Bank: Fungsi & Jenisnya
Setelah ini kamu bisa menyebutkan fungsi utama bank dan membedakan bank umum, BPR, dan bank syariah berdasarkan layanannya.
Setiap bulan gajimu bisa masuk lewat rekening, dan setiap kali butuh modal usaha, kamu bisa mengajukan pinjaman. Di belakang dua kegiatan itu ada satu lembaga yang menghubungkan penabung dengan peminjam: bank. Mengapa bank disebut sebagai lembaga intermediasi? Bagaimana bank umum, BPR, dan bank syariah berbeda? Coba lihat sendiri di bawah.
Apa itu bank
Bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan utamanya menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit atau pembiayaan. Kegiatan inilah yang disebut intermediasi keuangan: bank menengahi antara pihak yang punya dana lebih (penabung) dan pihak yang butuh dana (peminjam). Tanpa bank, dua pihak ini sulit bertemu.
Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk lainnya untuk meningkatkan taraf hidup orang banyak.
Fungsi utama bank
Fungsi utama bank ada dua. Pertama, intermediasi keuangan: menghimpun simpanan (giro, tabungan, deposito) lalu menyalurkan sebagai kredit. Kedua, lalu lintas pembayaran: bank mempermudah pembayaran lewat transfer, kliring, dan alat pembayaran lain. Bank juga menjaga kepercayaan publik karena uang yang ditabung harus aman dan bisa diambil kapan saja.
Bayangkan bank seperti jembatan antara dua tepi sungai. Penabung berada di satu sisi dengan air berlebih, peminjam di sisi lain yang kehausan. Bank mengalirkan air itu lewat pipa kredit, dan menarik sedikit โbiaya jasaโ berupa selisih bunga.
Jenis bank berdasarkan kegiatannya
Berdasarkan kegiatannya, bank di Indonesia dibagi menjadi bank umum dan BPR. Bank umum melayani simpanan, kredit, dan jasa luar negeri berskala besar; ia boleh menciptakan uang giral lewat giro. BPR (Bank Perkreditan Rakyat) beroperasi di tingkat lokal, melayani simpanan dan kredit skala kecil, dan tidak boleh melayani jasa luar negeri. Perbedaan skala ini menentukan segmen nasabah yang dilayani.
Bank syariah vs bank konvensional
Bank syariah berbeda dari bank konvensional pada prinsip operasinya. Bank konvensional memakai bunga sebagai imbalan; bank syariah memakai akad seperti murabahah (jual-beli), mudharabah (bagi hasil), dan musyarakah (kongsi). Bagi hasil membuat imbalan mengikuti untung-rugi usaha, bukan tetap seperti bunga. Bank syariah juga menghindari kegiatan yang bertentangan dengan syariat.
Ciri intermediasi sehat
Intermediasi yang sehat ditandai dana pihak ketiga yang stabil, kredit yang sehat, dan rasio kredit-simpanan yang wajar. Kamu perlu mengenali ciri ini agar bisa membedakan bank yang menjalankan fungsi utamanya dengan baik.
Alur pinjaman kredit
Memahami alur pinjaman membantu kamu melihat bagaimana bank menyalurkan dana. Pertama, nasabah mengajukan permohonan disertai jaminan. Kedua, bank menganalisis kredit (5C: character, capacity, capital, collateral, condition). Ketiga, bank menyetujui atau menolak. Keempat, bila disetujui, kredit dicairkan dan nasabah mencicil. Tahap-tahap ini menunjukkan kehati-hatian bank dalam menjaga dana penabung.
Jebakan: menyamakan bank syariah dengan bank konvensional hanya karena sama-sama menyalurkan kredit. Yang benar: bank syariah memakai akad (bagi hasil, jual-beli) tanpa bunga, sedangkan bank konvensional memakai bunga tetap.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Seorang petani ingin membeli bibit senilai Rp5.000.000 tetapi baru punya uang setelah panen tiga bulan lagi. Ia datang ke BPR desa. Jenis bank apa yang dimaksud dan bagaimana alurnya?
BPR desa adalah Bank Perkreditan Rakyat yang melayani kredit skala kecil di tingkat lokal, cocok untuk kebutuhan petani seperti bibit.
Petani mengajukan permohonan dengan jaminan, BPR menganalisis kemampuan bayar, lalu mencairkan kredit. Setelah panen, petani mencicil pokok ditambah bunga/biaya sesuai akad.
Jebakan: menganggap semua bank boleh melayani transfer luar negeri. Yang benar: hanya bank umum yang berizin valas; BPR dilarang melayani jasa luar negeri.
Jebakan: menyamakan deposito dengan giro. Yang benar: deposito adalah simpanan berjangka dengan bunga lebih tinggi, sedangkan giro adalah simpanan yang bisa ditarik kapan saja dengan cek/bilyet dan dipakai untuk transaksi bisnis.
- Bank = lembaga intermediasi yang menghimpun dan menyalurkan dana.
- Fungsi utama: intermediasi keuangan dan lalu lintas pembayaran.
- Bank umum melayani skala besar + valas; BPR skala lokal tanpa valas.
- Bank syariah memakai akad (bagi hasil, murabahah), bukan bunga.
- Intermediasi sehat ditandai dana stabil, kredit sehat, dan rasio wajar.