Intervensi Pemerintah: Harga Tertinggi & Terendah
Setelah ini kamu bisa membedakan harga tertinggi (harga eceran tertinggi) dan harga terendah (upah minimum), serta menjelaskan dampaknya pada pasar.
Kapan pemerintah boleh melanggar hukum pasar? Saat harga kebutuhan pokok melonjak tak terjangkau, pemerintah dapat memasang harga tertinggi. Sebaliknya, untuk melindungi pekerja, pemerintah menetapkan upah minimum sebagai harga terendah. Kedua intervensi ini menyimpangkan harga dari ekuilibrium, dan menghasilkan kelebihan atau kekurangan. Coba geser garis batas di bawah dan amati.
Mengapa pemerintah intervensi
Pasar bebas tidak selalu menghasilkan hasil yang diinginkan masyarakat. Harga ekuilibrium bisa terlalu tinggi bagi konsumen miskin, atau terlalu rendah bagi pekerja. Untuk melindungi kelompok rentan, pemerintah kadang memasang batas harga. Intervensi ini sah secara hukum, tetapi memiliki konsekuensi yang harus kamu pahami.
Harga tertinggi (harga eceran tertinggi / HET) adalah batas atas yang ditetapkan pemerintah; harga pasar tidak boleh melebihinya. Harga terendah (harga dasar) adalah batas bawah; harga pasar tidak boleh berada di bawahnya.
Harga tertinggi efektif bila dipasang di bawah ekuilibrium โ kalau di atas, ia tidak mengikat karena pasar sudah di bawahnya. Harga terendah efektif bila dipasang di atas ekuilibrium โ kalau di bawah, ia tidak mengikat.
Harga tertinggi dan kekurangan
Saat harga tertinggi dipasang di bawah ekuilibrium, harga pasar โdipaksaโ turun. Konsumen senang karena lebih murah, tetapi produsen enggan menjual sebanyak dulu. Hasilnya: kuantitas yang diminta melebihi kuantitas yang ditawarkan โ kekurangan. Gejala: antrean, barang hilang, pasar gelap di harga lebih tinggi dari HET.
Bayangkan harga tertinggi seperti langit-langit rumah. Bila dipasang terlalu rendah (di bawah kenyamanan), orang harus membungkuk โ ada โtekananโ ke bawah yang menimbulkan rasa sesak (kekurangan). Harga tertinggi yang terlalu rendah menekan penawaran, padahal permintaan melonjak.
Harga terendah dan kelebihan
Saat harga terendah dipasang di atas ekuilibrium, harga pasar โdipaksaโ naik. Produsen (atau penjual tenaga kerja) senang karena lebih mahal, tetapi pembeli (atau pemberi kerja) mengurangi permintaan. Hasilnya: kuantitas yang ditawarkan melebihi kuantitas yang diminta โ kelebihan. Pada pasar tenaga kerja, kelebihan ini berupa pengangguran: banyak pekerja mencari kerja pada upah minimum, tetapi perusahaan menawar lebih sedikit lowongan.
Memilah jenis intervensi
Latihan: hitung kekurangan pada HET
Sekarang uji hitung cepat. Tiap kali kamu menekan tombol soal baru, angkanya berganti secara acak tetapi bisa direproduksi lewat seed.
Jebakan: menganggap harga tertinggi selalu melindungi konsumen. Yang benar: harga tertinggi efektif bisa menimbulkan kekurangan kronis, sehingga konsumen justru kesulitan mendapat barang walaupun harganya murah.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Permintaan minyak goreng P = 16.000 โ 200Q, penawaran P = 4.000 + 100Q. Pemerintah menetapkan HET Rp6.000. Hitung ekuilibrium, kekurangan, dan jelaskan.
Q* = (16.000 โ 4.000)/(200 + 100) = 40 unit; P* = Rp8.000. HET Rp6.000 di bawah P*, jadi efektif.
Q diminta = (16.000 โ 6.000)/200 = 50 unit; Q ditawarkan = (6.000 โ 4.000)/100 = 20 unit. Kekurangan = 50 โ 20 = 30 unit. Konsumen mau beli 50 unit tetapi hanya tersedia 20 โ antrean muncul.
Jebakan: menyimpulkan harga tertinggi pasti gagal karena kekurangan. Yang benar: bila dipasang sangat dekat di bawah ekuilibrium, kekurangan kecil; bila jauh di bawah, kekurangan besar dan merusak pasar.
Jebakan: menganggap upah minimum selalu menambah pengangguran. Yang benar: dampak bergantung elastisitas permintaan tenaga kerja; pada pasar monopsonistik, upah minimum justru bisa menambah lapangan kerja.
- Harga tertinggi (HET): batas atas, efektif di bawah ekuilibrium, menimbulkan kekurangan.
- Harga terendah (harga dasar): batas bawah, efektif di atas ekuilibrium, menimbulkan kelebihan.
- Harga tertinggi melindungi konsumen; harga terendah melindungi produsen/pekerja.
- Upah minimum di atas ekuilibrium bisa menimbulkan pengangguran.
- Intervensi yang efektif menyimpangkan harga dari ekuilibrium.