Menggeser Grafik: f(x)+k dan f(x−h)
Setelah ini kamu bisa menjelaskan efek dan pada grafik fungsi dan menentukan arah pergeserannya.
Bayangkan grafik fungsi sebagai stensil yang bisa kamu geser di atas kertas. Menggesernya ke atas-turun atau ke kiri-kanan tidak mengubah bentuknya, hanya posisinya. Dua konstanta kecil, dan , bekerja persis seperti tangan yang menarik stensil itu. Coba lihat sendiri di bawah.
Geser vertikal:
Menambah konstanta di luar fungsi, , menggeser seluruh grafik sejajar dengan sumbu-. Kalau positif, grafik naik sebesar ; kalau negatif, grafik turun. Bentuknya tidak berubah sedikit pun — hanya dipindahkan ke atas atau ke bawah.
Translasi vertikal sebesar mengubah menjadi . Tanda menentukan arah: positif naik, negatif turun.
Pada parabola tadi, puncak awalnya di . Setelah diberi , puncaknya pindah ke — tepat nilai itu sendiri. Inilah cara paling cepat membaca translasi vertikal: lihat kemana titik istimewa berpindah secara tegak.
Geser horizontal:
Hal yang lebih mengejutkan terjadi ketika konstanta diletakkan di dalam fungsi, . Sekarang grafik bergeser sejajar dengan sumbu-. Tapi arahnya terasa terbalik: kalau positif, grafik justru geser ke kanan; kalau negatif, geser ke kiri.
Bandingkan dengan lift yang menunggu di lantai 3. Kalau kamu ingin lift datang ke lantai 5, kamu “memajukan” panggilannya dua lantai — sama seperti yang “memajukan” masukannya agar hasilnya muncul lebih awal di sebelah kanan.
Coba geser slider di bawah: parabola meluncur menyamping tanpa berubah bentuk, dan puncaknya selalu berakhir di .
Merangkai keduanya:
Sekarang gabungkan keduanya. Bentuk menggeser grafik sebesar secara horizontal dan secara vertikal, sekaligus. Urutannya bebas — keduanya bekerja independen.
Arti tiap simbol: = fungsi asal, = besar geseran horizontal (kanan bila ), = besar geseran vertikal (naik bila ).
Pada parabola, puncak yang semula di kini pindah ke — satu titik membaca sekaligus kedua translasi. Atur kedua slider berikut dan amati puncaknya meluncur ke mana pun kamu perintahkan.
Jebakan tanda
Bagian inilah yang paling sering menjebak. Dalam , tanda minus sudah menjadi bagian dari rumus. Jadi kalau kamu melihat , maka dan grafik geser ke kanan sejauh 3. Tapi kalau yang muncul , kamu harus menulisnya kembali sebagai , sehingga dan grafik geser ke kiri sejauh 3.
Tabel banding berikut merangkum keduanya supaya tidak tertukar lagi.
| Bentuk fungsi | Nilai | Arah geser |
|---|---|---|
| Ke kanan 3 satuan | ||
| Ke kiri 3 satuan | ||
| Turun 2 satuan | ||
| Naik 2 satuan |
Buktikan sendiri dengan menggeser slider berikut. Tantangannya: setiap preset sudah dipilih untuk membuat kamu tergoda salah menebak arah. Tarik titik puncak pada parabola pengguna sampai menimpa target.
Aplikasi: parabola ke bentuk puncak
Bentuk disebut bentuk puncak parabola, karena puncaknya langsung terbaca di . Inilah kekuatan translasi fungsi: dengan melengkapkan kuadrat, kamu mengubah bentuk umum menjadi bentuk puncak, dan puncak parabola muncul begitu saja tanpa rumus .
Di TKA dan UTBK, soal sering memberi grafik parabola bergeser dan menanyakan nilai atau -nya. Triknya: baca puncak parabola — absisnya adalah , ordinatnya adalah . Kerangka TKA (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) memasukkan transformasi fungsi sebagai cakupan resmi untuk jalur Matematika Tingkat Lanjut.
Geser slider berikut dan lihat puncak parabola menari mengikuti yang kamu atur — itulah inti bentuk puncak.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Parabola digeser sehingga puncaknya pindah ke . Tulis persamaan parabola hasil translasi dalam bentuk puncak, lalu tentukan letak titik potong sumbu--nya.
Puncak parabola hasil translasi berada di . Jadi dan .
Masukkan dan ke . Karena , maka . Persamaannya menjadi .
Titik potong sumbu- terjadi saat . Substitusi: . Jadi titik potong sumbu- adalah .
Jebakan: melihat lalu menyimpulkan grafik geser ke kanan 3 satuan. Yang benar: tanda plus di dalam berarti negatif, jadi dan grafik geser ke kiri 3 satuan.
Jebakan: mengira menggeser grafik horizontal. Yang benar: konstanta di luar fungsi menggeser grafik secara vertikal; geseran horizontal selalu datang dari konstanta di dalam fungsi, .
- menggeser grafik vertikal: positif naik, negatif turun.
- menggeser grafik horizontal: positif ke kanan, negatif ke kiri.
- Tanda minus sudah jadi bagian rumus — berarti (kiri).
- Bentuk puncak membaca puncak langsung di .
- Translasi tidak mengubah bentuk grafik, hanya posisinya.