Langsung ke isi
Lyra
Matematika · Penyegaran SMP · 8 menit baca TKAUTBKUTBK

Teorema Pythagoras: a² + b² = c²

Setelah ini kamu bisa memakai a2+b2=c2a^2 + b^2 = c^2 untuk mencari sisi segitiga siku-siku dan jarak dua titik.

Pernah bertanya berapa panjang diagonal layar TV yang diiklankan “42 inci”? Atau seberapa jauh ujung tangga menyentuh dinding saat kau miringkannya? Keduanya berbentuk segitiga siku-siku, dan satu rumus pendek bisa menjawabnya: jumlah luas persegi di dua sisi pendek sama persis dengan luas persegi di sisi terpanjang. Seret titik-titik di bawah, dan lihat sendiri keajaiban itu.

Seret titik sudut segitiga, lalu perhatikan bagaimana panjang tiap sisi berubah saat sudut sikunya berpindah.

Tiga sisi segitiga siku-siku

Sebelum bicara rumus, kenali dulu wujudnya. Segitiga siku-siku punya satu sudut siku — sudut tegak lurus 90°. Sisi yang berhadapan dengan sudut siku disebut sisi miring (atau hipotenusa): selalu sisi terpanjang dari ketiganya. Dua sisi lainnya yang membentuk sudut siku kita sebut sisi tegak dan sisi mendatar.

Sisi miring adalah sisi di hadapan sudut siku; ia selalu yang terpanjang pada segitiga siku-siku. Dua sisi lain yang saling tegak lurus disebut sisi siku-siku (tegak dan mendatar).

Pada bangun di atas, sudut siku ada di titik B, jadi sisi di hadapannya — yaitu AC — adalah sisi miring. Sisi AB dan BC adalah dua sisi siku-sikunya. Coba seret titik A atau C: posisi sudut siku tetap di B, dan sisi miring selalu melintang di depannya.

Bukti visual: tiga persegi di setiap sisi

Inilah inti Teorema Pythagoras. Bayangkan kamu menumbuhkan sebuah persegi pada tiap sisi segitiga siku-siku. Luas persegi itu sama dengan pangkat dua panjang sisinya: persegi di sisi aa berluas a2a^2, persegi di sisi bb berluas b2b^2, persegi di sisi miring cc berluas c2c^2. Teorema Pythagoras menyatakan bahwa luas dua persegi kecil jika dijumlahkan persis sama dengan luas persegi terbesar.

a2+b2=c2a^2 + b^2 = c^2

Arti tiap simbol: aa dan bb = panjang dua sisi siku-siku, cc = panjang sisi miring.

Buktikan sendiri dengan bangun di bawah. Seret titik-titik ke berbagai posisi — bilangan kuadrat tiap sisi dan jumlahnya akan terus dihitung ulang. Apa pun bentuk segitiga siku-sikunya, a2+b2a^2 + b^2 selalu sama dengan c2c^2.

Bayangkan dua persegi kecil sebagai dua nampan berisi air. Kalau air dari dua nampan itu dituangkan ke persegi besar, airnya pas memenuhi persegi besar sampai penuh. Itulah makna a2+b2=c2a^2 + b^2 = c^2 secara visual — bukan sihir, melainkan sifat khusus segitiga siku-siku.

Mencari sisi miring dari dua sisi siku-siku

Rumus itu bukan sekadar pernyataan; ia alat hitung. Bila kamu tahu panjang dua sisi siku-siku, sisi miring bisa dicari. Misalnya a=3a = 3 dan b=4b = 4: maka c2=32+42=9+16=25c^2 = 3^2 + 4^2 = 9 + 16 = 25, sehingga c=25=5c = \sqrt{25} = 5.

Coba sendiri di bawah: seret titik A sepanjang sumbu mendatar dan titik C sepanjang sumbu tegak, lalu baca cc yang terhitung otomatis sebagai sisi miring. Apa pun pasangan aa dan bb, akar dari a2+b2a^2 + b^2 selalu memberi panjang sisi miring.

Mencari sisi tegak atau mendatar

Kadang yang diketahui justru sisi miring dan satu sisi siku-siku. Bisa dong dicari sisi siku-siku yang lain — rumusnya tinggal dibalik. Misalnya sisi miring c=13c = 13 dan satu sisi a=5a = 5: maka b2=c2−a2=169−25=144b^2 = c^2 - a^2 = 169 - 25 = 144, sehingga b=144=12b = \sqrt{144} = 12.

Seret ujung C ke berbagai ketinggian di bawah ini, sementara panjang AB dikunci sebagai sisi miring. Perhatikan bagaimana bb (sisi tegak) menyesuaikan diri memenuhi a2+b2=c2a^2 + b^2 = c^2.

Aplikasi: jarak dua titik

Teorema Pythagoras bukan cuma soal segitiga gambar — ia alat mengukur jarak. Dua titik pada bidang koordinat bisa dianggap ujung-ujung sisi miring sebuah segitiga siku-siku yang dua sisinya sejajar dengan sumbu-x dan sumbu-y. Jarak antara titik (x1,y1)(x_1, y_1) dan (x2,y2)(x_2, y_2) adalah (x2−x1)2+(y2−y1)2\sqrt{(x_2 - x_1)^2 + (y_2 - y_1)^2}.

d=(x2−x1)2+(y2−y1)2d = \sqrt{(x_2 - x_1)^2 + (y_2 - y_1)^2}

Arti tiap simbol: dd = jarak dua titik, (x1,y1)(x_1, y_1) dan (x2,y2)(x_2, y_2) = koordinat kedua titik. Selisih xx menjadi sisi mendatar, selisih yy menjadi sisi tegak.

Geser titik A dan titik C di bawah ini: jarak antara keduanya persis sama dengan panjang sisi miring yang terhitung — itulah mengapa rumus jarak dua titik hanya Pythagoras yang disamarkan.

Di TKA dan UTBK, Teorema Pythagoras adalah alat serbaguna: muncul saat menghitung diagonal persegi panjang, tinggi segitiga sama sisi, jarak dua titik, panjang sisi limas, sampai jari-jari lingkaran dalam. Kerangka TKA (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) memasukkan geometri dan pengukuran sebagai cakupan resmi. Jebakan paling sering: salah menentukan mana sisi miring — selalu yang di hadapan sudut siku, yaitu sisi terpanjang.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Sebuah tangga sepanjang 5 meter disandarkan pada dinding tegak. Kalau kaki tangga berjarak 3 meter dari dasar dinding, berapa tinggi dinding yang dijangkau ujung tangga? Lalu, sebuah layar TV berdiagonal 25 inchi dengan lebar 15 inchi — berapa tinggi layarnya?

Tangga, dinding, dan tanah membentuk segitiga siku-siku: sudut sikunya di titik dasar dinding (tempat dinding bertemu tanah). Sisi miring adalah tangga itu sendiri, yaitu c=5c = 5. Satu sisi siku-siku adalah jarak kaki tangga ke dinding, a=3a = 3. Yang ditanya adalah sisi siku-siku lainnya, bb.

Gunakan b2=c2−a2=52−32=25−9=16b^2 = c^2 - a^2 = 5^2 - 3^2 = 25 - 9 = 16, jadi b=16=4b = \sqrt{16} = 4. Ujung tangga mengenai dinding pada tinggi 4 meter.

Layar TV juga segitiga siku-siku: diagonal adalah sisi miring c=25c = 25, lebar adalah satu sisi siku-siku a=15a = 15, tinggi adalah bb. Hitung b2=252−152=625−225=400b^2 = 25^2 - 15^2 = 625 - 225 = 400, jadi b=400=20b = \sqrt{400} = 20. Tinggi layarnya 20 inchi.

Cocokkan jawaban TV di segitiga di bawah: seret titik agar sisi mendatar = 15 dan sisi miring = 25 — sisi tegak harusnya terbaca 20.

Jebakan: menganggap sisi yang diberi label cc otomatis adalah sisi miring. Yang benar: sisi miring adalah sisi di hadapan sudut siku, yaitu sisi terpanjang — tak peduli huruf apa yang dipakai menamainya. Selalu periksa letak sudut siku dulu.

Jebakan: menjumlahkan dua sisi lalu dikuadratkan, c=a+bc = a + b. Yang benar: kuadratkan dulu tiap sisi baru dijumlahkan, c2=a2+b2c^2 = a^2 + b^2, lalu ambil akar. Urutan ini wajib — kuadrat-jumlah-akar.

  • Teorema Pythagoras: a2+b2=c2a^2 + b^2 = c^2 hanya berlaku pada segitiga siku-siku.
  • Sisi miring cc selalu di hadapan sudut siku dan merupakan sisi terpanjang.
  • Untuk mencari sisi miring: c=a2+b2c = \sqrt{a^2 + b^2}.
  • Untuk mencari sisi siku-siku: b=c2−a2b = \sqrt{c^2 - a^2}.
  • Jarak dua titik = Pythagoras tersamarkan: d=(Δx)2+(Δy)2d = \sqrt{(\Delta x)^2 + (\Delta y)^2}.