Kategori Takson & Tata Nama Binomial
Setelah ini kamu bisa mengurutkan kategori takson dari spesies hingga kingdom dan membaca nama ilmiah binomial dengan aturan penulisan yang benar.
Saat kamu menyebut โharimauโ, temanmu di daerah lain mungkin membayangkan binatang berbeda. Untuk menghindari kebingungan, ilmuwan memakai nama ilmiah yang berlaku sedunia. Nama itu tersusun dalam tingkatan yang rapi dari yang paling spesifik hingga paling umum. Susun sendiri tingkatannya di bawah.
Mengapa perlu takson dan nama ilmiah
Makhluk hidup diberi nama yang baku supaya ilmuwan di seluruh dunia berbicara tentang hal yang sama. Sistem pengelompokan ini disusun berjenjang dari yang paling spesifik (anggotanya paling mirip) hingga paling umum (anggotanya paling beragam). Tanpa sistem baku, satu jenis akan dikenal dengan puluhan nama daerah yang berbeda, sehingga studi dan konservasi jadi kebingungan.
Carolus Linnaeus, seorang naturalis Swedia abad ke-18, memperkenalkan sistem klasifikasi dan tata nama binomial yang masih dipakai hingga sekarang. Sebelum Linnaeus, penamaan makhluk hidup berantakan dan sering memakai kalimat panjang. Sistemnya yang ringkas dua kata membuat setiap jenis punya alamat tetap yang sama di mana pun di dunia.
Taksonomi adalah cabang biologi yang mempelajari pengelompokan dan penamaan makhluk hidup. Takson adalah kelompok makhluk hidup dalam sistem klasifikasi, misalnya genus Homo atau familia Hominidae.
Tujuh kategori takson utama
Dari yang paling spesifik, kategori utamanya adalah Spesies, Genus, Familia, Ordo, Classis, Phylum, dan Kingdom. Makin ke atas, anggotanya makin banyak dan makin beragam; makin ke bawah, anggotanya makin mirip satu sama lain. Antara dua kategori berturut-turut kadang ditambah kategori tambahan seperti subfamili atau superordo, tetapi tujuh kategori utama itu menjadi kerangka dasar.
Cara mengingat urutan dari spesies ke kingdom beragam, salah satunya pola kalimat. Yang penting bukan hafal pola, melainkan paham bahwa tiap naik satu kategori, lingkup makin luas. Manusia dan harimau berbeda di spesies, genus, dan familia, tetapi bertemu di kelas Mammalia karena sama-sama menyusui.
| Kategori | Manusia | Tingkat |
|---|---|---|
| Spesies | Homo sapiens | paling spesifik |
| Genus | Homo | spesifik |
| Familia | Hominidae | menengah |
| Ordo | Primates | menengah |
| Classis | Mammalia | umum |
| Phylum | Chordata | umum |
| Kingdom | Animalia | paling umum |
Tata nama binomial Linnaeus
Carolus Linnaeus memperkenalkan sistem pemberian nama dua kata untuk tiap jenis: kata pertama adalah genus (diawali huruf kapital) dan kata kedua adalah penunjuk jenis (huruf kecil). Seluruh nama ditulis miring atau digarisbawahi bila ditulis tangan. Nama binomial ini berlaku internasional sehingga Panthera tigris merujuk harimau di mana pun di dunia, terlepas dari bahasa lokal yang dipakai.
Bila sebuah jenis ditemukan terbagi menjadi beberapa varian alami, dapat ditambahkan kata ketiga sebagai penanda subspesies atau varietas, misalnya Panthera tigris sumatrae untuk harimau Sumatera. Namun untuk keperluan umum, dua kata sudah cukup.
Nama binomial adalah nama ilmiah dua kata untuk satu jenis: kata pertama = genus (kapital), kata kedua = penunjuk jenis (huruf kecil), seluruhnya ditulis miring. Contoh: Homo sapiens.
Pilah aturan penulisan nama binomial berikut.
Menghitung kategori takson
Pada soal, kamu kadang diminta menyebutkan banyak kategori takson dari spesies sampai kingdom. Latih menghitungnya supaya tidak salah.
Pikirkan takson seperti alamat: nomor rumah (spesies) paling spesifik, lalu jalan (genus), kelurahan (familia), dan seterusnya sampai negara (kingdom). Makin ke atas, makin banyak tetangga yang ikut.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Berikut data takson harimau: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Classis Mammalia, Ordo Carnivora, Familia Felidae, Genus Panthera, Spesies tigris. Tuliskan nama ilmiahnya dengan benar.
Nama ilmiah dibentuk dari genus (Panthera) ditambah penunjuk spesies (tigris).
Genus diawali huruf kapital, spesies huruf kecil, seluruhnya miring. Hasilnya: Panthera tigris.
Jebakan: menulis penunjuk spesies dengan huruf kapital (mis. Homo Sapiens). Yang benar: penunjuk spesies selalu huruf kecil, mis. Homo sapiens.
Jebakan: lupa memiringkan nama ilmiah. Yang benar: seluruh nama binomial ditulis miring (atau digarisbawahi bila tulisan tangan).
- Tujuh kategori takson utama: Spesies, Genus, Familia, Ordo, Classis, Phylum, Kingdom.
- Spesies paling spesifik; Kingdom paling umum.
- Nama binomial dua kata: genus (kapital) + spesies (kecil), miring.
- Nama ilmiah berlaku sedunia untuk menghindari kebingungan.
- Aturan penulisan wajib: miring, genus kapital, spesies kecil.