Langsung ke isi
Lyra
Matematika · Penyegaran SMP · 8 menit baca UTBKUTBK

Himpunan & Diagram Venn

Setelah ini kamu bisa memakai operasi irisan, gabungan, dan komplemen himpunan serta membaca diagram Venn untuk soal keanggotaan.

Di kelas ada 20 siswa: 12 suka matematika, 10 suka fisika, dan 5 suka keduanya. Berapa banyak yang suka matematika saja? Soal seperti ini muncul terus di UTBK dan TKA, dan jawabannya bukan sekadar menjumlahkan angka — karena sebagian anak dihitung dua kali. Diagram Venn adalah alat yang membongkar masalah itu. Coba lihat sendiri di bawah.

Coba geser titik sudut dua himpunan, lalu perhatikan bagaimana daerah irisan, gabungan, dan komplemen berubah ukuran.

Apa itu himpunan

Himpunan adalah kumpulan benda yang terdefinisi jelas: tiap benda jelas termasuk atau jelas tidak. Anggotanya boleh apa saja yang dapat kamu sebutkan satu per satu — bilangan, nama siswa, warna, dan seterusnya. Benda di dalam himpunan disebut anggota atau elemen, ditulis dengan lambang keanggotaan ∈\in.

Himpunan AA adalah kumpulan objek yang berbeda dan terdefinisi jelas. Benda xx yang termasuk ke dalam AA ditulis x∈Ax \in A; yang tidak termasuk ditulis x∉Ax \notin A. Himpunan tanpa anggota disebut himpunan kosong (∅\emptyset).

Himpunan bisa ditulis dua cara. Roster mendaftar anggotanya dalam kurung kurawal: A={2,4,6,8}A = \{2, 4, 6, 8\}. Notasi pembentuk himpunan menyebut sifat anggotanya: A={x∣x bilangan genap kurang dari 10}A = \{x \mid x \text{ bilangan genap kurang dari } 10\}. Kedua cara menulis himpunan yang sama — pilih yang lebih ringkas untuk soalmu.

Irisan: anggota yang dimiliki bersama

Dua himpunan sering berbagi anggota. Irisan A∩BA \cap B adalah himpunan anggota yang sekaligus anggota AA dan anggota BB — syaratnya harus memenuhi keduanya. Kalau A={1,2,3,4}A = \{1, 2, 3, 4\} dan B={3,4,5,6}B = \{3, 4, 5, 6\}, maka A∩B={3,4}A \cap B = \{3, 4\}. Kata kunci irisan adalah “dan”.

A∩B={x∣x∈A dan x∈B}A \cap B = \{x \mid x \in A \text{ dan } x \in B\}

Arti tiap simbol: A∩BA \cap B = irisan himpunan AA dan BB; x∈Ax \in A = xx anggota AA; kata penghubung “dan” berarti kedua syarat harus terpenuhi sekaligus.

Bayangkan dua himpunan sebagai dua wadah yang saling tumbuk. Irisan adalah wilayah tumpang tindihnya — tempat seorang anggota berada di dalam kedua wadah. Geser kedua himpunan di bawah: saat tumpang tindihnya makin lebar, irisannya makin banyak anggota; saat terpisah, irisannya menyusut jadi himpunan kosong.

Gabungan, komplemen, dan selisih

Gabungan A∪BA \cup B menggabungkan semua anggota AA atau BB — cukup jadi anggota salah satu. Dengan A={1,2,3,4}A = \{1, 2, 3, 4\} dan B={3,4,5,6}B = \{3, 4, 5, 6\}, maka A∪B={1,2,3,4,5,6}A \cup B = \{1, 2, 3, 4, 5, 6\}. Perhatikan anggota yang sama (3 dan 4) ditulis sekali, bukan dua kali. Kata kunci gabungan adalah “atau”.

Jumlah anggota gabungan memenui rumus penting: ∣A∪B∣=∣A∣+∣B∣−∣A∩B∣|A \cup B| = |A| + |B| - |A \cap B|. Suku terakhir ditarik karena anggota irisan sudah terhitung dua kali saat menjumlahkan ∣A∣+∣B∣|A| + |B|. Rumus ini adalah kunci soal “berapa siswa yang suka matematika saja” tadi.

∣A∪B∣=∣A∣+∣B∣−∣A∩B∣|A \cup B| = |A| + |B| - |A \cap B|

Arti tiap simbol: ∣A∣|A| = banyaknya anggota himpunan AA; ∣A∩B∣|A \cap B| = banyaknya anggota irisan. Suku −∣A∩B∣-|A \cap B| mengoreksi penghitungan ganda.

Komplemen AcA^c (atau A′A') adalah anggota semesta SS yang bukan anggota AA. Semesta adalah himpunan besar yang memuat semua objek yang dibahas. Selisih A−BA - B adalah anggota AA yang bukan anggota BB. Berlatihlah rumus gabungan di bawah; isi nilai yang diketahui dulu, baru hitung.

Membedakan irisan, selisih, dan komplemen

Banyak siswa tertukar antara irisan dan gabungan karena keduanya menggabungkan dua himpunan. Triknya: irisan mempersempit (hanya yang bersama-sama), gabungan meluaskan (semua anggota). Selisih A−BA - B hanya mengambil anggota AA yang tidak ada di BB — bukan kebalikan, bukan gabungan. Berlatihlah membedakannya di bawah.

Diagram Venn tiga himpunan

Untuk soal yang melibatkan tiga kelompok sekaligus, diagram Venn memakai tida lingkaran yang saling beririsan sehingga membentuk tujuh daerah berbeda. Setiap daerah mewakili satu kombinasi keanggotaan (mis. “ketiga-tiganya”, “hanya A dan B”, “hanya A saja”). Soal UTBK kerap menyembunyikan satu angka di salah satu daerah dan memintamu menghitung daerah lain dengan rumus bertingkat.

Soal himpunan muncul di Pengetahuan Kuantitatif UTBK sebagai “masalah inklusi-eksklusi” dan di Penalaran Matematika sebagai konteks survei/polling. Kerangka TKA 045/H/AN/2025 memasukkan aljabar (termasuk logika himpunan) sebagai cakupan resmi. Jebakan paling sering: lupa mengurangi irisan saat menghitung gabungan, atau menjumlahkan irisan dua kali. Rumus ∣A∪B∣=∣A∣+∣B∣−∣A∩B∣|A \cup B| = |A| + |B| - |A \cap B| harus jadi refleks.

Geser himpunan tambahan di bawah untuk membayangkan bagaimana daerah tumpang tiga himpunan terbentuk saat ketiganya saling menembus.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Dari 40 siswa, 25 mengikuti ekstrakurikuler pramuka, 20 mengikuti PMR, dan 10 mengikuti keduanya. Berapa siswa yang mengikuti pramuka saja, dan berapa siswa yang tidak mengikuti keduanya?

Misal AA = pramuka dengan ∣A∣=25|A| = 25, BB = PMR dengan ∣B∣=20|B| = 20, dan ∣A∩B∣=10|A \cap B| = 10 (keduanya). Semesta S=40S = 40.

Pramuka saja = anggota AA yang bukan BB = ∣A∣−∣A∩B∣=25−10=15|A| - |A \cap B| = 25 - 10 = 15 siswa.

Pakai rumus gabungan: ∣A∪B∣=∣A∣+∣B∣−∣A∩B∣=25+20−10=35|A \cup B| = |A| + |B| - |A \cap B| = 25 + 20 - 10 = 35. Yang tidak ikut keduanya = ∣S∣−∣A∪B∣=40−35=5|S| - |A \cup B| = 40 - 35 = 5 siswa.

Jebakan: menjumlahkan ∣A∣+∣B∣|A| + |B| langsung untuk mencari gabungan. Yang benar: pakai ∣A∪B∣=∣A∣+∣B∣−∣A∩B∣|A \cup B| = |A| + |B| - |A \cap B| — anggota irisan sudah terhitung dua kali saat menjumlahkan, jadi harus dikurangi sekali.

Jebakan: tertukar antara irisan (“dan”) dan gabungan (“atau”). Yang benar: irisan mempersempit (hanya anggota bersama), gabungan meluaskan (semua anggota). Cek kata penghubung di soal dulu sebelum memilih operasi.

  • Himpunan = kumpulan objek terdefinisi; anggota xx ditulis x∈Ax \in A.
  • Irisan A∩BA \cap B = anggota yang ada di AA dan BB; gabungan A∪BA \cup B = anggota AA atau BB.
  • Rumus penting: ∣A∪B∣=∣A∣+∣B∣−∣A∩B∣|A \cup B| = |A| + |B| - |A \cap B| (koreksi penghitungan ganda).
  • Komplemen AcA^c = anggota semesta yang bukan AA; selisih A−BA - B = anggota AA yang bukan BB.
  • Diagram Venn membantu membaca daerah tumpang; soal sering menyembunyikan satu angka di irisan.