Penjumlahan & Perkalian Skalar Matriks
Setelah ini kamu bisa menjumlahkan dua matriks seordo dan mengalikan matriks dengan sebuah skalar dengan benar.
Dua cabang toko roti melaporkan stok mereka: berapa total roti cokelat, keju, dan kacang bila digabung? Ternyata jawabannya persis seperti menjumlahkan dua matriks โ elemen demi elemen. Dan kalau kamu ingin melipatgandakan seluruh stok untuk persiapan hari raya, itu sama dengan mengalikan matriks dengan skalar. Coba lihat sendiri di bawah.
Syarat sebelum menjumlahkan
Penjumlahan matriks hanya bisa dilakukan bila kedua matriks seordo: jumlah baris dan kolomnya sama. Alasannya sederhana โ kamu menjumlahkan elemen yang posisinya sama, jadi bila ordo berbeda, akan ada elemen yang tidak punya pasangan.
Jumlah dua matriks seordo didefinisikan sebagai untuk setiap posisi . Hasilnya juga berordo .
Sebagai contoh, Kamu menjumlahkan baris-atas dengan baris-atas, kolom-kiri dengan kolom-kiri, begitu seterusnya. Tidak ada โperpotonganโ antarbaris seperti pada perkalian matriks.
Sifat penjumlahan matriks meniru sifat penjumlahan bilangan: komutatif () dan asosiatif (). Ada pula matriks nol yang berperan sebagai elemen identitas: .
Pikirkan dua matriks seordo sebagai dua tabel berukuran sama. Menjumlahkannya seperti menumpuk kedua tabel dan menjumlahkan setiap sel yang berimpit โ tak ada sel yang ditinggal, tak ada sel yang diacak pasangannya.
Perkalian skalar matriks
Perkalian matriks dengan sebuah bilangan real (disebut skalar) dilakukan dengan mengalikan setiap elemen matriks dengan . Hasilnya berordo sama dengan matriks asal.
Arti tiap simbol: = skalar (bilangan real); = elemen matriks pada baris , kolom . Hasil berordo sama dengan .
Sebagai contoh, . Perhatikan: skalar โmenyebarโ ke setiap elemen, bukan dikalikan dengan matriks sebagai satu kesatuan. Ini berbeda dari perkalian antarmatriks yang akan kamu pelajari di artikel lanjutan.
Sifat perkalian skalar: (i) distributif terhadap penjumlahan matriks, ; (ii) distributif terhadap penjumlahan skalar, ; (iii) asosiatif terhadap perkalian skalar, . Sifat-sifat ini memudahkan kamu menyederhanakan ekspresi matriks yang rumit.
Menggabungkan kedua operasi
Sering kali kamu menjumpai ekspresi seperti atau (yang berarti ). Kerjakanlah bertahap: hitung dulu perkalian skalar, lalu jumlahkan hasilnya.
Sebagai contoh, untuk hitung :
Soal TKA Matematika Tingkat Lanjut kerap memberi ekspresi campuran seperti lalu menanyakan satu elemen hasilnya. Trik cepat: kamu tidak perlu menghitung seluruh matriks โ cukup hitung satu elemen yang ditanya dengan rumus . Kerangka TKA (Peraturan Ka. BSKAP 045/H/AN/2025) memasukkan operasi matriks dasar sebagai cakupan resmi jalur MTL.
Coba dulu di kertas, baru buka.
Soal. Diketahui dan . Tentukan dan .
dan keduanya berordo , sehingga seordo. Penjumlahan bisa dilakukan.
.
. Perhatikan tanda: skalar negatif membalik tanda tiap elemen.
Tantangan diri: untuk ekspresi campuran, kamu cukup menghitung satu elemen tanpa menyusun seluruh matriks.
Jebakan: menjumlahkan matriks berordo berbeda, misalnya dengan . Yang benar: penjumlahan hanya berlaku untuk matriks seordo. Matriks dan tidak seordo meskipun jumlah elemennya sama.
Jebakan: mengalikan skalar hanya ke elemen diagonal atau ke baris pertama saja. Yang benar: skalar dikalikan ke setiap elemen matriks, tanpa terkecuali โ termasuk elemen nol (yang tetap nol).
Jebakan: menganggap berarti menjumlahkan elemen lalu memberi tanda minus di luar. Yang benar: , artinya tanda tiap elemen dibalik dulu, baru dijumlahkan dengan . Elemen yang positif jadi negatif, sebaliknya.
- Penjumlahan matriks hanya untuk matriks seordo: .
- Penjumlahan matriks komutatif dan asosiatif.
- Perkalian skalar: , ordo tetap.
- Skalar distributif terhadap penjumlahan matriks maupun penjumlahan skalar.
- ; balik tanda tiap elemen sebelum menjumlah.