Elastisitas Pendapatan & Elastisitas Silang
Setelah ini kamu bisa membedakan elastisitas pendapatan (barang normal vs inferior) dan elastisitas silang (substitusi vs komplementer) serta menafsirkan tandanya.
Saat gaji naik, kamu mungkin makin sering makan di restoran, tapi justru berhenti beli mi instan. Begitu harga kopi melonjak, permintaan teh naik, sementara permintaan gula pasir justru ikut turun. Dua pola ini dijelaskan oleh elastisitas pendapatan dan elastisitas silang. Coba pilah pasangan barang di bawah dan temukan polanya.
Elastisitas pendapatan
Elastisitas tidak hanya soal harga barang sendiri. Elastisitas pendapatan mengukur seberapa besar kuantitas yang diminta berubah ketika pendapatan konsumen berubah, dengan harga tetap. Tanda hasilnya membagi barang menjadi dua kelompok besar.
Elastisitas pendapatan (Ey) adalah persentase perubahan kuantitas yang diminti dibagi persentase perubahan pendapatan. Ey positif = barang normal; Ey negatif = barang inferior.
Barang normal adalah barang yang diminta makin banyak saat pendapatan naik (daging, liburan, beras). Barang inferior justru sebaliknya: ketika konsumen makin mampu, ia beralih ke barang lebih baik dan permintaannya turun (mi instan, angkot, singkong). Kamu perlu peka membedakan keduanya.
Barang normal vs inferior
Arti tiap simbol: Ey = koefisien elastisitas pendapatan; %ฮQ = persen perubahan kuantitas diminta; %ฮY = persen perubahan pendapatan.
Tanda Ey menjadi pembeda utama. Bila Ey positif, barang itu normal. Bila Ey negatif, barang itu inferior. Besarnya angka juga bicara: untuk barang normal, Ey lebih dari 1 menandakan barang mewah (jauh lebih elastis terhadap pendapatan), sedangkan Ey antara 0 dan 1 menandakan barang kebutuhan.
Elastisitas silang
Elastisitas silang mengukur seberapa besar kuantitas barang A berubah ketika harga barang B berubah. Tanda hasilnya membagi hubungan barang menjadi dua: substitusi (pengganti) dan komplementer (pelengkap).
Anggap barang substitusi seperti dua pintu keluar yang sejajar: bila satu ditutup (harganya naik), orang berpindah ke pintu satunya. Komplementer seperti rem dan kopling: keduanya dipakai bersama, jadi bila salah satu jadi mahal, keduanya ikut berkurang.
Membedakan dari tanda elastisitas silang
Kunci memahami elastisitas silang adalah tanda. Exy positif menandakan substitusi: harga B naik membuat permintaan A ikut naik (orang pindah ke A). Exy negatif menandakan komplementer: harga B naik membuat permintaan A turun (A dan B dipakai bersama). Exy nol berarti kedua barang tak terkait.
Latihan: hitung elastisitas pendapatan
Sekarang uji hitung cepat. Tiap kali kamu menekan tombol soal baru, angkanya berganti secara acak tetapi bisa direproduksi lewat seed.
Jebakan: menyamakan barang normal dengan barang mewah. Yang benar: semua barang normal punya Ey positif; barang mewah adalah bagian khusus dengan Ey lebih dari 1. Beras adalah barang normal dengan Ey antara 0 dan 1.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Saat pendapatan konsumen naik 10%, permintaan daging naik 15% dan permintaan mi instan turun 5%. Hitung Ey untuk masing-masing dan klasifikasikan.
Ey daging = 15% / 10% = 1,5. Karena Ey positif dan lebih dari 1, daging termasuk barang normal (bahkan mewah pada rentang ini).
Ey mi instan = (โ5%) / 10% = โ0,5. Karena Ey negatif, mi instan termasuk barang inferior.
Jebakan: menyimpulkan tanda Exy hanya dari melihat dua barang berdekatan di rak. Yang benar: tanda Exy ditentukan perilaku permintaan saat harga salah satu berubah, bukan sekadar kedekatan fisik.
Jebakan: menganggap barang inferior selalu murah. Yang benar: barang inferior ditandai Ey negatif, bukan harga murah. Beberapa barang inferior bisa relatif mahal tetap ditinggalkan saat pendapatan naik.
- Elastisitas pendapatan (Ey) mengukur respons kuantitas terhadap perubahan pendapatan.
- Ey positif = barang normal; Ey negatif = barang inferior.
- Elastisitas silang (Exy) mengukur respons kuantitas A terhadap harga barang B.
- Exy positif = substitusi; Exy negatif = komplementer; nol = tak terkait.
- Tanda koefisien adalah pembeda utama, bukan besarnya semata.