Langsung ke isi
Lyra
Fisika ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 8 menit baca TKA

Rangkaian Kapasitor Seri & Paralel

Setelah ini kamu bisa menghitung kapasitansi pengganti susunan seri (1/Cs=โˆ‘1/Ci1/C_s = \sum 1/C_i) dan paralel (Cp=โˆ‘CiC_p = \sum C_i) serta melacak sebaran muatan-tegangan pada kedua rangkaian.

Di dalam radio tua, belasan kapasitor kecil dirangkai menjadi satu pilar yang menampung muatan jauh lebih banyak daripada satu kapasitor besar. Rahasianya bukan pada bahan, melainkan pada cara susun: paralel menambah, seri memperkecil โ€” kebalikan dari resistor yang kamu kenal. Seorang teknisi yang salah menyusun bisa kehilangan setengah kapasitansi tanpa sadar. Geser slider di bawah dan saksikan bagaimana pola seri dan paralel kapasitor berperilaku bertolak belakang.

Geser slider jumlah kapasitor dan nilai masing-masing, lalu perhatikan kapasitansi pengganti paralel tumbuh linier menjumlahkan semuanya.

Mengapa susunan kapasitor berperilaku kebalikan resistor

Sebelum membahas rumus, mari pahami intuisinya. Kapasitor adalah โ€œemberโ€ muatan. Menyusun kapasitor paralel berarti menyusun ember-ember berdampingan dengan muatan yang bisa mengisi semuanya sekaligus โ€” jadi daya tampung totalnya bertambah. Sebaliknya, menyusun kapasitor seri berarti muatan harus mengalir melewati satu ember demi satu ember berurutan, dan karena tiap kapasitor membatasi berapa muatan yang bisa lewat, daya tampung efektifnya berkurang. Inilah kebalikan dari resistor, di mana seri menambah hambatan dan paralel memperkecilnya.

Kapasitansi pengganti adalah nilai satu kapasitor fiktif yang dapat menggantikan seluruh susunan kapasitor dengan perilaku listrik yang sama terhadap sumber luar. Untuk susunan paralel Cp=โˆ‘CiC_p = \sum C_i (penjumlahan langsung); untuk susunan seri 1/Cs=โˆ‘(1/Ci)1/C_s = \sum (1/C_i) (penjumlahan kebalikan).

Seri resistor menambah karena arus harus โ€œmendorong menembusโ€ tiap penghalang berurutan. Paralel kapasitor menambah karena muatan โ€œmengisi ruangโ€ tiap ember berdampingan. Pola kebalikan ini muncul karena kapasitor menyimpan (akumulasi) sedangkan resistor menghalangi (aliran) โ€” dua operasi fisis yang berlawanan.

Paralel: C pengganti = penjumlahan langsung

Untuk nn kapasitor disusun paralel, tegangan pada tiap kapasitor sama (semuanya terhubung langsung ke kedua kutub sumber), dan muatan total tersebar di tiap cabang. Karena muatan yang dapat ditampung tiap kapasitor adalah Qi=CiVQ_i = C_i V, muatan total menjadi Q=(โˆ‘Ci)VQ = (\sum C_i) V, sehingga kapasitansi pengganti adalah penjumlahan langsung.

Cp=C1+C2+C3+โ‹ฏ=โˆ‘iCiC_p = C_1 + C_2 + C_3 + \dots = \sum_{i} C_i

Arti tiap simbol: CpC_p = kapasitansi pengganti paralel (farad), CiC_i = kapasitansi tiap kapasitor cabang (F). Tegangan tiap cabang sama Vi=VV_i = V; muatan total Q=Cpโ€‰VQ = C_p \, V tersebar sehingga Qi=Ciโ€‰VQ_i = C_i \, V. Kapasitor dengan CC terbesar menampung muatan terbanyak.

Pada grafik pembuka tadi, kamu melihat C total tumbuh linier dengan jumlah cabang. Sekarang mari kita lihat pola kebalikannya pada susunan seri di grafik berikut.

Seri: 1 per C pengganti = penjumlahan kebalikan

Untuk nn kapasitor disusun seri, muatan pada tiap kapasitor sama (aliran muatan harus kontinu sepanjang rangkaian), dan tegangan sumber terbagi di tiap kapasitor. Karena Vi=Q/CiV_i = Q/C_i dan โˆ‘Vi=V\sum V_i = V, maka V=Qโˆ‘(1/Ci)V = Q \sum (1/C_i), sehingga 1/Cs=โˆ‘(1/Ci)1/C_s = \sum (1/C_i).

1Cs=1C1+1C2+โ‹ฏ=โˆ‘i1Ci\frac{1}{C_s} = \frac{1}{C_1} + \frac{1}{C_2} + \dots = \sum_{i} \frac{1}{C_i}

Arti tiap simbol: CsC_s = kapasitansi pengganti seri (F), CiC_i = kapasitansi tiap kapasitor (F). Muatan tiap kapasitor sama Qi=QQ_i = Q; tegangan tiap kapasitor Vi=Q/CiV_i = Q/C_i sehingga kapasitor terkecil menanggung tegangan terbesar. Untuk dua kapasitor, rumus cepat Cs=C1C2/(C1+C2)C_s = C_1 C_2 / (C_1 + C_2).

Karena tiap suku 1/Ci1/C_i positif, 1/Cs1/C_s selalu lebih besar dari 1/Cterkecil1/C_{\text{terkecil}}, yang berarti CsC_s selalu lebih kecil dari kapasitor terkecil dalam susunan. Inilah perbedaan paling mencolok dengan resistor seri (yang justru lebih besar dari resistor terbesar). Grafik berikut memperlihatkan C pengganti seri menurun saat jumlah kapasitor bertambah โ€” kebalikan dari paralel.

Kontras visual dengan rangkaian resistor

Untuk mengikat intuisi, bandingkan dengan rangkaian resistor yang sudah kamu kenal. Di sini kamu bisa menyusun resistor seri dan paralel, melihat arus-tegangan-tahanan totalnya โ€” lalu mencocokkan pola kebalikannya dengan kapasitor. Pola yang sama dengan peran operator dibalik: seri resistor menambah (seperti paralel kapasitor), paralel resistor memperkecil (seperti seri kapasitor).

AspekRangkaian SERIRangkaian PARALEL
Yang SAMA pada tiap komponenMuatan QQTegangan VV
Yang TERBAGITegangan Vi=Q/CiV_i = Q/C_iMuatan Qi=CiVQ_i = C_i V
Kapasitor kecil menanggungโ€ฆtegangan terbesarmuatan tersedikit
Rumus C pengganti1/Cs=โˆ‘1/Ci1/C_s = \sum 1/C_iCp=โˆ‘CiC_p = \sum C_i
C pengganti dibanding komponenlebih kecil dari terkecillebih besar dari terbesar

Sebaran tegangan pada susunan seri

Pada susunan seri, tegangan sumber terbagi di tiap kapasitor dengan aturan sederhana: kapasitor kecil menanggung tegangan besar, dan sebaliknya. Karena Vi=Q/CiV_i = Q/C_i dan QQ sama untuk semua, maka ViV_i berbanding terbalik dengan CiC_i. Grafik berikut memperlihatkan tegangan pada dua kapasitor seri yang nilai perbandingannya bisa kamu geser.

Rangkaian kapasitor termasuk cakupan TKA Fisika, elemen kelistrikan (kerangka TKA 045/H/AN/2025). Tiga tipe lazim: (1) hitung CsC_s atau CpC_p dari nilai-nilai komponen; (2) cari tegangan/muatan tiap kapasitor pada susunan seri; (3) tantangan susun: capai nilai tertentu dari kapasitor yang tersedia. Jebakan klasik: tertukar rumus seri/paralel dengan resistor (kebalikan), atau lupa bahwa kapasitor seri selalu membuat C total lebih kecil dari komponen terkecil.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Tiga kapasitor C1=2โ€‰ฮผFC_1 = 2 \, \mu\text{F}, C2=3โ€‰ฮผFC_2 = 3 \, \mu\text{F}, dan C3=6โ€‰ฮผFC_3 = 6 \, \mu\text{F}. (a) Susun ketiganya secara paralel pada baterai 12 V โ€” berapa C pengganti dan muatan totalnya? (b) Susun C1C_1 dan C2C_2 secara seri pada baterai 12 V โ€” berapa C pengganti dan tegangan tiap kapasitor?

Cp=C1+C2+C3=2+3+6=11โ€‰ฮผFC_p = C_1 + C_2 + C_3 = 2 + 3 + 6 = 11 \, \mu\text{F}. Muatan total Q=Cpโ€‰V=(11โ€‰ฮผF)(12ย V)=132โ€‰ฮผCQ = C_p \, V = (11 \, \mu\text{F})(12 \text{ V}) = 132 \, \mu\text{C}. Tiap cabang menanggung tegangan penuh 12 V; muatan tersebar Q1=24โ€‰ฮผCQ_1 = 24 \, \mu\text{C}, Q2=36โ€‰ฮผCQ_2 = 36 \, \mu\text{C}, Q3=72โ€‰ฮผCQ_3 = 72 \, \mu\text{C} โ€” kapasitor terbesar menampung muatan terbanyak.

1/Cs=1/C1+1/C2=1/2+1/3=5/6โ€‰(ฮผF)โˆ’11/C_s = 1/C_1 + 1/C_2 = 1/2 + 1/3 = 5/6 \, (\mu\text{F})^{-1}, sehingga Cs=6/5=1,2โ€‰ฮผFC_s = 6/5 = 1{,}2 \, \mu\text{F}. Periksa: 1,2<21{,}2 < 2 (kapasitor terkecil) โ€” sesuai aturan seri. Muatan pada tiap kapasitor sama Q=CsV=(1,2โ€‰ฮผF)(12ย V)=14,4โ€‰ฮผCQ = C_s V = (1{,}2 \, \mu\text{F})(12 \text{ V}) = 14{,}4 \, \mu\text{C}.

V1=Q/C1=14,4/2=7,2V_1 = Q/C_1 = 14{,}4 / 2 = 7{,}2 V; V2=Q/C2=14,4/3=4,8V_2 = Q/C_2 = 14{,}4 / 3 = 4{,}8 V. Cek: V1+V2=7,2+4,8=12V_1 + V_2 = 7{,}2 + 4{,}8 = 12 V sesuai baterai. Kapasitor kecil (2 mikroF) menanggung tegangan besar (7,2 V) โ€” kebalikan sebanding, persis rumusnya.

Jebakan: tertukar rumus seri/paralel kapasitor dengan resistor. Yang benar: untuk kapasitor, paralel menjumlahkan langsung (Cp=โˆ‘CiC_p = \sum C_i) dan seri menjumlahkan kebalikan (1/Cs=โˆ‘1/Ci1/C_s = \sum 1/C_i) โ€” kebalikan total dari resistor. Menghafal โ€œseri = jumlahkanโ€ tanpa konteks adalah jebakan klasik ujian.

Jebakan: mengira kapasitansi pengganti seri bisa lebih besar dari salah satu komponen. Yang benar: CsC_s selalu lebih kecil dari kapasitor terkecil dalam susunan. Logikanya: tiap tambahan kapasitor seri menambah suku positif pada โˆ‘1/Ci\sum 1/C_i, sehingga 1/Cs1/C_s membesar dan CsC_s mengecil.

Jebakan: pada susunan seri, lupa bahwa muatan tiap kapasitor sama, bukan tegangannya. Yang benar: seri = muatan sama Qi=QQ_i = Q, tegangan berbeda Vi=Q/CiV_i = Q/C_i (berbanding terbalik dengan CC). Paralel = tegangan sama Vi=VV_i = V, muatan berbeda Qi=CiVQ_i = C_i V (berbanding lurus dengan CC). Tukar keduanya adalah kesalahan paling sering.

  • Paralel: Cp=โˆ‘CiC_p = \sum C_i (penjumlahan langsung); tegangan tiap cabang sama.
  • Seri: 1/Cs=โˆ‘1/Ci1/C_s = \sum 1/C_i (penjumlahan kebalikan); muatan tiap kapasitor sama.
  • Pola kapasitor kebalikan resistor: seri kapasitor = paralel resistor, dan sebaliknya.
  • Seri: CsC_s selalu lebih kecil dari kapasitor terkecil; kapasitor kecil menanggung V besar.
  • Paralel: kapasitor besar menampung muatan terbanyak (Qi=CiVQ_i = C_i V).
  • Dua kapasitor seri: rumus cepat Cs=C1C2/(C1+C2)C_s = C_1 C_2 / (C_1 + C_2).