/mol)}} Arti tiap simbol: massa unsur berasal dari komposisi persen; Ar dari tabel periodik.

Pilah langkah mana yang dilakukan lebih dulu.

Dari empiris ke molekul

Bila kamu sudah tahu rumus empiris dan massa molar zat, rumus molekul dicari lewat perbandingan: hitung n = massa molar / massa rumus empiris, lalu kalikan tiap subskrip rumus empiris dengan n. Misal empiris CH₂O (massa 30) dengan massa molar 180 → n = 180/30 = 6 → molekul = C₆H₁₂O₆.

Hitung sendiri rasio mol dari massa.

Bayangkan rumus empiris sebagai resep “ringkas” — “1 cangkir tepung, 2 cangkir gula”. Rumus molekul adalah “resep sebenarnya” yang mungkin lebih besar: “2 cangkir tepung, 4 cangkir gula” (CH₂O vs C₂H₄O₂). Resep ringkas memberi rasio, resep sebenarnya memberi takaran pasti. Massa molar membantu membedakan keduanya.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Sebuah senyawa mengandung 40% C, 6,7% H, dan 53,3% O. Massa molar senyawa 60 g/mol. Tentukan rumus empiris dan molekulnya. (Ar C=12, H=1, O=16)

Massa: C = 40 g, H = 6,7 g, O = 53,3 g. Mol: C = 40/12 = 3,33; H = 6,7/1 = 6,7; O = 53,3/16 = 3,33.

Mol terkecil = 3,33. Rasio: C = 3,33/3,33 = 1; H = 6,7/3,33 ≈ 2; O = 3,33/3,33 = 1. Rumus empiris = CH₂O (massa 30).

n=M/Mr empiris=60/30=2n = M/M_r\text{ empiris} = 60/30 = 2. Rumus molekul = (CH₂O)₂ = C₂H₄O₂.

Jebakan: membulatkan rasio mol yang masih jauh dari bilangan bulat. Yang benar: rasio seperti 1,33 atau 1,5 perlu dikalikan faktor (masing-masing 3 dan 2). Tetapi rasio seperti 1,02 atau 2,98 memang bisa langsung dibulatkan — gunakan nalar, bukan asal bulatkan.

Jebakan: menyamakan rumus empiris dengan rumus molekul. Yang benar: rumus empiris memberi rasio paling sederhana; rumus molekul memberi jumlah atom sebenarnya. Keduanya hanya sama bila perbandingan sudah paling sederhana, mis. H₂O.

  • Rumus empiris = rasio atom paling sederhana (bilangan bulat terkecil).
  • Rumus molekul = jumlah atom sebenarnya; bisa kelipatan empiris.
  • Langkah empiris: asumsi 100 g, ubah ke mol, bagi mol terkecil, bulatkan.
  • Rumus molekul: n = massa molar / massa empiris, kalikan subskrip.
  • Contoh: glukosa C6H12O6 punya empiris CH2O.