Langsung ke isi
Lyra
Sosiologi ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 7 menit baca

Sosiologi Pedesaan & Perkotaan

Setelah ini kamu bisa membedakan ciri masyarakat desa dan kota serta dinamika urbanisasi yang menghubungkan keduanya.

Di desa, semua tetangga saling kenal dan gotong royong adalah rutinitas. Di kota, kamu bisa bertahun-tahun tinggal di apartemen tanpa tahu nama tetangga sebelah. Desa dan kota adalah dua dunia sosial berbeda. Tetapi keduanya terhubung oleh urbanisasi โ€” jutaan orang berpindah dari desa ke kota setiap tahun. Mengapa desa dan kota begitu berbeda, dan apa dampak perpindahan itu? Coba lihat sendiri di bawah.

Baca tiap ciri, lalu pilah ke masyarakat desa atau kota, kemudian tekan Periksa.

Masyarakat desa

Masyarakat desa memiliki ciri khas yang berbeda dari kota. Hubungan sosialnya primer dan intim โ€” orang saling kenal, mengenal keluarga, dan terikat kekerabatan. Gotong royong adalah cara menyelesaikan pekerjaan bersama, bukan dibayar. Tradisi dan adat istiadat kuat mengatur kehidupan. Pekerjaan cenderung homogen (mayoritas pertanian). Perubahan berlangsung lambat karena masyarakat lebih menghormati yang lama. Kelompok sosial utama adalah keluarga dan paguyuban (gemeinschaft).

Masyarakat desa adalah kesatuan sosial yang hubungannya primer, intim, dan berdasarkan kekerabatan; tradisi kuat, pekerjaan homogen, perubahan lambat.

Pasangkan aspek dengan perbedaan desa-kota.

Masyarakat kota dan urbanisasi

Masyarakat kota berbeda. Hubungan sosialnya sekunder dan anonim โ€” kamu bisa hidup bertahun-tahun tanpa kenal tetangga. Pekerjaan sangat terspesialisasi (banyak profesi berbeda). Penduduk heterogen (beragam suku, agama, asal). Perubahan berlangsung cepat karena pengaruh global dan teknologi. Kelompok sosial utama adalah patembayan (gesellschaft) yang rasional dan formal. Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota, didorong faktor penarik (lapangan kerja, pendidikan) dan pendorong (pertanian menyusut, terbatasnya fasilitas desa).

Urutkan jejak urbanisasi dan dampaknya.

Lengkapi teks ciri masyarakat desa dan kota.

Bayangkan desa sebagai kolam kecil yang tenang; ikan-ikannya (warga) saling kenal dan berenang santai bersama. Kota adalah lautan luas yang penuh arus; ikan-ikannya berasal dari mana-mana, masing-masing sibuk mencari makan sendiri. Urbanisasi adalah arus yang membawa ikan dari kolam ke lautan. Kolam lama kehilangan ikan muda yang kuat, sedangkan lautan makin penuh sesak. Keseimbangan kedua dunia perlu dijaga.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Jelaskan dua faktor penarik urbanisasi ke kota dan dua dampak negatifnya bagi desa dan kota.

Kota menjanjikan lapangan kerja industri-jasa yang lebih banyak dan pendidikan yang lebih baik daripada desa.

Desa kehilangan tenaga kerja muda produktif sehingga pertanian terbengkalai dan pelayanan sosial susut.

Kota membengkak padat: muncul permukiman kumuh, kemacetan, dan tekanan pada layanan publik (air, transportasi, kesehatan).

Jebakan: menganggap desa selalu tertinggal dan kota selalu maju. Yang benar: kota memang punya lebih banyak peluang ekonomi dan fasilitas, tetapi juga punya masalah serius (kemacetan, slum, polusi, kriminalitas). Desa punya kekuatan sosial (gotong royong, kedamaian) yang sering hilang di kota. Pembangunan yang baik memperkuat desa tanpa memaksa semua jadi kota.

Jebakan: menyamakan urbanisasi dengan transmigrasi. Yang benar: urbanisasi adalah perpindahan dari desa ke kota (biasanya sukarela, dicari peluang). Transmigrasi adalah pemindahan penduduk oleh pemerintah dari pulau padat (Jawa, Bali) ke pulau kurang padat (Sumatra, Kalimantan) untuk pemerataan. Keduanya berbeda arah dan motif.

  • Desa: hubungan primer, gotong royong, homogen, tradisi kuat, perubahan lambat.
  • Kota: anonim, spesialisasi, heterogen, perubahan cepat, patembayan.
  • Urbanisasi = perpindahan desa-kota, didorong faktor ekonomi.
  • Dampak: desa kehilangan tenaga muda; kota membengkak padat.
  • Transmigrasi beda dari urbanisasi: lintas pulau, program pemerintah.