Langsung ke isi
Lyra
Kimia ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 7 menit baca

Jenis Koloid Berdasarkan Fase

Setelah ini kamu bisa mengklasifikasi koloid berdasarkan fase terdispersi dan fase pendispersinya beserta contohnya.

Susu, asap, kabut, mayones, dan agar-agar terlihat sangat berbeda, tetapi mereka sekeluarga โ€” semuanya koloid. Yang membedakan adalah fase zat yang terdispersi dan fase zat yang mendispersinya. Susu adalah minyak dalam air, asap adalah padatan dalam gas, mayones minyak dalam air juga. Bagaimana cara mengelompokkan mereka? Coba lihat sendiri di bawah.

Baca tiap contoh, lalu pilah ke jenis koloidnya, kemudian tekan Periksa.

Fase terdispersi dan fase pendispersi

Koloid adalah sistem dispersi yang fase terdispersinya berukuran sedang (1 sampai 1000 nanometer), antara larutan sejati dan suspensi. Jenis koloid ditentukan oleh kombinasi fase zat yang terdispersi (padat, cair, gas) dengan fase zat yang mendispersinya. Ada delapan jenis koloid yang lazim: aerosol padat, aerosol cair, buih (gas dalam cairan), emulsi (cairan dalam cairan), sol (padatan dalam cairan), sol padat (padatan dalam padatan), gel (cairan dalam padatan), dan emulsi padat (cairan dalam padatan). Nama jenis koloid membantumu menebak komposisi dan sifatnya.

Jenis koloid berdasarkan fase diklasifikasi dari fase terdispersi (padat, cair, gas) dan fase pendispersinya (padat, cair, gas), menghasilkan nama seperti aerosol, emulsi, buih, sol, dan gel.

Pasangkan kombinasi fase dengan nama koloidnya.

Membuat dan membaca koloid

Setiap jenis koloid punya cara pembuatan khas. Emulsi seperti susu atau mayones dibuat dengan mengocok kuat dua cairan yang tidak saling larut (minyak dan air) ditambah emulgator (kuning telur, lesitin) sebagai perekat. Aerosol seperti semprotan parfum dibuat dengan menyemprotkan cairan menjadi titik halus di udara. Sol seperti tinta atau cat dibuat dengan menggerus padatan halus dalam cairan.

Urutkan langkah membuat emulsi susu.

Matriks fase koloid 3x3

Lihat matriks fase koloid sebagai bangun.

Bayangkan koloid seperti tamu yang datang ke pesta. Tamu (fase terdispersi) dan tuan rumah (fase pendispersi) bisa berasal dari tiga โ€œnegaraโ€: padat, cair, gas. Kombinasi mereka menentukan suasana pesta โ€” aerosol seperti asap di langit (tamu padat/cair di rumah gas), emulsi seperti minyak dan cuka dalam dressing salad (tamu cair di rumah cair), gel seperti jelly (tamu cair terjebak di rumah padat).

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Mayones terbuat dari minyak goreng dan kuning telur yang dikocok dengan cuka. Tentukan fase terdispersi, fase pendispersi, dan jenis koloidnya.

Minyak goreng adalah cairan (cairan terdispersi). Cuka dan air merupakan fase cair pendispersi. Kuning telur berperan sebagai emulgator.

Karena cairan terdispersi dalam cairan pendispersi, jenis koloidnya adalah emulsi.

Kuning telur mengandung lesitin yang melapisi tetesan minyak sehingga emulsi stabil dan tidak memisah.

Jebakan: menyamakan aerosol dengan sol. Yang benar: aerosol adalah fase terdispersi (padat atau cair) dalam gas pendispersi (asap, kabut, parfum). Sol adalah padatan terdispersi dalam cairan (cat, tinta, susu tubuh). Perbedaan fase pendispersinya (gas vs cair) adalah kuncinya.

Jebakan: menganggap susu murni larutan sejati. Yang benar: susu adalah emulsi (koloid) karena tetesan lemaknya berukuran koloid (1-1000 nanometer) yang menghamburkan cahaya sehingga susu tampak putih keruh, bukan bening seperti larutan sejati.

  • Jenis koloid ditentukan fase terdispersi dan fase pendispersi.
  • Aerosol = padat/cair dalam gas (asap, kabut, parfum).
  • Emulsi = cair dalam cair (susu, mayones).
  • Sol = padat dalam cair (cat, tinta); Buih = gas dalam cair.
  • Gel = cair dalam padatan (agar-agar); emulgator menstabilkan emulsi.