Segitiga & Segi Empat: Keliling-Luas
Setelah ini kamu bisa menghitung keliling dan luas segitiga dan segi empat serta memakai sifat-sifatnya.
Mengapa lantai kamar dalam tidur siku-siku, tapi pintu selalu persegi panjang? Karena sudut siku membuat luas mudah dihitung — panjang kali lebar, selesai. Tapi segitiga? Itu butuh rumus berbeda, dan jajargenjang punya cerita lagi. Semua rumus luas yang kamu hafal sebenarnya berasal dari satu ide: memotong dan menata ulang bangun menjadi persegi panjang. Coba lihat sendiri di bawah.
Keliling vs luas: dua hal berbeda
Keliling adalah panjang total semua sisi — kalau kamu berjalan mengelilingi bangun, seberapa jauh kamu berjalan. Luas adalah ukuran isi daerah yang dilingkungi — seberapa banyak cat yang dibutuhkan untuk mengecat permukaannya. Keduanya sering tertukar dalam soal: keliling satu dimensi (panjang), luas dua dimensi (panjang × panjang).
Keliling = jumlah panjang semua sisi bangun (satuan panjang, mis. cm). Luas = ukuran daerah yang dilingkungi bangun (satuan luas, mis. cm²). Keliling mengukur “pinggir”, luas mengukur “isi”.
Satuan luas selalu pangkat dua dari satuan panjang: cm², m², km². Ini membantu kamu cek jawaban — kalau soal minta luas tetapi jawabanmu ber-satuan cm, pasti ada yang salah. Begitu juga sebaliknya.
Segi empat: persegi panjang, persegi, jajargenjang
Persegi panjang adalah segi empat dengan empat sudut siku-siku dan sisi hadapan sama panjang. Misal panjang dan lebar : keliling , luas . Persegi adalah persegi panjang khusus yang semua sisinya sama panjang : , .
Arti tiap simbol: = panjang (sisi panjang); = lebar (sisi pendek). Karena sudut siku, dua sisi panjang dan dua sisi pendek; luas = jumlah ubin satuan yang menutupi permukaan.
Jajargenjang punya sisi hadapan sejajar sama panjang, tapi sudutnya tidak harus siku. Luasnya BUKAN sisi × sisi (karena miring) — melainkan alas × tinggi, dengan tinggi diukur tegak lurus dari alas. Trik visualnya: potong jajargenjang dari salah satu sudut tegak lurus, pindahkan potongan segitiga ke sisi lain — ia berubah menjadi persegi panjang dengan panjang = alas dan lebar = tinggi. Itulah mengapa rumusnya .
Segitiga: setengah jajargenjang
Setiap segitiga dapat dipasangkan dengan salinannya yang terbalik membentuk jajargenjang. Karena luas jajargenjang = alas × tinggi, maka luas segitiga adalah setengahnya.
Arti tiap simbol: = alas (sisi yang dipilih sebagai acuan); = tinggi (jarak tegak lurus dari puncak ke alas). Setiap segitiga punya tiga pasangan alas-tinggi, dan hasil luasnya sama.
Bayangkan segitiga sebagai setengah roti jajargenjang yang dipotong diagonal. Kalau kamu punya dua segitiga identik, satukan keduanya menyinggung sisi miring — jadi jajargenjang utuh. Makanya luas segitiga = ½ × luas jajargenjang = ½ × alas × tinggi.
Seret segitiga di bawah: alas dan tingginya bisa berubah bentuk, tetapi rumusnya tetap . Coba ubah puncaknya menjauh dari alas — tinggi membesar, luas ikut membesar proporsional.
Jajargenjang, trapesium, dan belah ketupat
Trapesium punya tepat sepasang sisi sejajar (sisi atas dan sisi bawah ), dengan tinggi . Luasnya adalah rata-rata dua sisi sejajar dikali tinggi: . Belah ketupat adalah jajargenjang yang keempat sisinya sama panjang; luasnya tetap (alas × tinggi). Semua segi empat beririsan — persegi adalah belah ketupat yang juga persegi panjang.
Geser bangun di bawah untuk membandingkan jajargenjang dan trapesium. Perhatikan: jajargenjang punya dua pasang sisi sejajar, sedang trapesium hanya satu pasang.
Berlatih menghitung luas
Sebelum hafal rumus kompleks, kuasai dulu dua dasar: persegi panjang dan segitiga. Berlatihlah keduanya di bawah sampai refleks.
Luas dan keliling bangun datar adalah dasar geometri & pengukuran yang diuji di TKA Matematika (elemen geometri-pengukuran), Penalaran Matematika UTBK, dan Pengetahuan Kuantitatif. Kerangka TKA 045/H/AN/2025 memasukkan geometri dan pengukuran sebagai cakupan resmi. Jebakan paling sering: tertukar satuan (cm vs cm²), lupa faktor ½ pada luas segitiga, atau keliru memakai sisi miring sebagai tinggi jajargenjang.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Sebuah taman berbentuk trapesium dengan sisi sejajar 8 m dan 12 m, serta tinggi 5 m. (a) Berapa luasnya? (b) Kalau taman dipagari keliling dengan sisi miring masing-masing 5 m, berapa panjang pagar?
Luas trapesium = .
Keliling = jumlah semua sisi = 8 + 12 + 5 + 5 = 30 m. Dua sisi miring masing-masing 5 m ditambah dua sisi sejajar 8 m dan 12 m.
Luas taman 50 m² dan panjang pagar 30 m. Perhatikan satuan berbeda: luas m², keliling m.
Jebakan: lupa faktor pada luas segitiga, sehingga menjawab dua kali lipat. Yang benar: — segitiga adalah setengah jajargenjang.
Jebakan: memakai sisi miring sebagai tinggi pada jajargenjang atau segitiga. Yang benar: tinggi SELALU diukur tegak lurus dari alas ke puncak, bukan sepanjang sisi miring.
- Keliling = jumlah panjang semua sisi (satuan panjang); luas = isi daerah (satuan luas).
- Persegi panjang: ; persegi: ; keliling = jumlah sisi.
- Segitiga: (setengah jajargenjang).
- Jajargenjang: (tinggi tegak lurus); trapesium: .
- Cek satuan: keliling cm, luas cm² — tertukar berarti ada kesalahan rumus.