Langsung ke isi
Lyra
Biologi ยท Kelas 10 ยท Fase E ยท 7 menit baca

Kunci Dikotomi untuk Identifikasi

Setelah ini kamu bisa menggunakan kunci dikotomi berpasangan untuk mengidentifikasi organisme sampai ke namanya.

Bayangkan kamu menemukan daun asing di kebun. Daripada menebak, kamu mengikuti daftar pertanyaan: โ€œberbiji atau tidak? jika berbiji, bijinya satu atau dua?โ€ Tiap jawaban membawa kamu ke pertanyaan berikutnya hingga sampai nama. Itulah cara kerja kunci dikotomi. Coba susun alurnya di bawah.

Susun langkah memakai kunci dikotomi berikut, lalu tekan Periksa.

Apa itu kunci dikotomi

Kunci dikotomi adalah alat identifikasi berupa daftar pernyataan berpasangan. Tiap pasangan menawarkan dua ciri yang saling bertentangan, dan kamu memilih satu yang cocok dengan organisme. Pilihan itu mengarah ke pasangan berikutnya, demikian seterusnya sampai nama organisme ditemukan. Kunci ini dipakai ilmuwan hingga petugas kehutanan untuk mengenali organisme yang tidak mereka kenal di lapangan.

Kata โ€œdikotomiโ€ berarti pembagian menjadi dua. Prinsipnya sederhana: setiap langkah membagi kemungkinan menjadi dua kelompok yang saling meniadakan, lalu kamu menelusuri satu kelompok yang cocok. Bila terus dibagi dua, akhirnya kamu sampai pada satu nama yang tidak terbagi lagi.

Kunci dikotomi adalah alat identifikasi yang terdiri atas pasangan pernyataan ciri yang saling bertentangan. Jawaban tiap pasangan membawa pengguna ke pasangan berikutnya hingga organisme teridentifikasi.

Ciri pasangan dikotomi

Pasangan dalam kunci dikotomi harus saling meniadakan: kalau satu menyebut โ€œberbijiโ€, pasangannya menyebut โ€œtidak berbijiโ€. Sifat saling meniadakan ini memastikan hanya satu cabang yang benar-benar cocok dengan organisme yang kamu amati.

Ciri yang dipakai sebaiknya yang mudah diamati: jumlah kaki, bentuk daun, atau ada tidaknya biji. Hindari ciri yang berubah-ubah menurut lingkungan, misalnya warna bunga yang bisa pucat karena kekurangan cahaya. Ciri yang stabil membuat identifikasi lebih andal dan dapat diulang oleh orang lain.

Ada dua bentuk kunci dikotomi: kunci tertulis (sistem nomor) dan kunci bergambar (diagram bercabang). Kunci tertulis sering dipakai di buku dan handout karena ringkas, sedangkan kunci bergambar membantu pemula yang lebih mudah mengenali gambar daripada kalimat. Keduanya bermula dari pasangan pertama dan menelusuri cabang secara bertahap.

Saat memakai kunci, bacalah seluruh pasangan sebelum memilih, bukan hanya cabang pertama yang terlihat. Terkadang cabang kedua justru lebih cocok bila kamu amati lebih teliti. Jika sampai di nama yang diragukan, periksa kembali langkah-langkah sebelumnya atau bandingkan ciri organisme dengan deskripsi resmi jenis itu.

PasanganCabang aCabang b
1BerbijiTidak berbiji
2Biji satu kotiledonBiji dua kotiledon
3Daun menyiripDaun menjari

Bagi ciri ke cabang dikotomi

Untuk merasakan cara menyusun pasangan, pilah ciri berikut menjadi dua cabang yang saling meniadakan.

Menghitung langkah identifikasi

Pada kunci dikotomi dengan beberapa pasangan, jumlah langkah hingga nama bisa dihitung. Latih menghitungnya agar terbiasa dengan struktur bertingkat. Kunci yang baik memuat cukup banyak pasangan untuk memisahkan jenis yang serupa, tetapi tidak terlalu panjang sehingga melelahkan pengguna. Kunci daun di hutan sekolah misalnya, mungkin hanya butuh empat sampai enam pasangan untuk menemukan nama pohon.

Berpikirlah seperti detektif: tiap pertanyaan dikotomi mempersempit daftar tersangka menjadi dua. Mula-mula ratusan, lalu puluhan, lalu beberapa, sampai akhirnya satu nama tersisa yang cocok.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Seekor tumbuhan diamati: berbiji, biji memiliki dua kotiledon, dan daun menjari. Gunakan kunci di tabel penjelasan untuk mengidentifikasi.

Tumbuhan berbiji, jadi ikuti cabang berbiji ke pasangan 2.

Biji memiliki dua kotiledon, jadi tumbuhan ini adalah dikotil.

Daun menjari khas dikotil seperti kacang atau singkong. Dengan demikian tumbuhan ini termasuk kelompok dikotil berdaun menjari.

Jebakan: membuat pasangan dengan dua ciri yang bisa berlaku bersamaan. Yang benar: pasangan harus saling meniadakan sehingga hanya satu cabang yang cocok.

Jebakan: berhenti di tengah kunci dan menebak nama. Yang benar: ikuti nomor cabang hingga benar-benar tiba pada nama organisme.

  • Kunci dikotomi adalah alat identifikasi berpasangan.
  • Pasangan pernyataan harus saling meniadakan.
  • Tiap pilihan membawa ke pasangan berikutnya hingga nama.
  • Mulailah dari pasangan nomor 1 dan ikuti petunjuk.
  • Kunci dikotomi membantu identifikasi tanpa menebak.