Langsung ke isi
Lyra
Matematika · Kelas 11–12 · Fase F · 7 menit baca TKA

Ekspansi Binomial & Segitiga Pascal

Setelah ini kamu bisa menjabarkan (a+b)n(a+b)^n dengan koefisien binomial (nk)\binom{n}{k} dan membaca koefisiennya dari segitiga Pascal.

Kalikan (a+b)(a+b) dengan dirinya dua kali dan kamu dapat a2+2ab+b2a^2 + 2ab + b^2. Kalikan tiga kali, muncul 1,3,3,11, 3, 3, 1. Empat kali, muncul 1,4,6,4,11, 4, 6, 4, 1. Koefisien ini bukan acak — mereka membentuk pola segitiga yang sudah dikenal para matematikawan sejak abad ke-11. Geser titik pada segitiga di bawah, dan lihat sendiri dari mana angka-angka ajaib itu lahir.

Seret titik-titik pada segitiga Pascal dan amati setiap angka merupakan jumlah dua induk di atasnya.

Dari perkalian berulang ke pola

Menjabarkan (a+b)n(a+b)^n berarti mengalikan (a+b)(a+b) sebanyak nn kali. Untuk n=2n=2: (a+b)2=a2+2ab+b2.(a+b)^2 = a^2 + 2ab + b^2. Untuk n=3n=3, kalikan hasilnya dengan (a+b)(a+b) sekali lagi: (a+b)3=a3+3a2b+3ab2+b3.(a+b)^3 = a^3 + 3a^2 b + 3ab^2 + b^3. Perhatikan koefisiennya: 1,3,3,11, 3, 3, 1. Pola ini lahir dari berapa kali suku akbn−ka^k b^{n-k} muncul saat kamu mengombinasikan pilihan aa atau bb dari tiap faktor.

Ekspansi binomial menjabarkan (a+b)n(a+b)^n menjadi jumlah n+1n+1 suku berbentuk (nk)an−kbk\binom{n}{k} a^{n-k} b^k, dengan kk berjalan dari 00 sampai nn.

Koefisien binomial

Koefisien tiap suku adalah koefisien binomial (nk)\binom{n}{k}, dibaca ”nn pilih kk”.

(nk)=n!k! (n−k)!,(a+b)n=∑k=0n(nk)an−kbk\binom{n}{k} = \frac{n!}{k! \, (n-k)!}, \quad (a+b)^n = \sum_{k=0}^{n} \binom{n}{k} a^{n-k} b^k

Arti tiap simbol: nn = pangkat (banyak faktor (a+b)(a+b)); kk = banyak faktor yang menyumbang bb; n!n! = faktorial nn.

Sebagai contoh, koefisien suku a2b2a^2 b^2 pada (a+b)4(a+b)^4 adalah (42)=4!2! 2!=244=6\binom{4}{2} = \frac{4!}{2! \, 2!} = \frac{24}{4} = 6. Jadi suku itu 6a2b26 a^2 b^2. Pangkat aa turun dari nn ke 00, pangkat bb naik dari 00 ke nn — jumlah kedua pangkat selalu nn.

Segitiga Pascal

Sebagai pintu cepat tanpa menghitung faktorial, kamu bisa membaca koefisien dari segitiga Pascal. Tiap baris menampung koefisien (a+b)n(a+b)^n. Baris ke-0: 11. Baris ke-1: 1,11, 1. Baris ke-2: 1,2,11, 2, 1. Pola pembentuknya sederhana: setiap angka merupakan jumlah dua induk di atasnya.

Pikirkan segitiga Pascal sebagai peta keputusan. Untuk membentuk satu suku dalam (a+b)n(a+b)^n, kamu memilih bb dari kk faktor (dan aa dari sisanya). Banyak cara memilih itulah koefisiennya. Segitiga Pascal menghitung cara-cara itu secara akumulatif, angka demi angka, dari puncak ke bawah.

Pasangan koefisien simetris

Salah satu simetri indah binomial: (nk)=(nn−k)\binom{n}{k} = \binom{n}{n-k}. Itu sebabnya segitiga Pascal selalu simetris kiri-kanan. Geser penanda pasangan pada segitiga di bawah untuk merasakannya.

Latihan suku binomial

Soal TKA Matematika Tingkat Lanjut kerap menanyakan suku ke-kk dari (a+b)n(a+b)^n atau koefisien suku tertentu. Trik hemat waktu: ingat posisi suku (suku ke-kk berarti pangkat b=k−1b = k-1), lalu baca koefisien dari baris Pascal ke-nn alih-alih menghitung faktorial penuh. Kerangka TKA (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) memasukkan ekspansi binomial sebagai cakupan resmi jalur MTL.

Coba dulu di kertas, baru buka.

Soal. Jabarkan (a+b)5(a+b)^5 sepenuhnya.

Pangkat n=5n=5, jadi baca baris ke-5 segitiga Pascal: 1,5,10,10,5,11, 5, 10, 10, 5, 1. Itu enam koefisien yang akan muncul.

(a+b)5=1a5b0+5a4b1+10a3b2+10a2b3+5a1b4+1a0b5(a+b)^5 = 1a^5 b^0 + 5a^4 b^1 + 10a^3 b^2 + 10a^2 b^3 + 5a^1 b^4 + 1a^0 b^5.

(a+b)5=a5+5a4b+10a3b2+10a2b3+5ab4+b5(a+b)^5 = a^5 + 5a^4 b + 10a^3 b^2 + 10a^2 b^3 + 5ab^4 + b^5. Cek: koefisien simetris 1,5,10,10,5,11, 5, 10, 10, 5, 1 cocok dengan Pascal.

Latih kecepatan membaca koefisien langsung dari segitiga Pascal tanpa menulis rumus faktorial.

Jebakan: mengira jumlah suku ekspansi (a+b)n(a+b)^n adalah nn. Yang benar: ada n+1n+1 suku, karena kk berjalan dari 00 sampai nn. Untuk (a+b)4(a+b)^4, ada 5 suku.

Jebakan: tertukar posisi suku ke-kk dengan nilai kk. Yang benar: suku ke-kk (mulai dari 1) berarti pangkat b=k−1b = k-1, jadi koefisiennya (nk−1)\binom{n}{k-1}. Suku ke-3 pada (a+b)5(a+b)^5 punya koefisien (52)=10\binom{5}{2} = 10.

Jebakan: menghitung (nk)\binom{n}{k} sebagai n!/(n−k)!n!/(n-k)! saja. Yang benar: juga dibagi k!k!, karena urutan pemilihan tidak dihitung. Lupa membagi k!k! menghasilkan angka berlipat.

  • (a+b)n=∑k=0n(nk)an−kbk(a+b)^n = \sum_{k=0}^{n} \binom{n}{k} a^{n-k} b^k, dengan n+1n+1 suku.
  • Koefisien binomial (nk)=n!k!(n−k)!\binom{n}{k} = \dfrac{n!}{k!(n-k)!}.
  • Baca koefisien cepat dari baris ke-nn segitiga Pascal.
  • Simetri: (nk)=(nn−k)\binom{n}{k} = \binom{n}{n-k} (segitiga simetris kiri-kanan).
  • Jumlah seluruh koefisien baris ke-nn = 2n2^n.