Pembuatan & Pemurnian Koloid
Setelah ini kamu bisa menjelaskan metode pembuatan koloid (kondensasi, dispersi) dan pemurnian koloid melalui dialisis.
Sol belerang, sol emas, aerosol obat, dan mayones semuanya koloid yang harus dibuat dengan cara tertentu. Ada dua jalur utama: kondensasi (gabungkan partikel kecil jadi partikel koloid) atau dispersi ( pecah partikel besar jadi koloid). Setelah terbentuk, koloid sering bercampur ion pengganggu yang harus dibuang lewat dialisis. Memahami cara membuat dan memurnikan koloid penting untuk industri makanan, obat, dan cat. Coba pilah di bawah.
Metode kondensasi
Metode kondensasi membangun koloid dari partikel-partikel kecil (ion atau molekul) yang bergabung menjadi partikel berukuran koloid (1-100 nm). Cara ini melibatkan reaksi kimia yang menghasilkan endapan koloid. Contoh: reaksi reduksinya HAuClโ dengan formaldehida menghasilkan sol emas; hidrolisis FeClโ dalam air mendidih menghasilkan sol Fe(OH)โ merah; penggantian pelarut (alkohol belerang dituang ke air) menghasilkan sol belerang; pengendapan AgNOโ dengan NaCl encer menghasilkan sol AgCl. Kondensasi cocok untuk membuat sol senyawa anorganik.
Kondensasi adalah metode pembuatan koloid dengan menggabungkan partikel kecil (ion/molekul) menjadi partikel berukuran koloid lewat reaksi kimia. Dispersi adalah metode pembuatan koloid dengan memecah partikel besar menjadi ukuran koloid secara mekanik atau listrik. Busur Bredig adalah metode dispersi dengan loncatan listrik antara elektrode logam dalam air, menghasilkan sol logam. Dialisis adalah pemurnian koloid dengan memisahkan ion pengganggu lewat membran semipermeabel.
Pasangkan metode dengan contohnya.
Metode dispersi
Metode dispersi memecah partikel besar menjadi ukuran koloid secara mekanik, listrik, atau ultrasonik. Cara mekanik: gilingan dengan peptisasi (penambahan zat pemecah), contoh pembuatan koloid grafit dan tinta. Cara listrik (busur Bredig): logam (Pt, Ag, Au) dijadikan elektrode dalam air, lalu dialiri listrik tegangan tinggi, partikel logam lepas dan tersebar sebagai sol. Cara ultrasonik: gelombang suara frekuensi tinggi memecah partikel, contoh koloid belerang dan obat. Homogenizer: mesin pencampur cepat untuk emulsi seperti mayones dan susu kental.
Sorot ciri dialisis.
Pemurnian koloid: dialisis
Setelah dibuat, koloid sering mengandung ion pengganggu (mis. Clโป, NOโโป dari reaksi) yang harus dibuang agar koloid stabil. Dialisis adalah pemurnian dengan memasukkan koloid dalam kantung membran semipermeabel (selofan, kollodium) yang dibilas air bersih terus-menerus. Ion kecil menembus membran keluar, sementara partikel koloid terlalu besar dan tertahan di dalam. Dialisis berlangsung lambat (jam-hari); electrodialysis mempercepat dengan medan listrik. Cara lain: penyaringan biasa memisahkan partikel besar, ultrafiltrasi dengan tekanan untuk koloid kecil.
Susun langkah pembuatan sol.
Bayangkan membuat koloid seperti memasak soto. Kondensasi adalah membuat kaldu dari bahan kecil (rebus tulang jadi kaldu keruh). Dispersi adalah memotong daging besar jadi potongan kecil (potong dadu). Setelah jadi, soto masih ada ampas dan tulang yang harus disaring (penyaringan besar), lalu kaldu dibilas untuk buang garam berlebih (dialisis). Hasilnya: soto keruh merata yang stabil, seperti koloid siap pakai. Cara lain sesuai kebutuhan โ sop instan (kondensasi) vs potong daging (dispersi).
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Bagaimana membuat sol Fe(OH)โ dan memurnikannya?
Tambahkan FeClโ jenuh tetes demi tetes ke dalam air mendidih sambil diaduk. Reaksi hidrolisis: FeClโ + 3HโO โ Fe(OH)โ(s) + 3HCl. Partikel Fe(OH)โ berukuran koloid, larutan berubah merah-coklat keruh.
Sol Fe(OH)โ masih mengandung ion Clโป dan Hโบ pengganggu. Masukkan sol dalam kantung selofan, bilas dengan air mengalir selama beberapa jam. Ion Clโป dan Hโบ menembus keluar, partikel Fe(OH)โ tertahan. Sol hasil dialisis lebih stabil dan murni.
Jebakan: menyamakan kondensasi dengan dispersi. Yang benar: kondensasi MEMBANGUN koloid dari partikel kecil (ion/molekul) lewat reaksi kimia โ seperti merangkai pasir jadi bola. Dispersi MEMECAH partikel besar jadi koloid lewat mekanik/listrik โ seperti memarut keju besar jadi parutan. Dua arah berlawanan: satu menyatukan, satu memecah. Hasilnya sama (koloid), tapi metode dan bahan awal berbeda.
Jebakan: menganggap dialisis bisa memisahkan partikel koloid. Yang benar: dialisis justru MENAHAN partikel koloid dan membuang ion kecil. Membran semipermeabel punya pori kecil yang hanya dilewati ion/molekul kecil, bukan partikel koloid 1-100 nm. Tujuan dialisis adalah memurnikan koloid dari ion pengganggu agar lebih stabil, bukan memisahkan koloid dari campuran.
- Kondensasi: gabung partikel kecil jadi koloid (reaksi kimia).
- Dispersi: pecah partikel besar jadi koloid (mekanik/listrik).
- Busur Bredig: sol logam lewat loncatan listrik.
- Dialisis: pemurnian koloid dengan membran semipermeabel.
- Ion pengganggu dibuang, partikel koloid tertahan.