Langsung ke isi
Lyra
Ekonomi · Kelas 10 · Fase E · 7 menit baca

Alat Pemuas Kebutuhan: Barang & Jasa

Setelah ini kamu bisa mengklasifikasikan barang dan jasa menurut kegunaan, keberadaan, serta hubungannya dengan barang lain.

Saat harga kopi naik, sebagian orang beralih ke teh. Sebaliknya, harga bensin naik bikin orang mikir dua kali beli mobil. Mengapa? Karena barang saling berhubungan: ada yang saling menggantikan, ada yang saling melengkapi. Coba pilah sendiri di bawah.

Coba pilah tiap pasangan barang, lalu tekan Periksa.

Barang dan jasa sebagai alat pemuas

Kebutuhan manusia dipenuhi lewat barang (benda berwujud) dan jasa (layanan tak berwujud). Beras, pakaian, dan buku adalah barang; potong rambut, kesehatan, dan pendidikan adalah jasa. Keduanya disebut alat pemuas kebutuhan.

Barang adalah alat pemuas kebutuhan yang berwujud fisik (bisa disentuh, disimpan). Jasa adalah alat pemuas kebutuhan yang tidak berwujud, langsung dirasakan manfaatnya tetapi tidak bisa disimpan.

Barang seperti gelas berisi air: bisa kamu simpan dan minum kapan saja. Jasa seperti aliran air keran: harus kamu pakai saat mengalir, tidak bisa ditampung lama.

Barang berwujud vs jasa

Membedakan keduanya penting karena cara memperoleh dan memakainya berbeda. Barang bisa ditimbun; jasa harus dikonsumsi saat diberikan.

Hubungan antarbarang

Dua barang bisa berhubungan sebagai substitusi (saling menggantikan) atau komplementer (saling melengkapi). Hubungan ini penting karena perubahan harga satu barang memengaruhi permintaan barang pasangannya. Harga kopi naik → permintaan teh naik (substitusi). Harga bensin naik → permintaan mobil turun (komplementer).

Mengapa hubungan ini penting?

Penjual dan pembeli sama-sama memperhatikan hubungan barang. Pedagang kopi yang tahu teh adalah substitusi akan waspada saat harga teh turun, karena pembeli bisa pindah. Pembeli mobil yang tahu bensin adalah komplementer akan mikir ulang saat harga bensin mahal, karena biaya pakai mobil ikut naik.

permintaan B naik  ⟺  harga A naik⇒A dan B substitusi\text{permintaan B naik} \iff \text{harga A naik} \Rightarrow \text{A dan B substitusi}

Arti tiap simbol: tanda panah menunjukkan arah sebab-akibat; A dan B = dua barang yang dibandingkan.

Latihan: hitung kombinasi belanja

Sekarang uji hitung cepat. Tiap kali kamu menekan tombol soal baru, angkanya berganti secara acak tetapi bisa direproduksi.

Jebakan: menganggap dua barang yang sering dipakai bersama otomatis komplementer. Yang benar: komplementer berarti hubungan fungsional (satu tidak terpakai tanpa yang lain), bukan sekadar sering bareng. Sabun dan sampo bisa saling menggantikan, jadi substitusi.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Harga bensin naik 20 persen. Bagaimana pengaruhnya terhadap permintaan mobil dan sepeda? Jelaskan hubungan barangnya.

Mobil dan bensin adalah barang komplementer: mobil tidak terpakai tanpa bensin.

Naiknya biaya pakai mobil membuat sebagian orang beralih ke sepeda. Sepeda menjadi substitusi transportasi mobil. Jadi permintaan mobil cenderung turun, permintaan sepeda cenderung naik.

Jebakan: menyamakan “sering dipakai bersama” dengan komplementer. Yang benar: komplementer menuntut hubungan fungsional (satu tidak berguna tanpa yang lain), bukan sekadar kebiasaan.

Jebakan: mengira jasa bisa disimpan. Yang benar: jasa langsung dikonsumsi saat diberikan; tidak bisa ditimbun di gudang seperti barang.

  • Alat pemuas kebutuhan: barang (berwujud) dan jasa (tak berwujud).
  • Barang bisa disimpan; jasa langsung dikonsumsi.
  • Substitusi = saling menggantikan; komplementer = saling melengkapi.
  • Hubungan barang memengaruhi permintaan: harga satu memengaruhi yang lain.
  • Komplementer butuh hubungan fungsional, bukan sekadar sering bareng.