Memperkuat & Memperlemah Argumen
Setelah ini kamu bisa mengidentifikasi asumsi tersembunyi sebuah argumen dan memilih pernyataan yang paling memperkuat atau memperlemah argumen itu.
โSekolah A nilai rata-ratanya lebih tinggi, pasti guru lebih bagus.โ Benarkah? Argumen ini diam-diam mengasumsikan dua hal: siswanya sebanding, dan tak ada faktor lain. Bila asumsi itu salah, argumen runtuh. PU sering menguji apakah kamu bisa melihat asumsi tersembunyi, lalu memilih bukti yang mengenai atau meleset darinya. Mari latih keterampilan itu.
Argumen, klaim, dan asumsi
Setiap argumen punya tiga bagian: klaim (kesimpulan yang didukung), bukti (data yang dikemukakan), dan asumsi (jembatan tak tertulis yang menghubungkan bukti ke klaim). Asumsi adalah titik lemah utama: bila asumsi salah, argumen runtuh walau buktinya benar. Keterampilan inti soal memperkuat/memperlemah adalah membongkar asumsi, lalu menguji apakah sebuah pernyataan baru memperkokoh atau mengoyak asumsi itu.
Asumsi adalah pernyataan tak tertulis yang harus benar agar argumen sahih. Memperkuat = menyajikan bukti yang membuat asumsi lebih mungkin benar. Memperlemah = menyajikan bukti yang membuat asumsi lebih mungkin salah.
Pikirkan asumsi sebagai fondasi rumah. Bukti di lantai atas bisa kokoh, tetapi bila fondasi retak, seluruh rumah goyah. Memperkuat = menopang fondasi; memperlemah = menggali bawah fondasi sampai retak.
Memperkuat: dukung asumsi
Untuk memperkuat argumen, cari pernyataan yang membuat asumsi tersembunyi lebih mungkin benar. Bila argumen mengasumsikan โsiswa sebandingโ, pernyataan yang menunjukkan tes masuk seragam atau latar belakang siswa mirip akan memperkuat. Hindari pernyataan yang hanya mengulang klaim atau menyajikan bukti yang tak menyentuh asumsi.
Memperlemah: serang asumsi
Untuk memperlemah, cari pernyataan yang membuat asumsi lebih mungkin salah. Tiga strategi umum: (1) sodorkan sebab alternatif yang menjelaskan bukti (faktor ketiga); (2) tunjukkan asumsi tidak berlaku pada kasus ini; (3) tunjukkan bukti sebenarnya mendukung klaim sebaliknya. Pernyataan yang paling melemahkan adalah yang paling langsung mengoyak asumsi inti.
Tipe soal memperkuat/memperlemah lazim muncul di PU yang beredar (framework SNPMB menguji komponen induktif). Skor datang dari memilih pernyataan yang paling langsung menyentuh asumsi โ bukan yang paling dramatis atau paling jauh dari topik. Hindari opsi yang hanya mengulang klaim atau menyajikan informasi tak relevan.
| Strategi | Efek pada argumen | Contoh |
|---|---|---|
| Dukung asumsi | Memperkuat | Tes masuk setara โ siswa sebanding |
| Sebab alternatif | Memperlemah | Harga turun โ penjualan naik bukan karena iklan |
| Asumsi tak berlaku | Memperlemah | Siswa diseleksi โ perbandingan tak adil |
| Ulang klaim | Tak berpengaruh | โGuru memang pentingโ (tak bukti baru) |
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Argumen: โKampus X lulusan lebih cepat dapat kerja, jadi kurikulumnya lebih baik.โ Temukan asumsi, lalu sebutkan satu pernyataan yang memperlemah.
Asumsi: lulusan kedua kampus sebanding dalam hal jurusan, prestasi, dan jaringan kerja; sehingga perbedaan kecepatan kerja murni akibat kurikulum.
Serang dengan menunjukkan sebab alternatif: kampus X punya jaringan industri luas, atau lulusannya banyak dari jurusan yang sedang dibutuhkan pasar.
Contoh perlemah: โKampus X memiliki pusat karier dengan 200 mitra industri yang aktif merekrut lulusannya.โ Ini menyodorkan sebab alternatif yang menjelaskan kecepatan kerja tanpa menyalahkan kurikulum.
Jebakan: memilih pernyataan yang hanya mengulang klaim atau menyajikan informasi tak relevan. Yang benar: cari pernyataan yang langsung menyentuh asumsi tersembunyi โ dukung untuk memperkuat, koyak untuk memperlemah.
Jebakan: lupa mencari sebab alternatif saat memperlemah. Yang benar: tanyakan โadakah sebab lain yang menjelaskan bukti?โ โ sebab alternatif adalah strategi melemahkan paling umum.
Jebakan: mengira asumsi selalu eksplisit di argumen. Yang benar: asumsi adalah pernyataan tak tertulis; tugasmu membongkarnya sebelum menguji pernyataan pilihan.
- Setiap argumen punya klaim, bukti, dan asumsi (jembatan tak tertulis); asumsi adalah titik lemah utama.
- Memperkuat = bukti yang membuat asumsi lebih mungkin benar (cakupan luas, mekanisme, eksklusi sebab lain).
- Memperlemah = bukti yang membuat asumsi lebih mungkin salah (sebab alternatif, asumsi tak berlaku).
- Hindari opsi yang hanya mengulang klaim atau menyajikan informasi tak relevan.
- Di PU, pilih pernyataan yang paling langsung menyentuh asumsi inti.