Korosi & Cara Mencegahnya
Setelah ini kamu bisa menjelaskan korosi sebagai proses elektrokimia dan metode pencegahannya seperti pelapisan dan katoda pengorban.
Sebuah jembatan baja yang megah bisa runtuh perlahan hanya karena air dan udara. Di permukaan logam, terjadi reaksi redoks tanpa terlihat: besi teroksidasi melepas elektron, oksigen tereduksi membentuk karat. Korosi merugikan triliunan rupiah setiap tahun di seluruh dunia. Tapi sekali kita pahami mekanismenya sebagai โsel volta kecilโ di permukaan logam, cara mencegahnya jadi jelas. Bagaimana karat terbentuk? Coba pilah di bawah.
Korosi sebagai proses elektrokimia
Korosi adalah proses teroksidasinya logam oleh lingkungan menjadi senyawa seperti oksida atau garam. Pada besi, korosi menghasilkan karat . Mekanismenya mirip sel volta kecil: di sebagian permukaan logam terjadi oksidasi (anoda), di bagian lain terjadi reduksi oksigen (katoda). Elektron mengalir di dalam logam, ion bergerak dalam lapisan air tipis. Itulah sebabnya korosi butuh air dan oksigen.
Korosi adalah proses pengrusakan logam akibat reaksi redoks dengan lingkungannya. Pada besi, korosi menghasilkan karat . Korosi berlangsung lewat mekanisme elektrokimia mirip sel volta.
Pasangkan metode pencegahan dengan cara kerjanya.
Mekanisme korosi besi
Di permukaan besi yang lembap, terbentuk situs anoda dan katoda mikro. Pada anoda: . Pada katoda (daerah kaya oksigen): . Ion Feยฒโบ selanjutnya teroksidasi lebih lanjut oleh oksigen membentuk FeโOโ terhidrasi (karat). Karat bersifat porous sehingga logam di bawahnya tetap dapat terkorosi bila tidak dilindungi.
Sorot ciri korosi sebagai proses elektrokimia.
Pencegahan korosi
Karena korosi adalah reaksi elektrokimia, pencegahannya bermuara pada tiga jalur: menghalangi kontak dengan air/oksigen (pelapisan cat, minyak, plastik), mengubah potensial logam (galvanisasi seng, katoda pengorban), atau mengeringkan lingkungan. Galvanisasi seng bekerja karena seng lebih aktif daripada besi sehingga seng yang terkorosi lebih dulu. Katoda pengorban memakai logam aktif (Mg, Zn) yang sengaja dilekatkan ke struktur untuk dikorosi.
Susun langkah proses korosi besi.
Bayangkan korosi seperti โsel volta bajak tanahโ yang berjalan diam-diam di permukaan logam. Tiap goresan atau tetes air jadi anoda-katoda mikro. Besi memberi elektron (anoda), oksigen yang larut dalam air menerimanya (katoda). Tanpa salah satunya โ air atau oksigen โ reaksi terhenti. Itulah sebabnya mengeringkan atau mengecat ampuh: kamu memutus salah satu bahan bakar sel kecil itu.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Mengapa galvanisasi seng dapat mencegah korosi pada struktur besi?
Seng lebih aktif daripada besi (Eยฐ seng lebih negatif), sehingga seng lebih mudah teroksidasi.
Seng akan terkorosi lebih dulu daripada besi, sehingga besi terlindungi. Bahkan bila lapisan seng tergores, seng tetap berperan sebagai anoda dan besi sebagai katoda โ besi tidak ikut terkorosi.
Jebakan: mengira karat melindungi logam di bawahnya seperti aluminium oksida. Yang benar: karat besi (FeโOโยทxHโO) bersifat porous dan tidak menempel kuat, sehingga air dan oksigen tetap bisa menembus dan korosi berlanjut. Berbeda dari aluminium yang lapisan oksidanya rapat melindungi logam.
Jebakan: menyamakan pelapisan cat dengan katoda pengorban. Yang benar: cat hanya memisahkan logam dari lingkungan (barier fisik), sedangkan katoda pengorban bekerja secara elektrokimia dengan menyediakan logam yang lebih aktif sebagai anoda. Keduanya saling melengkapi.
- Korosi = oksidasi logam oleh lingkungan (elektrokimia).
- Besi berkarat jadi FeโOโยทxHโO; butuh air dan oksigen.
- Faktor pemicu: lembap, garam, goresan, oksigen.
- Pencegahan: cat, galvanisasi seng, katoda pengorban, kering.
- Seng/katoda pengorban lebih aktif, terkorosi lebih dulu.