Medan & Percepatan Gravitasi
Setelah ini kamu bisa menghitung percepatan gravitasi di permukaan sebuah planet maupun pada ketinggian tertentu, dan menjelaskan mengapa berat benda berbeda di setiap planet.
Di Bumi, sekantong sembako terasa berat sekali. Bawa kantong yang sama ke Bulan, tiba-tiba ringan — kamu bisa melompat dua meter tingginya. Massanya sama, isinya sama, tapi beratnya beda jauh. Rahasianya: yang berubah bukan benda, melainkan percepatan gravitasi di sekitarnya. Geser slider di bawah dan lihat sendiri bagaimana bergantung pada planet dan ketinggian.
Dari gaya ke percepatan gravitasi
Pada artikel sebelumnya kamu memakai hukum gravitasi universal untuk gaya antar dua massa. Bayangkan sebuah benda kecil bermassa di jarak dari pusat benda besar bermassa . Gaya yang menarik benda kecil itu adalah . Bagi gaya ini dengan massa benda kecilnya sendiri, dan coret: kamu dapat percepatan gravitasi.
Arti tiap simbol: = percepatan gravitasi (m/s²), = konstanta gravitasi universal ( N·m²/kg²), = massa sumber (kg), = jarak dari pusat massa sumber (m).
Medan gravitasi di suatu titik adalah percepatan yang dialami setiap benda uji kecil yang diletakkan di titik itu. Besarnya hanya bergantung pada massa sumber dan jarak, bukan pada massa benda uji.
Inilah inti yang membedakan medan gravitasi dari gaya gravitasi: gaya bergantung pada benda yang ditarik (massamu), medan tidak. Medan adalah “sifat ruang” yang sudah ada di sekitar planet — kamu tinggal masuk ke ruang itu, lalu dipercepat.
Bergantung pada massa planet
Massa planet berada di pembilang, jadi planet lebih berat menghasilkan lebih besar. Gandakan massanya, ikut dua kali lipat. Pada grafik di bawah, geser slider massa planet dan amati permukaan yang naik linier dengan — bukan kuadrat, melainkan lurus sederhana.
Bergantung pada jarak — dan ketinggian
Sekarang bagian yang sering bikin salah di ujian: adalah jarak dari pusat planet, bukan dari permukaan. Untuk benda di permukaan bumi, = jari-jari bumi m, dan m/s². Untuk benda di ketinggian di atas permukaan, .
Jangan kaget kalau di ketinggian pesawat (sekitar 10 km) nyaris tidak berkurang. Jari-jari bumi itu 6.371 km — menambah 10 km di atasnya baru menambah sekitar 0,3% dari . baru berkurang nyata ketika kamu sudah berada di ketinggian sebanding jari-jari bumi, misalnya orbit satelit.
Dari rumus, bisa diturunkan percepatan gravitasi di ketinggian dibanding di permukaan:
Arti tiap simbol: = percepatan gravitasi di ketinggian , = di permukaan, = jari-jari planet, = ketinggian di atas permukaan (semua dalam meter).
Jadi di ketinggian satu jari-jari bumi (), — seperempat nilai di permukaan. Di ketinggian dua jari-jari bumi (), tinggal sepersembilan. Pola kuadrat terbalik itu tidak pilih kasus.
Berat benda: massanya tetap, beratnya berubah
Massa adalah jumlah materi dalam benda — angka tetap, di mana pun kamu membawanya. Berat adalah gaya gravitasi yang menarik benda itu: . Karena bergantung pada planet dan ketinggian, beratmu ikut berubah. Massamu 60 kg di Bumi = 60 kg di Bulan = 60 kg di luar angkasa. Tapi beratmu jauh berbeda.
| Tempat | (m/s²) | Berat 60 kg | Catatan |
|---|---|---|---|
| Bumi (permukaan) | N | acuan | |
| Bulan | N | Bumi | |
| Mars | N | Bumi | |
| Stasiun luar angkasa (orbit) | N | jatuh bebas = efek “tanpa bobot” |
Pada grafik banding di bawah, tiga garis mewakili permukaan tiga planet — kemiringannya berbeda persis seperti rasio . Geser slider titik dan amati bahwa untuk massa yang sama, berat di Bulan hanya seperenam belas dibanding di Bumi… tunggu, seperenam, bukan seperenam belas. Lihat sendiri angkanya.
Topik medan gravitasi termasuk unit gravitasi, prasyarat wajib untuk soal Hukum II Newton dan listrik statis (kerangka TKA 045/H/AN/2025). Jebakan paling sering di ujian: (1) memakai tinggi dari permukaan sebagai langsung — padahal ; (2) lupa bahwa berat berubah lintas planet, massa tidak; (3) menyamakan “astronot melayang” dengan “g nol” — di stasiun luar angkasa masih m/s², mereka melayang karena jatuh bebas bersama stasiun. Periksa dulu apakah jarak yang diminta soal itu dari pusat atau dari permukaan.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Bumi bermassa kg dan jari-jari m. ( N·m²/kg².) (a) Berapa percepatan gravitasi di permukaan bumi? (b) Berapa di ketinggian (satu jari-jari bumi di atas permukaan)? (c) Seorang astronot bermassa 70 kg dibawa ke ketinggian itu — berapa beratnya?
. Pembilang , penyebut , jadi m/s². Sesuai.
Di ketinggian , jarak dari pusat . Pakai rasio: . Jadi m/s².
Massanya tetap 70 kg. Berat di ketinggian : N. Bandingkan beratnya di permukaan bumi N — tinggal seperempat, persis seperti rasio .
Jebakan: memakai tinggi dari permukaan sebagai dalam . Yang benar: adalah jarak dari pusat planet. Bila soal memberi ketinggian di atas permukaan, gunakan , dengan = jari-jari planet.
Jebakan: menyamakan berat dengan massa. Yang benar: massa tetap di mana pun (kg), berat adalah gaya (newton) yang berubah-ubah mengikuti planet. Di Bulan beratmu seperenam kali di Bumi, massamu tetap.
Jebakan: mengira astronot di stasiun luar angkasa “melayang karena nol”. Yang benar: di ketinggian orbit (~400 km) bumi masih m/s². Mereka melayang karena jatuh bebas bersama stasiun — semuanya jatuh dengan percepatan yang sama, jadi tak ada gaya tekan antar benda.
- Percepatan gravitasi ; sebanding massa sumber, kuadrat terbalik terhadap jarak dari pusat.
- diukul dari pusat planet; di ketinggian , .
- Di permukaan bumi m/s²; di ketinggian , .
- Massa tetap lintas planet; berat berubah mengikuti .
- Astronot “tanpa bobot” bukan karena , melainkan jatuh bebas bersama wahana.