Gerak Lurus Beraturan (GLB)
Setelah ini kamu bisa mengenali ciri Gerak Lurus Beraturan, membaca bentuk grafiknya, serta menghitung jarak tempuh dengan rumus jarak = kecepatan × waktu.
Bayangkan dua mobil di jalan tol: satu melaju konstan 80 km/jam, satu lagi konstan 100 km/jam. Tidak ada yang nginjak pedal gas atau rem — kecepatan mereka tetap, lurus, tak berubah. Itulah Gerak Lurus Beraturan, gerak paling sederhana. Kapan yang lebih cepat menyusul? Berapa lama? Geser penunjuk waktu di bawah, dan biarkan grafiknya menjawab.
Ciri GLB: kecepatan tetap, percepatan nol
Gerak Lurus Beraturan (GLB) punya dua ciri yang tak terpisahkan: kecepatannya tetap (nilainya tidak berubah terhadap waktu) dan percepatannya nol (karena kecepatan tak berubah). Akibatnya benda bergerak pada lintasan lurus dengan laju konstan — tidak makin cepat, tidak makin lambat.
Gerak Lurus Beraturan (GLB) adalah gerak pada lintasan lurus dengan kecepatan tetap, sehingga percepatannya nol.
Lihat ciri itu langsung pada grafik di bawah: v-t berupa garis mendatar (kecepatan tetap) dan a-t menempel di nol (percepatan nol). Bandingkan dengan dipercepat bila perlu — di sana v-t naik dan a-t di atas nol.
Grafik s-t lurus, v-t datar
Karena kecepatan tetap, posisi bertambah secara linear terhadap waktu: tiap detik posisi bertambah sama banyak. Itulah mengapa grafik posisi-waktu (s-t) pada GLB berbentuk garis lurus, dengan kemiringan sama dengan kecepatan. Makin curam garisnya, makin cepat mobilnya.
| Grafik | Bentuk pada GLB | Arti |
|---|---|---|
| s-t | Garis lurus | Kemiringan = kecepatan |
| v-t | Garis datar | Kecepatan tetap |
| a-t | Garis di nol | Percepatan nol |
Jalankan tiga kecepatan berbeda di bawah, dan perhatikan kemiringan s-t berubah: makin besar kecepatan, makin curam garisnya, sementara v-t tetap mendatar pada angka yang berbeda.
Dua mobil: kapan menyusul?
Inilah soal klasik GLB. Mobil A berangkat lebih dulu dengan kecepatan rendah; mobil B menyusul nanti dengan kecepatan lebih tinggi. Kapan dan di mana B mengejar A? Kuncinya: keduanya GLB, jadi posisi masing-masing mengikuti . Pertemuan terjadi saat posisi mereka sama.
Coba atur skenarionya di bawah: mobil A melaju lebih dulu (preset “A berangkat dulu”), lalu lihat kecepatan B yang mengejar. Geser penunjuk waktu untuk menemukan saat posisi mereka bertemu.
Pada grafik s-t dua mobil, titik pertemuan = titik potong dua garis lurus. Mobil yang kemiringannya lebih curam (kecepatan lebih besar) pasti menyusul yang lebih landai — tinggal soal waktu.
Jarak = kecepatan × waktu
Karena kecepatan tetap, jarak tempuh GLB sangat sederhana: cukup kalikan kecepatan dengan waktu. Inilah rumus utama GLB.
Arti tiap simbol: = jarak tempuh (atau perpindahan untuk arah positif), = kecepatan tetap, = waktu. Untuk gerak lurus tanpa balik, jarak dan besar perpindahan sama.
Latih rumus ini dengan angka yang selalu berganti — kerjakan di kertas dulu, baru ketik jawabanmu.
Soal GLB di TKA Fisika (elemen kinematika, Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) paling sering berbentuk soal “menyusul” atau “pertemuan dua benda”. Jebakan klasik: lupa menyamakan titik acuan waktu kedua benda (mis. A sudah berjalan 2 detik lebih dulu). Pastikan kedua mobil dihitung dari detik yang sama sebelum membandingkan posisi.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Mobil A bergerak GLB dengan kecepatan tetap 8 m/s. Mobil B bergerak GLB dengan kecepatan tetap 12 m/s, berangkat dari titik yang sama, 3 sekon setelah A. Pada detik berapa (sejak A berangkat) B menyusul A, dan di posisi berapa?
Posisi A: . Posisi B: B baru bergerak selama sekon, jadi .
Saat menyusul, : .
, jadi sekon sejak A berangkat. Posisi pertemuan m. Jadi B menyusul A di detik ke-9 pada posisi 72 m.
Jebakan: menyamakan GLB dengan benda diam. Yang benar: GLB adalah gerak lurus dengan kecepatan tetap — benda bisa diam (v = 0, kasus khusus) tetapi lazimnya sedang melaju lurus beraturan. Percepatannya selalu nol.
Jebakan: lupa menyamakan titik acuan waktu pada soal menyusul. Yang benar: kedua mobil harus dihitung dari detik yang sama. Bila B berangkat sekon setelah A, posisi B ditulis , bukan .
- GLB = gerak lurus dengan kecepatan tetap; percepatannya nol.
- Grafik s-t berbentuk garis lurus (kemiringan = kecepatan).
- Grafik v-t berupa garis datar; a-t menempel di nol.
- Jarak tempuh: .
- Soal menyusul: cari saat posisi kedua benda sama, dengan acuan waktu yang sudah disamakan.