Merangkai Banyak Transformasi: Urutan Berpengaruh
Setelah ini kamu bisa merangkai beberapa transformasi fungsi berurutan dan menjelaskan mengapa urutan pengerjaan memengaruhi hasil akhir.
Satu transformasi sudah cukup menarik — parabola bisa diregang, digeser, atau dibalik. Tapi dunia nyata jarang hanya satu langkah. Bayangkan sebuah bingkai foto yang kamu regang dulu, lalu geser, lalu balik; hasilnya berbeda dengan bingkai yang kamu geser dulu, lalu balik, lalu regang. Demikian pula grafik fungsi: saat beberapa transformasi dirangkai, urutan langkahnya menentukan posisi akhir kurva. Coba lihat sendiri di bawah.
Bentuk vertex: rangkaian tiga transformasi
Parabola adalah rangkaian tiga transformasi sekaligus pada : regangan tegak sebesar , geser menyamping sejauh , dan geser tegak sejauh . Puncaknya pindah dari ke . Inilah wujud paling lazim dari kombinasi transformasi.
Bentuk vertex mengemas tiga transformasi: pengali (regang/pantul tegak), geser horizontal , dan geser vertikal , sehingga puncak parabola berada di .
Kunci membaca bentuk ini: kerjakan dari dalam ke luar, persis seperti urutan operasi aritmetika. Dalam kurung dikerjakan dulu (geser horizontal), lalu pangkat (bentuk parabola), lalu pengali luar (regang/pantul), terakhir konstanta paling luar (geser vertikal). Urutan inilah yang membuat tanda minus di dalam terasa “terbalik”: menggeser ke kanan sebesar positif.
Mengapa urutan berpengaruh
Saat dua atau lebih transformasi berbeda jenis dirangkai, urutan pengerjaan sering mengubah hasil. Ambil parabola . Kalau kamu menggeser dulu ke kanan 2 lalu meregang tegak 2, kamu dapat . Tapi kalau kamu meregang dulu 2 lalu menggeser ke kanan 2, kamu dapat — secara matematis sama, karena regangan tegak dan geser horizontal tidak saling mengganggu.
Tapi saat refleksi turut campur, urutan mulai penting. Geser lalu refleksi-vertikal menghasilkan parabola berbeda dengan refleksi-vertikal dulu lalu geser. Inilah inti peringatan “urutan berpengaruh”.
Pikirkan kombinasi transformasi seperti memakai baju: kaos dulu baru jaket menghasilkan tampilan berbeda dengan jaket dulu baru kaos (yang malah tidak muat). Refleksi dan translasi “berinteraksi” karena refleksi membalik arah geseran yang menyusul — itulah mengapa urutan mereka mengubah hasil.
Pada plot di bawah, dua kurva hasil parabola menunjukkan dampak urutan. Kurva pertama (aksen1) menggeser lalu meregang: . Kurva kedua (aksen2) meregang lalu menggeser dengan k yang sama: hasilnya berbeda puncak dan bentuk saat refleksi terlibat. Slider menukar urutan agar perbedaannya terlihat.
Refleksi di akhir rangkaian
Refleksi adalah jenis transformasi yang paling sensitif terhadap urutan. Bentuk memantulkan hasil akhir ke bawah lalu menggesernya naik sebesar . Sebaliknya, memantulkan horizontal — parabola yang simetris (seperti ) tidak berubah, tapi fungsi ganjil seperti akan berbalik arah.
Arti tiap simbol: faktor regangan, tanda minus di luar refleksi vertikal (parabola terbuka ke bawah), geser horizontal, geser vertikal, puncak di .
Pada plot di bawah, parabola (aksen1) adalah rangkaian penuh: regang 2, geser kanan 1, refleksi vertikal, geser naik 3. Puncaknya di dan terbuka ke bawah. Bandingkan dengan dasar (netral) — kombinasi ini mengubah parabola hampir tak kenal.
Soal UTBK Pengetahuan Kuantitatif kerap menampilkan grafik hasil beberapa transformasi dan menanyakan nilai parameter, atau meminta urutan transformasi yang menghasilkan grafik tertentu. Triknya: kerjakan dari dalam ke luar, dan tandai puncak/titik potong untuk melacak perpindahan. Kerangka TKA (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) memasukkan transformasi fungsi sebagai cakupan resmi elemen aljabar.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Parabola ditransformasi menjadi . Tentukan urutan empat transformasi yang terjadi dan koordinat titik hasil untuk .
Dari terbaca , (karena ), dan .
Urutannya: (1) geser kiri 3 satuan, (2) regang tegak 2 kali, (3) refleksi vertikal (karena tanda minus di luar), (4) geser naik 4 satuan. Puncak berpindah ke .
Substitusi : . Jadi titik hasilnya .
Latih kecepatan menghitung titik hasil kombinasi transformasi dengan angka acak di bawah.
Jebakan: pada , menyimpulkan parabola digeser ke kiri 3 (salah) atau kanan 3. Yang benar: berarti , sehingga parabola digeser ke kiri 3 satuan. Tanda dalam kurung selalu terbalik dari intuisi.
Jebakan: mengira urutan refleksi dan translasi tidak berpengaruh. Yang benar: refleksi membalik arah, sehingga geseran yang menyusul terbaca terbalik — menukar urutan kedua transformasi ini menghasilkan kurva berbeda.
- Bentuk vertex mengemas regangan , geser horizontal , dan geser vertikal .
- Kerjakan kombinasi dari dalam ke luar: kurung, pangkat, pengali luar, konstanta.
- Tanda dalam kurung terbalik dari intuisi: geser kanan sejauh positif.
- Urutan refleksi dan translasi berpengaruh: refleksi membalik arah geseran yang menyusul.
- Puncak parabola hasil berada di ; tandai untuk melacak perpindahan.