Langsung ke isi
Lyra
Ekonomi ยท Kelas 10 ยท Fase E ยท 6 menit baca

Uang: Fungsi Asli & Fungsi Tambahan

Setelah ini kamu bisa membedakan tiga fungsi asli uang dan beberapa fungsi tambahannya, serta menilai kapan suatu pemakaian uang termasuk fungsi tertentu.

Bayangkan kamu mau tukar sekarung padi dengan sepasang sepatu, tetapi penjual sepatu tidak butuh padi. Tanpa uang, kamu harus mencari dulu orang yang mau menukar sepatu dengan barang yang kamu punya. Uang menghapus kesulitan itu sehingga semua orang bisa bertransaksi cepat. Mengapa uang disebut alat tukar, satuan hitung, sekaligus penyimpan nilai? Coba lihat sendiri di bawah.

Baca tiap pemakaian uang, lalu pilah ke kolom fungsi asli yang tepat.

Apa itu uang

Uang adalah benda yang disetujui semua orang sebagai alat untuk bertransaksi dan mengukur nilai. Persetujuan ini lahirlah dari fungsi-fungsi yang dijalankan uang dalam kehidupan ekonomi. Tanpa uang, masyarakat harus barter, yaitu menukar barang dengan barang, yang sulit karena harus temu-temu kebutuhan. Uang menyelesaikan masalah itu sehingga perekonomian bergerak lancar.

Uang adalah segala benda yang diterima luas oleh masyarakat sebagai alat tukar, satuan hitung, dan penyimpan nilai untuk melancarkan kegiatan ekonomi.

Tiga fungsi asli uang

Fungsi asli uang ada tiga. Pertama, alat tukar: uang dipakai membayar barang dan jasa sehingga kamu tidak perlu barter. Kedua, satuan hitung: harga barang dinyatakan dalam uang sehingga mudah dibandingkan, misalnya sepatu Rp200.000 versus sandal Rp30.000. Ketiga, penyimpan nilai: uang bisa ditabung dan dipakai nanti karena daya belinya relatif bertahan. Tanpa salah satu fungsi ini, uang sulit berfungsi sebagaimana mestinya.

Bayangkan uang seperti bahasa bersama. Alat tukar = cara berkomunikasi; satuan hitung = kosakata untuk mengukur; penyimpan nilai = buku catatan untuk ingat. Tanpa bahasa yang sama, semua orang bingung.

Fungsi tambahan uang

Selain tiga fungsi asli, uang menjalankan fungsi tambahan. Alat pembayaran yang sah berarti uang diakui negara untuk membayar segala transaksi, termasuk pajak. Pemindahan kekayaan memungkinkan harta dialihkan lewat warisan atau hibah. Penunjuk harga membantu kamu tahu nilai pasar suatu barang. Pendorong kegiatan ekonomi membuat orang terpacu bekerja karena upah dibayar uang. Fungsi-fungsi ini melengkapi fungsi asli di masyarakat modern.

Ciri uang yang berfungsi baik

Agar fungsi asli dan tambahannya berjalan, uang harus memenuhi syarat tertentu. Ia harus diterima luas, mudah dibawa, tahan lama, nilainya stabil, dan jumlahnya terkendali. Bila uang kehilangan ciri ini (misalnya inflasi tinggi membuat nilainya jatuh), fungsi penyimpan nilai melemah. Kamu perlu mengenali ciri mana yang membuat uang tetap aman dipakai.

Jebakan: menganggap semua benda berharga otomatis berfungsi sebagai uang. Yang benar: benda harus diterima luas sebagai alat tukar, satuan hitung, dan penyimpan nilai; emas di brankas saja bukan uang hingga dipakai bertransaksi.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Seorang pedagang mencatat harga 1 kg gula Rp15.000, lalu menerima uang Rp15.000 dari pembeli, dan akhirnya menabung sisa uangnya di bank. Fungsi uang mana yang muncul di tiap tahap?

Mencatat harga Rp15.000 adalah satuan hitung, karena nilai barang dinyatakan dalam uang agar bisa dibandingkan.

Menerima Rp15.000 dari pembeli = alat tukar. Menabung sisa di bank = penyimpan nilai, karena daya beli ditahan untuk masa depan.

Jebakan: menyamakan fungsi penyimpan nilai dengan investasi pasti untung. Yang benar: penyimpan nilai hanya menahan daya beli; bila inflasi tinggi, daya beli uang tetap turun meski ditabung.

Jebakan: menganggap satuan hitung hanya soal angka di kalkulator. Yang benar: satuan hitung memungkinkan kamu membandingkan nilai barang-barang yang berbeda dalam satu ukuran yang sama.

  • Uang = benda yang diterima luas sebagai alat tukar, satuan hitung, penyimpan nilai.
  • Fungsi asli: alat tukar, satuan hitung, penyimpan nilai.
  • Fungsi tambahan: alat pembayaran sah, pemindahan kekayaan, penunjuk harga, pendorong ekonomi.
  • Uang berfungsi baik bila diterima luas, mudah dibawa, tahan, dan nilainya stabil.
  • Tanpa penerimaan luas, uang gagal menjalankan fungsi-fungsinya.