Langsung ke isi
Lyra
Kimia ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 7 menit baca

Polimer Sintetik: Adisi & Kondensasi

Setelah ini kamu bisa membedakan polimerisasi adisi dan kondensasi beserta contoh polimer sintetik yang umum dipakai sehari-hari.

Kantong belanja, botol air, ban mobil, jaket fleece, pipa PVC โ€” semua dari polimer sintetik. Polimer adalah molekul besar (makromolekul) yang tersusun dari ribuan unit berulang (monomer). Bergantung jenis monomernya, polimer terbentuk lewat dua jalur utama: polimerisasi adisi (membuka ikatan rangkap) atau polimerisasi kondensasi (melepaskan molekul kecil seperti air). Memahami kedua jalur ini menjelaskan mengapa polimer begitu beragam dan banyak dipakai. Coba pilah di bawah.

Baca tiap polimer, lalu pilah jenis pembentukannya, kemudian tekan Periksa.

Apa itu polimer

Polimer adalah makromolekul yang tersusun dari unit berulang (monomer) yang dihubungkan ikatan kovalen. Panjang rantai bisa ribuan hingga jutaan monomer. Polimer alam ada banyak: protein, selulosa, karet alam, DNA. Polimer sintetik dibuat manusia: plastik, serat, karet sintetis, resin. Sifat polimer (kuat, lentur, tahan panas, isolator) bergantung pada jenis monomer dan cara penyusunannya.

Polimer adalah makromolekul dari unit berulang (monomer) yang dihubungkan ikatan kovalen. Polimerisasi adisi adalah pembentukan polimer dengan membuka ikatan rangkap monomer tanpa melepas molekul kecil. Polimerisasi kondensasi adalah pembentukan polimer yang disertai pelepasan molekul kecil (biasanya air).

Pasangkan monomer dengan polimernya.

Polimerisasi adisi

Polimerisasi adisi melibatkan monomer berikatan rangkap (biasanya alkena). Ikatan rangkap dibuka dengan bantuan inisiator (radikal atau katalis), lalu monomer bersambung membentuk rantai panjang. Tidak ada molekul kecil yang dilepas. Contoh: etena โ†’ polietilena (PE, kantong plastik), kloroetena (vinil klorida) โ†’ PVC (pipa), propena โ†’ polipropilena (PP, kantong kuat), stirena โ†’ polistirena (styrofoam). Polimer adisi umumnya merupakan plastik yang ringan dan mudah dibentuk.

Sorot ciri polimerisasi adisi.

Polimerisasi kondensasi

Polimerisasi kondensasi melibatkan monomer dengan dua gugus fungsi (mis. diol + asam dikarboksilat, atau diamina + asam dikarboksilat). Saat monomer bersambung, molekul kecil (biasanya air) dilepas. Contoh: nilon (diamina + asam dikarboksilat), PET (etilen glikol + asam tereftalat, untuk botol minuman), polyester (serat pakaian). Karet alam dan protein juga termasuk polimer kondensasi. Polimer kondensasi biasanya lebih kuat dan tahan panas daripada polimer adisi.

Susun langkah polimerisasi adisi.

Bayangkan polimerisasi adisi seperti gerbong kereta yang menyambung tanpa buang apa pun. Tiap monomer etena adalah satu gerbong berpegangan tangan (ikatan rangkap). Saat inisiator memecah satu pegangan, gerbong itu mengait gerbong lain, rantai tumbuh, tidak ada yang terbuang. Polimerisasi kondensasi berbeda โ€” dua gerbong harus mengorbankan satu โ€œrodaโ€ (molekul kecil seperti air) agar bisa menyambung, jadi tiap sambungan menghasilkan air. Itulah mengapa disebut kondensasi.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Tuliskan reaksi polimerisasi adisi etena menjadi polietilena.

Etena CHโ‚‚=CHโ‚‚ (alkena, ikatan rangkap).

n CHโ‚‚=CHโ‚‚ โ†’ -(CHโ‚‚-CHโ‚‚)-โ‚™ (polietilena), tanpa molekul kecil yang dilepas.

Jebakan: menyamakan polimerisasi adisi dengan kondensasi. Yang benar: polimerisasi adisi tidak melepas molekul kecil โ€” monomer alkena langsung menyambung. Polimerisasi kondensasi melepas molekul kecil (air, HCl) setiap kali dua monomer bersambung. Tes cepat: bila ada air/produk kecil yang dilepas, itu kondensasi; bila hanya rantai panjang, itu adisi.

Jebakan: menganggap polimer sintetik selalu mencemari lingkungan dan tak terurai. Yang benar: polimer adisi seperti PE dan PVC memang sulit terurai secara alami (menjadi sampah plastik masalah global). Namun ada polimer yang dapat didaur ulang (PET botol) dan polimer biodegradable (PLA dari pati jagung). Penanganan sampah plastik membutuhkan daur ulang, pengurangan, dan substitusi material โ€” bukan mengabaikan manfaat polimer.

  • Polimer: makromolekul dari unit monomer berulang.
  • Polimerisasi adisi: monomer alkena, tanpa molekul kecil.
  • Polimerisasi kondensasi: monomer dwigugus, melepas air.
  • Adisi: PE, PVC, PP, polistirena.
  • Kondensasi: nilon, PET, polyester.