Langsung ke isi
Lyra
Sosiologi ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 7 menit baca

Teori Evolusi Sosial

Setelah ini kamu bisa menjelaskan teori evolusi sosial Comte, Spencer, dan Durkheim tentang perkembangan masyarakat dari sederhana ke kompleks.

Dulu manusia hidup berburu dalam kelompok kecil, kini mengelola korporasi lintas benua. Mengapa masyarakat cenderung berkembang dari sederhana ke kompleks? Beberapa sosiolog klasik menjawab lewat teori evolusi sosial. Coba lihat sendiri di bawah.

Baca tiap ciri masyarakat, lalu pilah ke tahap Comte yang tepat.

Inti teori evolusi sosial

Teori evolusi sosial berpendapat bahwa masyarakat berkembang dari bentuk sederhana ke bentuk yang semakin kompleks. Pendekatan ini dipengaruhi oleh biologi abad ke-19, yang melihat perkembangan sebagai proses bertahap menuju diferensiasi yang lebih tinggi. Tiga tokoh utamanya adalah Auguste Comte, Herbert Spencer, dan Emile Durkheim. Mereka sepakat soal arah perkembangan, tetapi berbeda dalam menekankan mekanismenya.

Teori evolusi sosial adalah pandangan bahwa masyarakat berkembang secara bertahap dari bentuk sederhana ke bentuk yang lebih kompleks melalui tahapan tertentu.

Tiga tahap Comte

Auguste Comte mengusulkan hukum tiga tahap. Pada tahap teologis, masyarakat menjelaskan segala hal lewat dewa dan kekuatan supranatural. Pada tahap metafisik, penjelasan beralih ke entitas abstrak seperti kodrat dan esensi. Pada tahap positif, masyarakat menggunakan pengamatan ilmiah dan data empiris. Comte percaya kemajuan berjalan menuju tahap positif, di mana sains menjadi dasar penjelasan.

Perkembangan masyarakat

Spencer dan Durkheim melengkapi gambaran Comte. Spencer melihat masyarakat seperti organisme hidup: bertumbuh, berdiferensiasi, dan mengkhususkan fungsi. Durkheim menjelaskan pergeseran dari solidaritas mekanik (ikatan karena kemiripan, khas masyarakat sederhana) ke solidaritas organis (ikatan karena saling ketergantungan dan pembagian kerja, khas masyarakat kompleks). Keduanya sependapat bahwa kompleksitas tumbuh seiring diferensiasi.

Ciri masyarakat modern

Masyarakat kompleks punya ciri khas yang membedakannya dari masyarakat sederhana. Kamu perlu menandai ciri mana yang menunjukkan masyarakat modern hasil evolusi sosial: pembagian kerja yang rumit, ikatan karena saling ketergantungan, peran yang terspesialisasi, dan lembaga yang beragam.

Bayangkan evolusi sosial seperti sungai yang bermuara di laut. Di hulu, air mengalir dalam satu jalur sempit (masyarakat sederhana, semua orang mengerjakan hal serupa). Semakin ke hilir, sungai bercabang banyak anak sungai yang saling menyatu (masyarakat kompleks, banyak peran khusus yang saling melengkapi). Arahnya tetap satu: menuju kompleksitas, walau kecepatannya berbeda-beda.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Sebuah masyarakat mulai membagi pekerjaan secara rinci: ada yang hanya menenun, ada yang hanya berdagang, ada yang mengajar. Gagasan Durkheim apa yang paling tepat?

Pembagian pekerjaan yang rinci menunjukkan masyarakat tidak lagi bersatu karena kemiripan, melainkan karena saling membutuhkan.

Karena ikatan baru lahir dari pembagian kerja, gagasan Durkheim yang paling tepat adalah pergeseran dari solidaritas mekanik ke solidaritas organis.

Jebakan: menyamakan evolusi sosial dengan kemajuan moral. Yang benar: evolusi sosial bicara soal kompleksitas bertambah, bukan penilaian bahwa masyarakat modern lebih bermoral daripada masyarakat sederhana.

Jebakan: menukar solidaritas mekanik dan organis. Yang benar: solidaritas mekanik lahir dari kemiripan (masyarakat sederhana); solidaritas organis lahir dari pembagian kerja (masyarakat kompleks).

  • Teori evolusi sosial melihat masyarakat berkembang dari sederhana ke kompleks.
  • Comte membagi perkembangan ke tahap teologis, metafisik, dan positif.
  • Spencer memakai analogi organisme dan diferensiasi fungsi.
  • Durkheim membedakan solidaritas mekanik (kemiripan) dan organis (pembagian kerja).
  • Masyarakat modern ditandai pembagian kerja rinci dan saling ketergantungan.