Langsung ke isi
Lyra
Matematika ยท Kelas 11โ€“12 ยท Fase F ยท 8 menit baca TKA

Vektor: Besaran Berarah

Setelah ini kamu bisa menyatakan vektor lewat komponen di bidang, menghitung besarnya, serta menjumlahkan dan mengalikan vektor dengan skalar.

Saat kamu memberi petunjuk ke teman, kamu tidak hanya berkata โ€œberjalan 3 kmโ€ โ€” kamu juga bilang โ€œke utaraโ€. Jarak saja tidak cukup; arah juga bagian dari informasi. Besaran yang punya besar sekaligus arah seperti ini disebut vektor, dan ia muncul di mana-mana: kecepatan angin, gaya dorong, perpindahan pesawat. Dalam matematika, vektor digambar sebagai panah. Coba seret panahnya di bawah.

Coba seret ujung vektor a di bawah dan perhatikan besar serta arahnya berubah.

Vektor: besaran berarah

Vektor adalah besaran yang memiliki besar (panjang) dan arah. Lawannya, skalar adalah besaran yang hanya punya besar โ€” misalnya suhu, massa, waktu. Vektor digambar sebagai panah: panjang panah menyatakan besar, dan arah ujung panah menyatakan arah vektor. Simbol vektor biasanya ditulis huruf tebal a\mathbf{a} atau dengan tanda panah di atas aโƒ—\vec{a}.

Vektor di bidang ditulis aโƒ—=(ax,ay)\vec{a} = (a_x, a_y), dengan axa_x = komponen mendatar dan aya_y = komponen tegak. Besar vektor โˆฃaโƒ—โˆฃ=ax2+ay2|\vec{a}| = \sqrt{a_x^2 + a_y^2} (rumus Pythagoras). Vektor berpangkal di titik asal (0,0)(0,0) dan berujung di titik (ax,ay)(a_x, a_y).

Pada papan di atas, vektor aโƒ—=(3,4)\vec{a} = (3, 4) berarti geser 3 satuan ke kanan lalu 4 satuan ke atas โ€” ujungnya berada di titik (3,4)(3, 4). Besarnya โˆฃaโƒ—โˆฃ=32+42=25=5|\vec{a}| = \sqrt{3^2 + 4^2} = \sqrt{25} = 5. Komponen negatif berarti ke kiri atau ke bawah: bโƒ—=(โˆ’2,3)\vec{b} = (-2, 3) berarti 2 satuan ke kiri dan 3 ke atas.

Menjumlahkan vektor: resultan

Dua vektor dijumlahkan dengan aturan segitiga (juga disebut kepala-ekor): letakkan pangkal vektor kedua di ujung vektor pertama, lalu tarik vektor resultan dari pangkal vektor pertama ke ujung vektor kedua. Secara komponen, penjumlahan sangat sederhana: tambahkan komponen yang bersesuaian.

aโƒ—+bโƒ—=(ax+bx,ย ay+by)\vec{a} + \vec{b} = (a_x + b_x,\ a_y + b_y)

Arti tiap simbol: aโƒ—,bโƒ—\vec{a}, \vec{b} = dua vektor dijumlahkan; resultan aโƒ—+bโƒ—\vec{a}+\vec{b} = vektor baru dengan komponen yang dijumlahkan bersesuaian. Geometris: aturan segitiga (kepala-ekor) atau jajargenjang.

Papan di bawah menjumlahkan dua vektor. Geser ujung aโƒ—\vec{a} dan bโƒ—\vec{b}, lalu lihat resultan aโƒ—+bโƒ—\vec{a}+\vec{b} berubah. Resultan selalu membentuk sisi ketiga segitiga yang dibentuk kedua vektor.

Kelipatan skalar: meregang dan membalik

Mengalikan vektor dengan bilangan (skalar) kk mengubah besarnya tanpa memutar arahnya (bila k>0k > 0) atau membaliknya (bila k<0k < 0). Skalar k=2k = 2 membuat vektor dua kali lebih panjang searah; k=โˆ’1k = -1 membalik arah vektor tanpa mengubah panjang; k=0,5k = 0{,}5 memendekkannya menjadi setengah.

kโ€‰aโƒ—=(kโ€‰ax,ย kโ€‰ay),โˆฃkโ€‰aโƒ—โˆฃ=โˆฃkโˆฃโ‹…โˆฃaโƒ—โˆฃk\,\vec{a} = (k\,a_x,\ k\,a_y), \quad |k\,\vec{a}| = |k| \cdot |\vec{a}|

Arti tiap simbol: kk = bilangan skalar (bisa negatif, nol, atau pecahan); kโ€‰aโƒ—k\,\vec{a} = vektor baru dengan komponen dikalikan kk. k>0k > 0 searah, k<0k < 0 berlawanan arah, k=0k = 0 โ†’ vektor nol.

Papan di bawah mengalikan vektor aโƒ—\vec{a} dengan skalar kk yang bisa kamu geser dari โˆ’3-3 sampai 33. Geser slider kk dan amati vektor hasil meregang, memendek, atau berbalik arah saat kk melewati nol.

Soal vektor sering muncul di TKA Matematika Tingkat Lanjut (kerangka 045/H/AN/2025, elemen Geometri dan Pengukuran, vektor maksimal 3 komponen). Pola umum: diberi dua vektor, ditanya resultan atau besarnya. Trik cepat: jumlahkan komponen yang bersesuaian dulu, baru hitung besarnya lewat Pythagoras.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Diketahui aโƒ—=(3,4)\vec{a} = (3, 4) dan bโƒ—=(โˆ’1,2)\vec{b} = (-1, 2). Tentukan resultan aโƒ—+bโƒ—\vec{a} + \vec{b} dan besarnya.

aโƒ—+bโƒ—=(3+(โˆ’1),ย 4+2)=(2,6)\vec{a} + \vec{b} = (3 + (-1),\ 4 + 2) = (2, 6). Resultan berkomponen (2,6)(2, 6) โ€” komponen-xx dijumlahkan dengan komponen-xx, komponen-yy dengan komponen-yy.

โˆฃaโƒ—+bโƒ—โˆฃ=22+62=4+36=40=210โ‰ˆ6,32|\vec{a} + \vec{b}| = \sqrt{2^2 + 6^2} = \sqrt{4 + 36} = \sqrt{40} = 2\sqrt{10} \approx 6{,}32. Besar resultan selalu dihitung dengan Pythagoras dari komponennya.

Latih kecepatan menghitung besar vektor dengan angka acak di bawah.

Jebakan: menghitung besar vektor dengan menjumlahkan komponen, โˆฃaโƒ—โˆฃ=ax+ay|\vec{a}| = a_x + a_y. Yang benar: โˆฃaโƒ—โˆฃ=ax2+ay2|\vec{a}| = \sqrt{a_x^2 + a_y^2} โ€” Pythagoras, karena komponen tegak lurus. Untuk aโƒ—=(3,4)\vec{a} = (3, 4), besarnya 55, bukan 77.

Jebakan: menambahkan besar dua vektor untuk dapat resultan, โˆฃaโƒ—+bโƒ—โˆฃ=โˆฃaโƒ—โˆฃ+โˆฃbโƒ—โˆฃ|\vec{a}+\vec{b}| = |\vec{a}| + |\vec{b}|. Yang benar: jumlahkan komponen dulu, baru akarkan. Besar resultan bisa lebih kecil dari jumlah besar (bila kedua vektor berlawanan arah).

  • Vektor = besaran berbesar dan berarah; skalar = hanya berbesar.
  • Notasi aโƒ—=(ax,ay)\vec{a} = (a_x, a_y); besar โˆฃaโƒ—โˆฃ=ax2+ay2|\vec{a}| = \sqrt{a_x^2 + a_y^2} (Pythagoras).
  • Penjumlahan: aโƒ—+bโƒ—=(ax+bx,ย ay+by)\vec{a}+\vec{b} = (a_x+b_x,\ a_y+b_y); geometris = aturan segitiga.
  • Kelipatan skalar: kโ€‰aโƒ—=(kโ€‰ax,ย kโ€‰ay)k\,\vec{a} = (k\,a_x,\ k\,a_y); k<0k<0 membalik arah.
  • Komponen negatif = ke kiri atau ke bawah; tanda menyimpan arah.