Drill: Rasio & Perbandingan Dasar
Setelah ini kamu bisa menerapkan perbandingan senilai dan berbalik nilai satu langkah pada konteks sehari-hari.
Resep untuk 4 porsi butuh 200 gram gula. Berapa gram untuk 6 porsi? Itu perbandingan senilai. Sekarang: 4 pekerja selesai dalam 12 hari, berapa hari bila 6 pekerja? Itu perbandingan berbalik nilai. Latih keduanya di bawah.
Perbandingan senilai: dua besaran naik bersama
Pada perbandingan senilai, dua besaran bertambah atau berkurang bersama. Ciri khas: rasionya tetap. Misalnya harga per kilogram tetap berapa pun banyak yang dibeli. Cara selesaikan: cari nilai per satuan, lalu kalikan dengan jumlah yang ditanyakan.
Perbandingan senilai: bila tetap, maka . Solusi: .
Perbandingan berbalik nilai: satu naik, satu turun
Pada perbandingan berbalik nilai, bila satu besaran naik, yang lain turun, dan hasil kalinya tetap. Contoh khas: pekerja–waktu (lebih banyak pekerja, lebih cepat selesai) dan kecepatan–waktu tempuh.
Arti tiap simbol: besaran pertama (mis. pekerja); besaran kedua (mis. hari). Hasil kali total pekerja-hari tetap konstan.
Membagi nilai berdasarkan rasio
Soal sering berbentuk “bagikan N dengan rasio a
”. Langkah: jumlahkan bagian (), cari nilai satu bagian (), lalu kalikan dengan bagian masing-masing.Pikirkan rasio seperti potongan kue. Rasio 3
berarti kue dipotong jadi 5 bagian sama; satu pihak ambil 3 potong, pihak lain 2 potong. Mencari “satu potong” dulu = jalan paling aman.Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Sebuah mobil menempuh 180 km dalam 3 jam. Berapa km dalam 5 jam pada kecepatan yang sama?
Jarak dan waktu pada kecepatan tetap = perbandingan senilai (jarak naik, waktu naik).
km/jam.
km.
Jebakan: memperlakukan pekerja-waktu sebagai perbandingan senilai (lebih pekerja → lebih hari). Yang benar: ini berbalik nilai — lebih banyak pekerja, lebih sedikit hari, karena hasil kali pekerja×hari tetap.
Jebakan: langsung mengalikan rasio dengan total tanpa membagi jumlah bagian dulu. Yang benar: cari satu bagian = total ÷ (jumlah rasio), baru kalikan dengan bagian masing-masing.
- Perbandingan senilai: dua besaran naik bersama, rasio tetap; cari nilai per satuan lalu kalikan.
- Perbandingan berbalik nilai: satu naik satu turun, hasil kali tetap ().
- Bagi berbanding: jumlahkan bagian, cari satu bagian, baru kalikan.
- Waspadai jenis perbandingan sebelum menghitung — senilai vs berbalik berbeda rumus.