Langsung ke isi
Lyra
Fisika ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 8 menit baca TKA

Kelajuan & Kecepatan (Rata-rata vs Sesaat)

Setelah ini kamu bisa membedakan kelajuan dan kecepatan, menghitung kelajuan rata-rata dan kecepatan rata-rata, serta menjelaskan kecepatan sesaat sebagai limit selang waktu menuju nol.

Spidometer mobil menunjukkan 60 km/jam โ€” itu kelajuanmu saat ini. Tapi kalau ditanya berapa cepat kamu sampai ke kota, yang dihitung adalah rata-ratanya, dibagi selisih waktu total. Dan kalau kamu memutar arah, justru kelajuanmu bisa positif padahal kecepatan rata-ratamu nol. Bagaimana bisa? Geser penunjuk waktu di bawah, dan dengarkan apa yang dikatakan grafik.

Geser penunjuk waktu, lalu bandingkan tiap preset gerak. Perhatikan kemiringan kurva posisi.

Kelajuan: jarak per satuan waktu

Kelajuan adalah seberapa cepat kamu menempuh jarak, tanpa peduli arah. Karena hanya menjumlahkan panjang lintasan, kelajuan adalah besaran skalar โ€” selalu positif. Mobil yang melaju 60 km/jam ke utara dan mobil yang melaju 60 km/jam ke selatan punya kelajuan yang sama.

vห‰=jarakฮ”t\bar{v} = \frac{\text{jarak}}{\Delta t}

Arti tiap simbol: vห‰\bar{v} = kelajuan rata-rata, ฮ”t\Delta t = selang waktu. Garis di atas vv menandakan nilai rata-rata, bukan sesaat.

Jalankan benda lurus di bawah, lalu perhatikan jejaknya memanjang. Makin cepat slider kecepatannya, makin panjang jejak yang terbentuk dalam waktu yang sama โ€” itulah inti kelajuan.

Kecepatan: perpindahan per satuan waktu

Berbeda dari kelajuan, kecepatan memperhitungkan arah karena memakai perpindahan. Inilah beda utama: kelajuan bertanya โ€œseberapa cepat?โ€, kecepatan bertanya โ€œseberapa cepat dan ke mana?โ€. Pada grafik posisi-waktu, kecepatan adalah kemiringan kurva โ€” naik berarti positif, turun berarti negatif.

vห‰x=ฮ”sฮ”t=sakhirโˆ’sawalฮ”t\bar{v}_x = \frac{\Delta s}{\Delta t} = \frac{s_{\text{akhir}} - s_{\text{awal}}}{\Delta t}

Arti tiap simbol: vห‰x\bar{v}_x = kecepatan rata-rata (sumbu x), ฮ”s\Delta s = perpindahan, ฮ”t\Delta t = selang waktu. Tanda positif/negatif berarti arah.

Bandingkan dua kemiringan: grafik yang naik curam (kecepatan positif besar) dan grafik yang turun (kecepatan negatif). Geser preset di bawah untuk melihat tanda kecepatan berubah saat kemiringan berganti.

Rata-rata vs sesaat: merapatkan selang waktu

Kelajuan rata-rata membagi jarak total dengan waktu total, tanpa peduli jalan berkelok atau berhenti di tengah. Kelajuan sesaat adalah kelajuan pada satu momen tertentu โ€” angka yang tertera di spidometer. Bayangkan selang waktu diperkecil terus; saat selang mendekati nol, kelajuan rata-rata itulah kelajuan sesaat.

Di grafik s-t, kelajuan rata-rata adalah kemiringan garis yang menghubungkan dua titik (garis sekan). Kelajuan sesaat adalah kemiringan garis singgung di satu titik. Saat kedua titik dirapatkan sampai nyaris berimpit, garis sekan menjadi garis singgung โ€” itulah limit.

Pada grafik di bawah, dekatkan dua penunjuk waktu (mulai dan akhir). Lihat kemiringan garis yang menghubungkan kedua titik pada s-t โ€” saat selang waktu mengecil, kemiringan itu mendekati kemiringan garis singgung, itulah kecepatan sesaat.

Bolak-balik: kelajuan > 0, kecepatan rata-rata = 0

Inilah jebakan terbesar. Kamu berjalan 10 m ke utara, lalu 10 m ke selatan, kembali ke titik awal. Jarak tempuh total 20 m dalam 4 sekon โ†’ kelajuan rata-rata 5 m/s. Tapi perpindahan nol โ†’ kecepatan rata-rata nol! Selama perjalanan kamu benar-benar bergerak, jadi kelajuan rata-rata bukan nol; tapi posisi akhir = posisi awal, jadi kecepatan rata-rata nol.

Jalankan benda yang maju lalu balik di bawah. Tangkap momen jejak bertumpuk dua kali (jarak > 0) sementara posisi akhir menempel pada posisi awal (perpindahan = 0).

Soal TKA Fisika (elemen kinematika, Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) kerap menjebak dengan kasus bolak-balik: kelajuan rata-rata dihitung dari jarak total, kecepatan rata-rata dari perpindahan. Banyak siswa keliru memakai jarak untuk menghitung kecepatan rata-rata. Kuncinya: tanyakan dulu โ€œini mau kelajuan atau kecepatan?โ€.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Sebuah sepeda bergerak 30 m ke timur selama 6 sekon, lalu 30 m ke barat selama 6 sekon hingga kembali ke titik awal. Tentukan kelajuan rata-rata dan kecepatan rata-rata sepeda itu.

Jarak tempuh total = 30+30=6030 + 30 = 60 m. Waktu total = 6+6=126 + 6 = 12 s.

Kelajuan rata-rata = jarak / waktu = 6012=5\frac{60}{12} = 5 m/s.

Posisi akhir sama dengan posisi awal, jadi perpindahan ฮ”s=0\Delta s = 0. Kecepatan rata-rata = 012=0\frac{0}{12} = 0 m/s. Jadi kelajuan rata-rata 5 m/s, kecepatan rata-rata 0 m/s.

Jebakan: memakai jarak untuk menghitung kecepatan rata-rata. Yang benar: kecepatan rata-rata = perpindahan / waktu, bukan jarak / waktu. Pada gerak bolak-balik, kedua rumus memberi hasil berbeda jauh.

Jebakan: menyamakan kecepatan rata-rata dengan kecepatan sesaat. Yang benar: rata-rata dihitung dari selang waktu (garis sekan), sesaat dari satu momen (garis singgung). Keduanya hanya sama bila gerak lurus beraturan tanpa percepatan.

  • Kelajuan = jarak / waktu (skalar, selalu positif).
  • Kecepatan = perpindahan / waktu (vektor, tandanya arah).
  • Pada grafik s-t, kecepatan sesaat = kemiringan garis singgung.
  • Bolak-balik: kelajuan rata-rata bisa > 0 sementara kecepatan rata-rata = 0.
  • Limit selang waktu menuju nol: kecepatan rata-rata menjadi sesaat.