Aturan Rantai untuk Komposisi Fungsi
Setelah ini kamu bisa menurunkan komposisi fungsi dengan aturan rantai, yaitu mengalikan turunan fungsi luar dengan turunan fungsi dalam.
Bayangkan dua roda gigi yang saling menggerakkan: roda kecil (fungsi dalam ) berputar lebih cepat, lalu memutar roda besar (fungsi luar ). Kalau roda kecil berputar dua kali lebih cepat dari biasanya, roda besar pun ikut berputar dua kali lebih cepat. Laju total = laju roda dalam kali laju roda luar. Itulah inti aturan rantai: turunan sebuah komposisi adalah hasil kali dua turunan. Geser slider di bawah dan saksikan dua kurva berubah serentak dengan kemiringan yang merupakan hasil kali.
Struktur komposisi: fungsi luar dan fungsi dalam
Komposisi fungsi berarti kamu menerapkan dulu (fungsi dalam), lalu hasilnya dimasukkan ke (fungsi luar). Misalnya : bagian dalam adalah , bagian luar adalah yang menerima hasil . Membedakan mana luar dan mana dalam adalah langkah pertama aturan rantai.
Fungsi dalam adalah bagian yang dikerjakan paling awal; fungsi luar adalah operasi terakhir yang diterapkan pada hasil . Komposisinya ditulis atau .
Pada plot di atas, kurva (aksen1) adalah fungsi dalam linier; kurva komposisi (aksen2) adalah hasil setelah dikuadratkan. Saat bergeser, nilai berubah dulu, lalu nilai mengikuti perubahan tadi.
Rumus aturan rantai
Aturan rantai menyatakan bahwa turunan komposisi adalah hasil kali turunan luar (dinilai di hasil fungsi dalam) dengan turunan dalam. Cara mengingatnya: โturunan luar kali turunan dalamโ.
Arti tiap simbol: = turunan fungsi luar yang dievaluasi di (bukan di ); = turunan fungsi dalam terhadap ; keduanya dikalikan.
Untuk : luar ; dalam . Maka , dan turunan rantainya .
Berpikir seperti dongeng bersarang: ada kotak luar (fungsi luar) yang berisi kotak dalam (fungsi dalam). Saat berubah sedikit, kotak dalam ikut berubah dengan laju ; lalu kotak luar merespons perubahan itu dengan laju di nilai yang baru. Total perubahan = laju dalam kali laju luar di titik itu.
Pola umum: turunan (g(x))^n
Bentuk yang paling sering muncul di soal adalah pangkat dari sebuah fungsi dalam: . Di sini fungsi luar adalah dengan turunan . Aturan rantai langsung memberikan pola praktis.
Arti tiap simbol: pangkat luar turun ke depan sebagai pengali; pangkat fungsi dalam dikurangi satu menjadi ; lalu dikalikan turunan fungsi dalam .
Pada plot di bawah, kurva (aksen1) dan turunannya (aksen2). Slider mengubah kemiringan fungsi dalam ; saat membesar, kurva kubik makin curam dan turunannya menjauhi nol.
Pengaruh pangkat luar n
Selain kemiringan fungsi dalam, pangkat luar juga memengaruhi bentuk kurva dan turunannya. Pada plot di bawah, kurva (aksen1) dan turunannya (aksen2). Saat dinaikkan, kurva makin melengkung curam dan turunannya makin tajam.
Turunan f vs fโ: hasil kali dua laju
Satu cara membuktikan aturan rantai adalah membandingkan kurva komposisi dengan kurva turunannya . Untuk , turunan rantainya โ sebuah garis lurus. Pada plot di bawah, kurva atas (aksen1) dan kurva bawah (aksen2) ditampilkan bersama; titik penanda membaca gradien kurva di tiap titik.
Soal TKA Matematika Tingkat Lanjut kerap memintamu menurunkan fungsi komposisi seperti atau (kerangka TKA 045/H/AN/2025, elemen Kalkulus). Triknya: pisahkan fungsi luar dan dalam, turunkan masing-masing, lalu kalikan; jangan menurunkan pangkat tanpa memperhitungkan turunan fungsi dalam.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Tentukan turunan .
Fungsi dalam sehingga . Fungsi luar sehingga .
Aturan rantai: . Jawaban akhir: .
Latih kecepatan menurunkan komposisi sederhana di bawah.
Jebakan: menurunkan menjadi tanpa mengalikan turunan dalam. Yang benar: โ pangkat luar turun ke depan, lalu wajib dikalikan .
Jebakan: mengevaluasi turunan luar di , bukan di . Yang benar: turunan luar harus dievaluasi di , jadi , bukan . Inilah inti โfungsi dalamโ โ turunan luar mengikuti nilai dalam.
- Aturan rantai: .
- Pisahkan fungsi luar dan fungsi dalam sebelum menurunkan.
- Pola pangkat: .
- Turunan luar dievaluasi di , bukan di .
- Jangan lupa mengalikan turunan dalam โ jebakan paling umum.