Bunga Bank: Simpanan & Pinjaman
Setelah ini kamu bisa menghitung bunga simpanan dan pinjaman bank serta menjelaskan konsep spread yang menjadi sumber pendapatan bank.
Kamu menabung Rp1.000.000 di bank dengan bunga 5% setahun, dan setahun saldo kamu jadi Rp1.050.000. Sebaliknya, kamu meminjam Rp1.000.000 dengan bunga 15%, setahun utang jadi Rp1.150.000. Selisih 10% itu adalah pendapatan bank, disebut spread. Mengapa bank bisa untung dari selisih bunga? Coba lihat sendiri di bawah.
Apa itu bunga bank
Bunga bank adalah imbalan yang dibayar atau diterima atas penggunaan uang dalam jangka waktu tertentu, dinyatakan dalam persen per tahun. Untuk penabung, bunga simpanan adalah pendapatan karena menitipkan dana. Untuk peminjam, bunga pinjaman adalah biaya karena meminjam dana. Selisih antara bunga pinjaman dan simpanan inilah sumber utama pendapatan bank.
Bunga adalah imbalan atas penggunaan uang dalam waktu tertentu, dinyatakan sebagai persentase pokok per periode (biasanya per tahun).
Bunga simpanan vs bunga pinjaman
Bunga simpanan lebih rendah dari bunga pinjaman. Misal, bunga tabungan 1-3% per tahun, deposito 4-6%, tetapi kredit pemilikan rumah 6-10% dan kartu kredit 24-36%. Bank mengambil dana murah dari penabung, menyalurkan ke peminjam dengan bunga lebih tinggi, dan selisihnya menjadi laba. Inilah yang disebut spread atau margin.
Bayangkan bank seperti pedagang buah. Ia beli murah dari petani (penabung), jual lebih mahal ke konsumen (peminjam), dan selisihnya jadi untung. Tanpa spread, bank tak bisa bertahan.
Bunga tunggal vs bunga majemuk
Bunga tunggal dihitung hanya dari pokok awal: Bunga = P ร i ร t. Misal Rp1.000.000 pada 6% selama 3 tahun menghasilkan bunga Rp180.000. Bunga majemuk menghitung bunga atas pokok + bunga periode sebelumnya: Saldo = P(1+i)^t. Pada kondisi sama, saldo akhir majemuk = Rp1.191.016, lebih besar. Mayoritas produk bank memakai bunga majemuk.
Bunga pinjaman membengkak
Sisi pinjaman bunga majemuk juga bekerja, tetapi membebani peminjam. Saldo utang tumbuh cepat bila bunga tinggi dan tenor panjang. Inilah sebabnya kartu kredit dengan bunga 24% setahun sangat berat bila tak dibayar penuh.
Menghitung bunga simpanan
Mari berlatih hitung cepat bunga simpanan dengan rumus bunga tunggal. Setiap soal baru berubah deterministik per seed.
Jenis bunga di lapangan
Tidak semua bunga sama. Bunga fixed (tetap) konstan sepanjang tenor, bunga floating mengikuti acuan (BI rate). Bunga efektif berbeda dari bunga nominal bila periode pembiayaan lebih dari sekali setahun. Kamu perlu mengenali jenisnya saat bertransaksi.
Jebakan: menyamakan bunga nominal dengan bunga efektif. Yang benar: bunga efektif memperhitungkan periode pembiayaan, sehingga biasanya lebih tinggi dari nominal pada produk yang membebankan bunga bulanan.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Bank A membayar bunga simpanan 4% dan memungut bunga pinjaman 12%. Berapa spread bank dalam persen?
Spread = bunga pinjaman โ bunga simpanan = 12% โ 4% = 8%.
Spread 8% adalah margin kotor bank sebelum biaya operasional. Semakin lebar spread, semakin besar potensi laba bank.
Jebakan: menganggap bunga 24% kartu kredit ringan karena dibayar bulanan. Yang benar: bunga majemuk 24% setahun bisa membuat utang berlipat dalam beberapa tahun bila hanya membayar minimum.
Jebakan: menyimpulkan bunga simpanan tinggi selalu untung. Yang benar: bunga simpanan tinggi sering dikalahkan inflasi, sehingga daya beli riil tetap turun; perlu bandingkan dengan laju inflasi.
- Bunga = imbalan atas penggunaan uang, persen per tahun.
- Spread = bunga pinjaman โ bunga simpanan = margin bank.
- Bunga tunggal: P ร i ร t; bunga majemuk: P(1+i)^t (lebih cepat).
- Bunga fixed tetap; bunga floating ikut acuan (BI rate).
- Bunga efektif โ bunga nominal; hati-hati saat meminjam.