Langsung ke isi
Lyra
Kimia ยท Kelas 10 ยท Fase E ยท 6 menit baca

Elektron Valensi & Kestabilan

Setelah ini kamu bisa mengidentifikasi elektron valensi dan mengaitkannya dengan kestabilan atom lewat aturan oktet dan duet.

Gas mulia seperti neon dan argon sangat sukar bereaksi โ€” mereka sudah stabil dengan kulit terluar penuh. Atom lain berusaha mencapai kestabilan serupa, dengan cara memberi, menerima, atau berbagi elektron. Mengapa jumlah elektron terluar begitu menentukan? Coba hitung sendiri di bawah.

Coba tekan soal baru dan tentukan jumlah elektron valensi atom dengan konfigurasi acak.

Apa itu elektron valensi

Elektron valensi adalah elektron pada kulit terluar suatu atom; jumlahnya menentukan sifat kimia dan cara atom berinteraksi.

Untuk unsur golongan utama (golongan A), jumlah elektron valensi sama dengan nomor golongannya. Golongan IA (Li, Na, K) punya 1 valensi; golongan VIIA (F, Cl) punya 7 valensi; golongan VIIIA (gas mulia) punya 8 (kecuali He yang punya 2). Elektron valensi inilah yang terlibat dalam pembentukan ikatan kimia.

Kestabilan: aturan oktet dan duet

Atom cenderung stabil bila kulit terluarnya terisi penuh. Untuk atom selain hidrogen dan helium, targetnya adalah delapan elektron di kulit terluar โ€” disebut aturan oktet (konfigurasi gas mulia terdekat). Untuk hidrogen dan helium, targetnya cukup dua elektron โ€” disebut aturan duet.

Bayangkan tempat duduk bis yang nyaman bila terisi penuh (4 kursi). Atom-atom ingin โ€œkursinya penuhโ€ sesuai aturan oktet (8 kursi) atau duet (2 kursi). Bila valensinya belum genap, mereka akan โ€œnumpangโ€ โ€” menerima, memberi, atau berbagi elektron dengan atom lain.

Cara mencapai kestabilan

Atom mencapai kestabilan tiga cara: (1) melepas elektron (membentuk kation positif), umum untuk logam dengan sedikit valensi; (2) menerima elektron (membentuk anion negatif), umum untuk nonlogam dengan banyak valensi; (3) berbagi elektron (membentuk ikatan kovalen), umum antar nonlogam. Jumlah elektron yang dilepas, diterima, atau dibagi tergantung selisih valensi dengan target oktet/duet.

Ramalkan jumlah elektron yang dibagi

Latih ramalan ini berikut.

Cek kestabilan oktet/duet

Uji pemahaman tentang aturan kestabilan berikut.

Soal elektron valensi dan kestabilan sering menanyakan jumlah valensi dan ramalan reaksi. Kerangka acuan: kerangka asesmen Pusmendik (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025). Kunci: untuk unsur golongan A, valensi = nomor golongan; ramalkan reaksi dari selisih dengan oktet/duet.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Magnesium (Mg, 12 elektron, konfigurasi 2, 8, 2). Tentukan elektron valensi dan cara paling mudah mencapai kestabilan.

Elektron valensi = elektron pada kulit terluar = 2 (kulit M).

Valensi 2 โ‰ค 4, jadi cenderung melepas 2 elektron menjadi Mgยฒโบ.

Setelah melepas 2 elektron, Mgยฒโบ memiliki konfigurasi 2, 8 (seperti neon) โ€” oktet penuh. Stabil.

Jebakan: menyamakan aturan oktet dengan duet untuk hidrogen. Yang benar: hidrogen dan helium cukup 2 elektron (duet); unsur lain targetnya 8 elektron (oktet).

Jebakan: menganggap atom harus selalu melepas atau menerima elektron. Yang benar: banyak atom (terutama 4 valensi seperti karbon) mencapai kestabilan dengan berbagi elektron โ€” ikatan kovalen.

  • Elektron valensi = elektron pada kulit terluar; menentukan sifat kimia.
  • Untuk unsur golongan A: valensi = nomor golongan.
  • Aturan oktet: stabil bila 8 elektron terluar (kecuali H, He โ†’ duet 2 elektron).
  • Tiga cara mencapai kestabilan: melepas (logam), menerima (nonlogam), berbagi (kovalen).