Produk Bank Umum: Simpanan, Pinjaman, Jasa
Setelah ini kamu bisa mengklasifikasikan produk bank umum menjadi simpanan, pinjaman, dan jasa serta menjelaskan karakteristiknya.
Saat masuk bank, kamu melihat banyak layanan: ATM, antrian teller, video promo kredit rumah, brosur tabungan pendidikan. Semua itu produk bank yang berbeda. Sebagian menampung uangmu, sebagian meminjamkan, sebagian mempermudah transaksi. Bagaimana membedakannya? Coba lihat sendiri di bawah.
Tiga kategori produk bank
Bank umum menawarkan tiga kategori produk utama. Simpanan (funding) adalah produk yang menampung dana nasabah. Pinjaman (lending/credit) adalah produk yang menyalurkan dana kepada nasabah. Jasa adalah produk yang memberikan kemudahan transaksi tanpa menampung atau menyalurkan dana secara langsung. Memahami tiga kategori ini membantumu memilih layanan bank yang sesuai kebutuhan.
Produk bank umum adalah layanan keuangan yang diberikan bank kepada nasabah, terbagi atas simpanan (menghimpun dana), pinjaman (menyalurkan kredit), dan jasa (mempermudah transaksi dan lalu lintas pembayaran).
Jenis simpanan
Ada tiga jenis simpanan utama. Giro adalah simpanan yang dapat ditarik kapan saja dengan cek atau bilyet giro, biasanya dipakai perusahaan. Tabungan adalah simpanan yang dapat ditarik kapan saja, dengan bunga kecil, cocok untuk individu. Deposito adalah simpanan berjangka waktu tertentu (3, 6, 12 bulan) dengan bunga lebih tinggi, tetapi tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo tanpa penalti. Pilih sesuai tujuan dan likuiditas yang kamu butuhkan.
Bayangkan simpanan seperti wadah air. Giro itu keran terbuka kapan saja untuk perusahaan; tabungan itu botol minum yang mudah diseruput; deposito itu termos terkunci yang baru boleh dibuka setelah waktu tertentu, tetapi isinya lebih banyak.
Memasangkan simpanan dengan ciri
Untuk memantapkan ingatan tentang simpanan, pasangkan tiap jenis dengan ciri khasnya. Latihan ini memperjelas perbedaan tiga simpanan yang sering tertukar.
Ciri kredit sehat
Pinjaman atau kredit adalah produk yang menyalurkan dana kepada nasabah, dengan imbalan bunga. Kredit yang sehat memiliki ciri tertentu: nasabah mampu mencicil, agunan memadai, tujuan jelas. Mengenali ciri ini membantumu mengajukan kredit yang tidak merugikan diri sendiri.
Alur pengajuan kredit
Saat kamu mengajukan kredit, terjadi serangkaian langkah dari aplikasi hingga pencairan. Memahami alurnya membantumu mempersiapkan dokumen dan memperkirakan waktu tunggu.
Jebakan: menyamakan tabungan dengan deposito. Yang benar: tabungan bisa diambil kapan saja dengan bunga kecil, sedangkan deposito terkunci dalam jangka waktu tertentu dengan bunga lebih tinggi; keduanya berbeda likuiditas dan imbalan.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Seorang ibu rumah tangga punya Rp20.000.000 untuk masa depan anak. Apakah ia lebih baik memilih tabungan atau deposito, dan mengapa?
Bila uang itu khusus untuk masa depan anak dalam lima tahun dan tidak akan dipakai sebelumnya, deposito lebih cocok karena bunganya lebih tinggi daripada tabungan.
Bila ibu mungkin butuh uang mendadak, tabungan lebih aman karena dapat diambil kapan saja tanpa penalti. Pilihan akhir bergantung pada kebutuhan likuiditas versus imbalan bunga.
Jebakan: menganggap semua bunga pinjaman sama. Yang benar: bunga kredit berbeda-beda menurut jenis (konsumtif, modal usaha, kepemilikan rumah) dan risiko; semakin lama tenor dan berisiko, biasanya semakin tinggi bunga.
Jebakan: menyamakan jasa bank dengan simpanan. Yang benar: jasa (transfer, kliring, autodebet) mempermudah lalu lintas pembayaran tanpa menampung dana baru; simpanan menampung dana nasabah; keduanya berbeda fungsi.
- Tiga kategori produk bank: simpanan, pinjaman, jasa.
- Simpanan: giro (perusahaan), tabungan (individu, likuid), deposito (berjangka, bunga tinggi).
- Pinjaman: menyalurkan dana dengan bunga, perlu daya bayar dan agunan.
- Jasa: transfer, kliring, autodebet untuk kemudahan transaksi.
- Pilih produk sesuai tujuan: likuiditas vs imbalan vs kebutuhan transaksi.