Langsung ke isi
Lyra
Matematika · Kelas 10 · Fase E · 8 menit baca TKAUTBK

Identitas Dasar: sin² + cos² = 1

Setelah ini kamu bisa membuktikan identitas Pythagoras trigonometri sin⁡2θ+cos⁡2θ=1\sin^2 \theta + \cos^2 \theta = 1 dan identitas tan⁡θ=sin⁡θcos⁡θ\tan \theta = \dfrac{\sin \theta}{\cos \theta} lewat segitiga siku-siku.

Ambil segitiga siku-siku apa pun dengan sisi miring 1. Kuadratkan dua sisi siku-sikunya, jumlahkan — hasilnya selalu 1, tanpa peduli sudutnya. Inilah Teorema Pythagoras yang sedang menyamar sebagai trigonometri: karena sisi depan = sin⁡θ\sin \theta dan sisi hadap = cos⁡θ\cos \theta, jumlah kuadratnya menjadi sin⁡2θ+cos⁡2θ=1\sin^2 \theta + \cos^2 \theta = 1. Identitas paling terkenal di matematika hanyalah Pythagoras yang berpakaian rapi. Coba lihat sendiri di bawah.

Seret titik sudut untuk mengubah sudut θ\theta, lalu amati bagaimana luas dua persegi sin² dan cos² berubah namun jumlahnya selalu penuh satu satuan.

Pythagoras menyamar jadi trigonometri

Mulai dari Teorema Pythagoras yang sudah kamu kenal: pada segitiga siku-siku dengan sisi siku-siku aa dan bb serta sisi miring cc, berlaku a2+b2=c2a^2 + b^2 = c^2. Sekarang pilih segitiga yang sisi miringnya tepat panjangnya 1, sehingga c=1c = 1 dan persamaannya menjadi a2+b2=1a^2 + b^2 = 1.

Lalu namai kedua sisi siku-siku itu relatif terhadap sudut acuan θ\theta: sisi depan = bb, sisi hadap = aa. Karena sisi miring = 1, definisi trigonometri memberi sin⁡θ=b1=b\sin \theta = \dfrac{b}{1} = b dan cos⁡θ=a1=a\cos \theta = \dfrac{a}{1} = a. Substitusi ke Pythagoras:

a2+b2=1⟹cos⁡2θ+sin⁡2θ=1a^2 + b^2 = 1 \quad \Longrightarrow \quad \cos^2 \theta + \sin^2 \theta = 1

Arti tiap simbol: θ\theta = sudut acuan; sin⁡θ\sin \theta = sisi depan ÷ sisi miring; cos⁡θ\cos \theta = sisi hadap ÷ sisi miring; karena sisi miring = 1, sisi depan = sin⁡θ\sin \theta dan sisi hadap = cos⁡θ\cos \theta.

Inilah identitas Pythagoras trigonometri — berlaku untuk semua sudut θ\theta, karena berasal dari Teorema Pythagoras yang juga berlaku untuk semua segitiga siku-siku. Karena kesebangunan, hasilnya tak bergantung pada ukuran segitiga; memilih sisi miring = 1 hanyalah trik pembuktian.

sin kuadrat + cos kuadrat selalu 1

Pada bangun di bawah, tiga persegi tumbuh di sisi segitiga siku-siku bersisi miring 1. Persegi pada sisi depan berluas sin⁡2θ\sin^2 \theta, persegi pada sisi hadap berluas cos⁡2θ\cos^2 \theta, dan persegi pada sisi miring berluas 12=11^2 = 1. Seret titik sudut — kedua persegi kecil mengecil-membesar bergantian, tetapi jika kamu jumlahkan luasnya, hasilnya selalu pas memenuhi persegi satuan sisi miring.

Identitas Pythagoras trigonometri: sin⁡2θ+cos⁡2θ=1\sin^2 \theta + \cos^2 \theta = 1, berlaku untuk setiap sudut θ\theta. Berasal langsung dari Teorema Pythagoras pada segitiga siku-siku bersisi miring 1.

Tangen = sin per cos

Identitas kedua yang sama pentingnya menghubungkan tangen dengan sin dan cos. Dari definisi: tan⁡θ=sisi depansisi hadap\tan \theta = \dfrac{\text{sisi depan}}{\text{sisi hadap}}. Karena sin⁡θ=sisi depansisi miring\sin \theta = \dfrac{\text{sisi depan}}{\text{sisi miring}} dan cos⁡θ=sisi hadapsisi miring\cos \theta = \dfrac{\text{sisi hadap}}{\text{sisi miring}}, membagi sin dengan cos akan mencoret sisi miring:

tan⁡θ=sin⁡θcos⁡θ=depan/miringhadap/miring=depanhadap\tan \theta = \frac{\sin \theta}{\cos \theta} = \frac{\text{depan}/\text{miring}}{\text{hadap}/\text{miring}} = \frac{\text{depan}}{\text{hadap}}

Arti tiap simbol: tan⁡θ\tan \theta = sisi depan ÷ sisi hadap; sin⁡θ\sin \theta = depan ÷ miring; cos⁡θ\cos \theta = hadap ÷ miring; membagi sin/cos mencoret sisi miring sehingga tinggal depan/hadap.

Pada bangun di bawah, sudut acuan di AA menampilkan ketiga rasio trigonometri sekaligus. Perhatikan nilai tan⁡θ\tan \theta = nilai sin⁡θ\sin \theta dibagi nilai cos⁡θ\cos \theta di setiap sudut — identitas ini konsekuensi langsung dari definisi.

Kedua identitas ini bukan rumus yang harus dihafal mati — keduanya cuma menyatakan ulang Teorema Pythagoras dan definisi tangen. Kalau kamu lupa sin⁡2θ+cos⁡2θ=1\sin^2 \theta + \cos^2 \theta = 1, cukup ingat segitiga siku-siku bersisi miring 1: sisi depan = sin⁡θ\sin \theta, sisi hadap = cos⁡θ\cos \theta, dan Pythagoras mengikat keduanya.

Cek identitas di sudut istimewa

Identitas harus berlaku di sudut mana pun, termasuk sudut istimewa. Cek 30∘30^\circ: sin⁡30∘=0,5\sin 30^\circ = 0{,}5 jadi sin⁡230∘=0,25\sin^2 30^\circ = 0{,}25; cos⁡30∘≈0,87\cos 30^\circ \approx 0{,}87 jadi cos⁡230∘≈0,75\cos^2 30^\circ \approx 0{,}75; jumlahnya 0,25+0,75=10{,}25 + 0{,}75 = 1. Cek 45∘45^\circ: sin⁡45∘=cos⁡45∘≈0,71\sin 45^\circ = \cos 45^\circ \approx 0{,}71, sehingga sin⁡2+cos⁡2≈0,5+0,5=1\sin^2 + \cos^2 \approx 0{,}5 + 0{,}5 = 1. Pada bangun di bawah, muat preset sudut istimewa dan bandingkan rasio trigonometri yang terhitung — identitasnya selalu cocok.

Identitas Pythagoras adalah gerbang ke semua pembuktian identitas trigonometri di TKA Matematika Tingkat Lanjut dan soal UTBK Pengetahuan Kuantitatif. Triknya: bila soal memuat sin⁡2θ\sin^2 \theta atau cos⁡2θ\cos^2 \theta, hampir selalu ganti salah satunya dengan 1−cos⁡2θ1 - \cos^2 \theta atau 1−sin⁡2θ1 - \sin^2 \theta lewat identitas ini. Kerangka TKA (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) memasukkan identitas trigonometri pada elemen Aljabar.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Diketahui sin⁡θ=35\sin \theta = \dfrac{3}{5} dengan θ\theta sudut lancip. Tentukan cos⁡θ\cos \theta dan tan⁡θ\tan \theta tanpa mengukur sudutnya.

Dari sin⁡2θ+cos⁡2θ=1\sin^2 \theta + \cos^2 \theta = 1, substitusi sin⁡θ=3/5\sin \theta = 3/5: (35)2+cos⁡2θ=1\left(\dfrac{3}{5}\right)^2 + \cos^2 \theta = 1, yaitu 925+cos⁡2θ=1\dfrac{9}{25} + \cos^2 \theta = 1.

cos⁡2θ=1−925=25−925=1625\cos^2 \theta = 1 - \dfrac{9}{25} = \dfrac{25 - 9}{25} = \dfrac{16}{25}. Karena θ\theta lancip, cos⁡θ\cos \theta positif: cos⁡θ=45\cos \theta = \dfrac{4}{5}.

tan⁡θ=sin⁡θcos⁡θ=3/54/5=34\tan \theta = \dfrac{\sin \theta}{\cos \theta} = \dfrac{3/5}{4/5} = \dfrac{3}{4}. Jadi cos⁡θ=45\cos \theta = \dfrac{4}{5} dan tan⁡θ=34\tan \theta = \dfrac{3}{4}. (Cocok dengan segitiga 3-4-5!)

Latih kecepatan menghitung sin⁡2θ+cos⁡2θ\sin^2 \theta + \cos^2 \theta untuk membuktikan identitas itu sendiri dengan angka acak di bawah.

Jebakan: menulis sin⁡2θ\sin^2 \theta sebagai sin⁡(θ2)\sin(\theta^2) — mengkuadratkan sudutnya, bukan nilainya. Yang benar: sin⁡2θ=(sin⁡θ)2\sin^2 \theta = (\sin \theta)^2 — kuadrat menempel pada nilai sin⁡θ\sin \theta, bukan pada sudut θ\theta.

Jebakan: lupa memeriksa tanda saat mengakarkan cos⁡2θ\cos^2 \theta untuk mencari cos⁡θ\cos \theta. Yang benar: cos⁡θ=±cos⁡2θ\cos \theta = \pm\sqrt{\cos^2 \theta} — tanda ditentukan oleh kuadran sudut. Untuk sudut lancip, cos⁡θ\cos \theta positif; untuk sudut di kuadran II, negatif.

  • Identitas Pythagoras: sin⁡2θ+cos⁡2θ=1\sin^2 \theta + \cos^2 \theta = 1, untuk semua sudut θ\theta.
  • Berasal dari Teorema Pythagoras pada segitiga siku-siku bersisi miring 1.
  • Identitas tangen: tan⁡θ=sin⁡θcos⁡θ\tan \theta = \dfrac{\sin \theta}{\cos \theta} — dari coret sisi miring.
  • Dari sin⁡θ\sin \theta saja kamu bisa cari cos⁡θ\cos \theta (dan sebaliknya) lewat identitas.
  • sin⁡2θ\sin^2 \theta artinya (sin⁡θ)2(\sin \theta)^2; periksa tanda saat mengakar.